Stasiun Kereta di dalam Perumahan Mewah Jabodetabek? Mustahil?


Yah, sesuai dengan judul di atas, saya dulu kira mustahil bila ada stasiun kereta yang berada di dalam perumahan mewah. Tapi itu dulu lho, kini saya bisa sedikit optimis hal ini dapat direalisasikan di Jabodetabek mengingat sudah menjamurnya proyek-proyek Apartemen yang berkonsep Transit Oriented Development (“TOD”).

Contohnya seperti Cisauk Point Apartement di area Stasiun Cisauk (developer Adhi Karya), TOD Tanjung Barat (developer Perumnas), TOD Pondok Cina (developer Perumnas) dan yang terakhir adalah TOD paling mewah dan berfasilitas super lengkap dengan harga terjangkau di Kota Bekasi yaitu Tamansari Urbano Apartement yang dibangun oleh Patrajasa (anak perusahaan Pertamina). [Bila tertarik Tamansari Urbano Bekasi, hubungi Andi 0815 8680 9496]

tamansari-urbano

Memang sih, proyek properti vertikal ini sangat memudahkan penduduk untuk bisa beraktivitas dengan cepat ke kantor serta mengurangi stress akibat kemacetan. Namun sebagian orang juga masih berpandangan (termasuk saya) bahwa rumah tapak lebih baik dibandingkan apartemen. Mengapa rumah tapak lebih baik?

  1. IPL perumahan pada umumnya lebih murah yaitu berkisar antara 100-200Rb/bulan. Sementara IPL apartemen, untuk ukuran terkecil saja (21 m2) itu perbulannya minimal 250rb.
  2. Beberapa pengelola apartement menambahkan margin di biaya Air dan Listrik yang menyebabkan tagihan bulanan Air & Listrik di Apartemen akan lebih besar dibandingkan perumahan.
  3. Ukuran apartemen umumnya lebih kecil dibandingkan perumahan (dengan harga yang sama).
  4. Terakhir, penggunaan Apartemen biasanya dibatasi waktu sehubungan dengan kemampuan bangunan vertikal itu sendiri.

Dengan pertimbangan-pertimbangan diatas, alhasil pada akhir Februari 2018 saya pun akhirnya memutuskan untuk membeli rumah 2 lantai di Permata Cimanggis Depok untuk ditinggali dalam waktu lama. Lokasinya cukup strategis karena berada di Jalan Raya Tapos dan hanya berjarak 4 km dari pintu tol Cimanggis. [Bila tertarik Perumahan Permata Cimanggis Depok, hubungi Andi 0815 8680 9496]

Rumah-Permata-Cimanggis-Depok-Indonesia

Namanya manusia, yah wajar tidak akan pernah puas! pengennya lokasi sama seperti apartement-apartement TOD yang dijelaskan di atas namun bentuknya perumahan dan representative. Mulailah saya browsing-browsing. Kalau di Cilebut itu ada perumahan yang dekat stasiun yaitu Pesona Cilebut, di Bojonggede juga ada perumahan  yang dekat stasiun yaitu perumahan Gaperi. Namun kalau dilihat lebih detail, jalur dari perumahan tersebut ke Stasiun membutuhkan perbaikan yang lebih sehingga tidak  layak dipandang sebagai TOD.

Sebenarnya hampir putus asa sih mencari perumahan yang benar-benar ada stasiun di dalam perumahan tersebut (konsepTOD-red). Namun minggu lalu, saya tak sengaja menonton Youtube dan menemukan stasiun baru yang bernama Stasiun Telaga Murni. Hebatnya, Stasiun Telaga Murni ini dibangun khusus oleh Developer Perumahan Metland Cibitung untuk memfasilitasi transportasi khususnya bagi penghuni perumahan Metland Cibitung yang mengelilingi stasiun tersebut.

Master+Plan+Metland+Cibitung

Metland Cibitung menjadi proyek perumahan yang sangat prospek mengingat posisinya yang strategis karena berkonsep TOD, serta jarak dari Stasiun Telaga Murni ke Stasiun Cikini hanya 60-an menit saja. Untuk spesifikasi bangunan, saya sudah lihat sendiri di beberapa cluster terbaru menggunakan spesifikasi bangunan yang mewah dan representative [Bila tertarik Perumahan Metland Cibitung, hubungi Andi 0815 8680 9496]

Kesimpulan akhirnya stasiun kereta di dalam perumahan bukanlah hal yang mustahil saat ini. Metland Cibitung sebagai satu-satunya perumahan berkonsep TOD di Indonesia  saat ini menjawab tantangan tersebut.

Iklan
Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Cara Membayar Tagihan IPL, Air & Listrik East Park Apartement-Jakarta


 

Karena ada beberapa penghuni di East Park Apartement yang bertanya-tanya tentang cara melakukan pembayaran tagihan IPL, Air dan Listrik, maka saya rasa ada baiknya untuk saya tulis di blog ini saja. Terdapat 3 cara untuk membayar tagihan tersebut:

Hasil gambar untuk east park apartement

1. Melakukan Pembayaran ke Pengelola

Cara ini adalah yang cukup mudah. Penghuni tinggal datang ke pengelola di waktu yang telah ditentukan di Tower A. Kemudian melakukan pembayaran. Penghuni juga akan mendapatkan lembar detail tagihan dari unitnya dari pengelola. Kelemahannya, karena dibuka di jam-jam yang telah ditentukan, maka penghuni dengan kesibukan pekerjaan yang cukup tinggi kerap sulit untuk ke pengelola.

2. Melakukan Pembayaran melalui No Virtual Account Bank BCA

Cara ini adalah yang lebih mudah. Penghuni tidak perlu datang ke pengelola, tinggal melakukan pembayaran melalui ATM BCA tanpa ada batasan waktu. Langkah-langkanya sebagai berikut:
1. Masukkan kartu ATM BCA
2. Masukkan PIN ATM BCA Anda
3. Pilih menu “TRANSAKSI LAINNYA“
4. Pilih menu “TRANSFER“
5. Pilih menu “KE REK. BCA VIRTUAL ACCOUNT“
6. Masukkan nomor Virtual Account milik anda (00468 + NoVA), kemudian pilih “BENAR“ –> 00468 adalah kode untuk East Park Apartement
7. Pastikan data Virtual Account Anda benar, kemudian masukkan angka yang perlu Anda bayarkan, kemudian pilih “BENAR“
8. Cek & Perhatikan Konfirmasi Pembayaran dari layar ATM, jika sudah benar pilih “YA“, atau pilih “TIDAK” jika data di layar masih salah
9. Transaksi Anda sudah selesai, pilih “TIDAK” untuk tidak melanjutkan transaksi lain.
Terakhir jangan lupa ambil Kartu ATM BCA Anda.

Adapun kelemahannya adalah menyulitkan bagi penghuni yang tidak memiliki ATM BCA. Bila tidak ada atm BCA, mau tidak mau penghuni harus menggunakan cara yang ketiga, yaitu:

3. Menggunakan Jasa Pembayaran Mister Kabayan
Nah, ini yang paling mudah. Penghuni tinggal berkomunikasi dengan pemilik kios Mister Kabayan (Andi 0815 8680 9496), kemudian menginfokan besar service charge (IPL, Air & Listrik). Selanjutnya penghuni tinggal menransfer ke Mister Kabayan sebesar service charge + biaya Admin (15.000). Mister Kabayan akan membantu proses pembayaran. Berikut informasi no rekening Mister Kabayan:
A. Mandiri : 103 000 578 2285 (an Andi Hendra Paluseri)
B. BNI : 01299 04182 (an Andi Hendra Paluseri)
c. BCA : 60412 68830 (an Andi Hendra Paluseri)
d. BRI : 122301 00202 8530 (an Andi Hendra Paluseri)

Cukup sekian penjelasannya. Terima kasih

Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Tempat Wisata dekat Stasiun KRL Jabodetabek


Oleh Andi Hendra Paluseri

Saat tahun lalu travelling di daerah Kansai – Jepang, satu hal yang pertama kali saya lakukan adalah melihat objek wisata yang dekat dengan stasiun KRL disana. Hal ini untuk memudahkan saya merencanakan titik-titik lokasi wisata yang akan dijelajahi keesokannya. Tentu saja, dengan budget yang terjangkau. Hal ini juga dilakukan oleh  sebagian besar wisatawan asing lainnya yang datang ke lokasi tersebut.

20842298_10212309935815311_4268088579666351165_n

Awalnya saya sempat pesimis hal serupa dapat diterapkan di Jabodetabek meskipun ada banyak potensi lokasi wisata yang tersebar di sekitar stasiun Jabodetabek. Namun, saat ini saya sangat optimis bahwa kita juga dapat menjaring wisatawan asing lebih banyak untuk berkunjung ke Jabodetabek setelah dibangunnya Railink Bandara Soekarno Hatta ke stasiun BNI City. Dengan adanya Railink ini, wisatawan dapat langsung terkoneksi dari bandara Soekarno Hatta ke stasiun-stasiun yang berada di daerah Jabodetabek.

Untuk membangun konsep wisata terintegrasi dengan KRL Jabodetabek, hal yang pertama-tama harus dilakukan adalah menyusun peta lokasi wisata KRL Jabodetabek dan dipublikasikan secara massal baik di dalam maupun luar negeri. Saya sudah mencari di internet, namun sampai dengan detik ini belum menemukan ada peta tersebut.

OsakaSubway_010-medium

Contoh Peta Wisata di Kansai Thru Pass

Sebagai pendukung data peta, berikut disampaikan daftar lokasi-lokasi wisata yang sedang didiskusikan di group facebook KRL-mania. Kita mulai dari daerah Utara, Barat, Selatan dan Timur sebagai berikut:

14016084164_e86054141f_h

  1. Stasiun Jakarta Kota & Ancol : Kota Tua, Museum Wayang, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Bahari, Pasar Asemka, Ancol, Mangga Dua Mall, Pecinan Glodok.
  2.  Stasiun Juanda & Gambir : Mesjid Istiqlal, Gereja Katedral, Lapangan Banteng, Monumen Nasional, Museum Nasional.
  3. Stasiun Gondangdia & Cikini : Mesjid Cut Mutia, Sarinah, Kawasan Sabang, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Gedung Proklamasi, Taman Ismail Marzuki.
  4. Stasiun Tebet & Cawang : Kota Kasablanka, Lotte Shopping Avenue, Tugu Pancoran.
  5. Stasiun Duren Kalibata & Pasar Minggu Baru : Pusat pedagang durian, pusat grosir Cililitan & kampung Arab Condet.
  6. Stasiun Tanjung Barat & Lenteng Agung : Kebun Binatang Ragunan
  7. Stasiun Universitas Pancasila : Setu Babakan (untuk melihat kampung Betawi)
  8. Stasiun Universitas Indonesia : wisata pendidikan untuk melihat tempat si Doel pernah kuliah.
  9. Stasiun Bogor : Istana Bogor, Kebun Raya Bogor, Institut Pertanian Bogor, Prasasti Batutulis.
  10. Stasiun Rangkasbitung : titik terdekat untuk menjelajahi kawasan budaya suku Baduy Banten.
  11. Stasiun Tigaraksa : Danau Biru Cigaru, Tebing Koja Solear.
  12. Stasiun Tanah Abang : Pusat Grosir Tanah Abang, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Kawasan Bundaran HI.
  13. Stasiun Jatinegara : Pasar Jatinegara, Kampung Melayu
  14. Stasiun Bekasi : Sumarecon Mall Bekasi, Stadiun Patriot Candrabaga Bekasi

Oiya, khusus untuk stasiun bekasi. Saat ini telah berdiri sebuah apartemen dengan 3 tower yang hanya berjarak 200 meter dari Stasiun Bekasi namanya Tamansari Urbano yang dibangun oleh Pertamina Group. Penulis yakin bila konsep wisata terintegrasi dengan KRL Jabodetabek ini terwujud, maka Apartemen Tamansari Urbano akan menjadi salah satu properti yang dicari oleh banyak orang baik para investor maupun wisatawan (asing dan domestik). Kabarnya lagi, Kereta Bandara Railink juga akan diujicoba untuk berangkat dari Stasiun Bekasi. Penulis juga merupakan salah satu buyer di Apartemen tersebut. Bagi teman-teman yang berminat membeli juga, monggo silahkan wa Andi (081586809496).

Balik lagi ke “mimpi” konsep wisata terintegrasi dengan KRL Jabodetabek. Untuk mewujudkannya, dipandang perlu untuk memulai pembuatan peta wisata. Mudah-mudahan pihak Kementerian Pariwisata bisa mewujudkannya.

Dipublikasi di Ide | 1 Komentar

Congratulation for Bangladesh recognized as Developing Country


Andi Hendra Paluseri

When i came to Bangladesh last monday (19.03.18), there were so many flags and billboards with Bengali language that i can not read yet. After discussing with some Bangladeshis, I just knew that previously Bangladesh is a least developed country (“LDC”) and since 22 March 2018, they will graduate from LDC and start to move to developing country (“DC”).

20180322_151609

Picture taken at Saturday afternoon

What is the indicator so that Bangladesh could move from LDC to DC? Some main indicator are Income per Capita, Human Resources Index and Economic Vulnerability Index . Becoming DC, a country has to have income per capita at least $1,230 and now Bangladesh currently stands at $1.274 [1]

20180322_223753.jpg

Picture taken from our hotel

On 22 March 2018, there are several big ceremony in several city in Bangladesh. Yah, it is a big momentum for this 3rd biggest muslim country. However, there are several homeworks for Bangladesh to be recognized 100% as DC such as they have to improve the efficiency and productivity of their technologies, improving their business environment, ports and infrastructural development. At 2021, Bangladesh targets to get 100% recognition as DC,

Reference:

[1] http://www.dhakatribune.com/bangladesh/2018/03/18/developing-bangladesh-new-identity-2/

Dipublikasi di Energi Indonesia, Ide, Investasi dan Bisnis | Meninggalkan komentar

Hati-Hati Pulsa Anda Kena Scamming


Beberapa hari terakhir, kita dihebohkan dengan kriminalitas scamming beberapa rekening nasabah Bank BUMN terbesar kedua di Indonesia. Ternyata, hal ini juga dapat terjadi dengan saldo pulsa kita.

Selama sebulan terakhir, saya sering mendapatkan SMS dari 98890. Isinya adalah voucher game di http://planetgame.id. Karena merasa tidak pernah mendaftar, saya abaikan saja. Nah, pagi ini saat sedang senggang, tiba-tiba SMS dari 98890 muncul lagi. Akhirnya saya coba cek history SMS dari 98890 tersebut, ternyata itu adalah SMS berlangganan dengan tarif Rp 2000/sms. Wah, ternyata selama sebulan terakhir ini saya tidak sadar bahwa pulsa saya berkurang begitu saja.
Screenshot_20180317-091049.png

Kemudian saya mencoba cari tahu, sebenarnya apa dan siapa itu planetgame.id. Namun setelah dicoba cek, eh situs tersebut tidak dapat dijangkau.

Jadi, pulsa saya disedot secara tak sadar oleh situs game palsu.

Menindaklanjuti hal tersebut, saya coba telpon call center Indo***. Dengan ramah petugasnya bertanya apakah saya pernah subscribe game ini melalui sms?, nah! seingat saya sih tidak pernah yah.

Kemudian mbak petugasnya meminta waktu untuk mengecek kartu saya. Setelah dicek, ternyata selain di 98890, kartu saya juga berlangganan di 2 layanan penyedot pulsa lainnya yaitu:

– 99986
– 97475

Waduh, gaswat kalau tidak dicek, mungkin pulsa saya akan terus menerus kesedot oleh layanan-layanan yang tidak dikenal tersebut. Mbak petugasnya pun menyampaikan untuk 99986 dan 97475, itu mungkin karena saya pernah berlangganan Ring Tone. Hmm, kayaknya pernah sih, tapi itu sudah lama banget saat jaman-jaman labil.

Dan akhirnya, kesemua layanan berlangganan tersebut akhirnya berhasil di non-aktifkan..

20180317_084547.png

Mungkin ada yang bertanya mengapa tidak sadar pulsa tersedot dengan nominal yang lumayan? Nah, ini karena saya menggunakan kartu pascabayar (ada limitnya sih)  jadi penyedotan pulsa tidak kelihatan.

Nah, bagi teman-teman khususnya yang menggunakan pascabayar, coba deh cek di SMSnya, apa terjerat dengan layanan berlangganan juga atau tidak. Untuk lebih detailnya, mungkin bisa menelpon call center provider pulsa masing-masing.

Dipublikasi di Ide | 2 Komentar

Penghasilan Tambahan dari Iklan di Mobil


Pernahkah teman-teman memperhatikan di jalan raya mobil-mobil yang dipasangin sticker iklan? Nah, di era jaman now ini, media iklan memang sangatlah beragam termasuk di mobil.

Pekan lalu, saya mencoba cari tahu tentang  bagaimana cara mendaftar sebagai penyedia iklan di mobil. Setelah browsing-browsing, ternyata providernya buanyak. Mulailah saya mendaftar di beberapa provider jasa periklanan mobil seperti Promogo, Sticar, Ubiklan, Stickearn, IklanOtto dan Karads.

Pendaftarannya mudah!, tinggal download aplikasinya di playstore lalu sign up. Pada umumnya, provider jasa periklanan tersebut memerlukan beberapa dokumen kita untuk difoto dan diupload ke dalam sistem mereka yaitu sebagai berikut:

  1. Foto KTP
  2. Foto SIM
  3. Foto STNK
  4. Foto Mobil bagian depan, belakang, tengah dan dalam mobil
  5. No rekening sebagai tempat untuk transfer biaya iklan

Dari pengalaman minggu lalu, yang langsung dapat memilih iklan adalah KarAds. namun setelah dipilih, provider-nya masih memerlukan waktu untuk mereview permohonan kita dan it takes time.

Oiya, penghasilan dari iklan di mobil ini lumayan lho buat membantu biaya bensin dan tol hehe.. kira-kira sebulan bisa mencapai 400.000-2.000.000 tergantung dari jenis, ukuran, model iklan yang akan dipasang di mobil kita dengan hanya memasang iklan tersebut di mobil kita (dan tentu saja ada jarak minimal yang harus kita tempuh!).

Dan taraaa… sore ini saya dihubungi oleh Ubiklan untuk pemasangan iklan garasi.id di kaca belakang mobil saya. Langsung deh bergegas ke daerah di Jakarta Barat untuk pemasangannya dan hasilnya sebagai berikut:

20180313_214309.jpg

Pasang iklan-pun akhirnya selesai dilakukan. Kemudian saya harus check-in di aplikasi ubiklan. Oiya, untuk check-in setiap provider mempunyai peraturan yang berbeda-beda. Di Ubiklan ini, kita dipersyaratkan untuk check-in setiap 6 hari sekali dengan memfoto bagian yang telah dipasang sticker iklan serta memfoto odometer mobil.

Nah, untuk perhitungan jarak secara online, pengendara diminta untuk mengaktifkan fitur GPS di HPnya namun untuk pembayaran tetap mempergunakan penambahan angka kilometer di odometer mobil pengendara.

Akhir kata, tetap semangat bagi yang berencana mendapatkan tambahan penghasilan dari iklan di mobilnya.

 

Dipublikasi di Budaya Bangsa, Hukum Bisnis, Ide | 2 Komentar

Tips Mengingat Makanan di Warung Prasmanan


Teman-teman pasti sebagian besar suka makan di warung prasmanan. Nah, salah satu hal yang cukup merepotkan apabila makan di warung prasmanan yang bayarnya setelah makan adalah mengingat kembali jenis makanan apa yang kita makan.

Jadi ceritanya selasa siang kemarin saya makan di kantin Depag yang berada dekat dengan kantor saya. Karena tidak mau menambah beban di batin dan fikiran lagi, saya memikirkan apa cara yang mudah untuk mengingat jenis makanan yang akan saya pilih.

Akhirnya.. tara!, tinggal saya foto saja makanannya

20180213_114310.jpg

Dengan memfoto makanan tersebut, saya tidak perlu pusing-pusing menghapal jenis lauknya. Dan saat akan membayar, saya juga tinggal langsung menunjukkan foto makanan tersebut ke kasir dan kasirnya pun dengan wajah puas merasa terbantu dengan adanya gambar makanan ini. Langsung deh, keluar angka 18.000 untuk biaya makan siang saya.

Mudah kan!

Dipublikasi di Ide, kisah hidupku | Meninggalkan komentar