Solusi Pencegahan Kriminalitas bagi Konsumen dan Driver Taksi Online


Oleh Andi Hendra Paluseri

Beberapa bulan terakhir, publik dikejutkan dengan semakin maraknya pembunuhan dan perampokan di taksi online dimana korbannya terkadang konsumen dan terkadang juga driver taksi online tersebut.

Untuk mencegah tindakan kriminal tersebut kedepannya, saya mencoba share tips yang mungkin dapat dilakukan baik bagi konsumen maupun driver taksi online.

A. Bagi Konsumen Taksi Online

  1. Apabila saat akan menaiki taksi online, periksa bagasi maupun seat belakang taksi tersebut. Apabila ditemukan orang lain, maka taksi yang bapak/ibu akan tumpangi sangat berpotensi untuk melakukan tindakan kriminal. Sebaiknya cancel taksi tersebut.
  2. Apabila diperjalanan Bapak/Ibu menemukan gerak-gerik yang mencurigakan, terutama jalurnya sangat tidak sesuai dengan jalur normal (kecuali apabila karena macet), sebaiknya Bapak/Ibu juga minta berhenti kepada driver taksi online
  3. Sebaiknya hindari jalur sepi/minim penduduk.

B. Bagi Driver Taksi Online

  1. Bagi driver taksi online, akan relatif lebih sulit mengingat driver tidak dapat serta merta me-cancel tumpangan yang telah dia approve. Namun apabila memang sudah kelihatan mencurigakan, sebaiknya driver jangan ambil risiko dan segera men-cancel. Tidak apalah dapat rating jelek dan diadukan ke CS daripada harus kehilangan harta apalagi nyawa.
  2. Sebenarnya ada cara lain dan ini sudah diterapkan di beberapa negara yaitu menggunakan dinding kaca pembatas. Seperti dibawah ini:

IMG-20180428-WA0004
Dengan menggunakan pembatas kaca tersebut, driver tidak perlu khawatir atas potensi kriminal yang dapat dilakukan baik dari konsumen sebelah kirinya maupun dari konsumen yang duduk di bagian belakang.

Untuk pembayaran, driver dapat menyediakan nampan kecil yang dapat disodorkan dari bawah kaca dan penumpang tinggal membayar taksi online dengan menempatkan uang di nampang kecil tersebut.

Nah, keamanan bagi konsumen dan driver tersebut akan lebih terjaga apabila didukung oleh provider taksi online. Caranya:

  1. Provider taksi online mewajibkan SOP bagi driver taksi online untuk menunjukan bahwa di dalam taksi tersebut tidak ada orang lain baik di bagasi maupun di seat belakang.
  2. Provider taksi online mewajibkan bagi mobil rekanan untuk menyediakan fasilitas pembatas kaca yang akan melindungi keselamatan para driver.

Saya berharap hal ini dapat segera diimplementasikan agar lingkungan yang nyaman dan aman dapat segera kembali hidup di bisnis taksi online.

Iklan
Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Traveller Butuh Parkir Inap Mobil di Bandara Soeta? Banyak Alternatifnya


Mengingat public transport dari rumah saya ke Bandara Soeta kurang bersahabat, sehingga cara yang dapat digunakan hanya 2. Either menggunakan mobil sendiri (dengan memarkirkannya di Soeta) atau menggunakan Taxi.

Nah, kalau menggunakan Taxi, biayanya pulang pergi dapat mencapai 500rb sementara saya juga kewajiban untuk meningkatkan nilai kilometer mobil untuk kebutuhan iklan mobil Karads saya. Akhirnya kemarin memutuskan untuk pergi menggunakan mobil. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya, parkir dimana?

Setelah ditelusuri, ternyata di Soeta itu terdapat 2 jenis parkir yaitu Parkir Normal dan Parkir Inap. Teman-teman harus berhati-hati menempatkan mobil bila berencana untuk parkir inap mengingat lokasi parkir inap di dalam Bandara hanya terdapat di depan Terminal 1B dekat Stasiun Kereta. Mengapa? karena bila teman menempatkan mobil di tempat Parkir Normal akan dikenakan 5.000 + 3×4.000 + 20×10.000 = 217.000/hari sementara bila di parkir Inap hanya dikenakan 20.000 + 20×4.000 = 100.000/hari

Masih merasa kemahalan dengan 100.000/hari? Teman-teman, bisa mencoba Parkir Inap di Soeawarna Business Park. Lokasinya juga berada di dalam Gerbang Cengkareng. Tarif parkir disini jauh lebih murah, hanya 60.000/hari. Dari Soewarna Business Park, kita akan difasilitasi shuttle menuju terminal kedatangan kita. Salah satu kekurangannya, Shuttle yang tersedia masih 2 mobil. Jadi terkadang penjemputan harus menunggu relatif lama. Tapi rencananya minggu ini mereka mau menambah armada Shuttle.

Parkir Inap ini memiliki 6.5 atap dimana tiap atapnya dapat menampung 40 mobil. Waktu kemarin saya ke tempat ini, lokasinya hampir penuh. Dengan adanya atap mobil, teman-temanpun tidak perlu khawatir mobil kita akan kehujanan maupun kepanasan. Pokoknya aman. Bila ingin parkir, saran saya teman-teman menghubungi petugasnya dulu melalui WA 081382408949.

Oke, cukup sekian. Selamat menikmati travelling masing-masing yah.

 

Dipublikasi di Ide | 1 Komentar

Register Outlook ke Devices HP Gagal karena Sudah Mencapai Devices Maksimal? Tenang, ini Solusinya


Bagi teman-teman yang memiliki banyak devices HP dan sering menginstall outlook, akan sangat rentan mengalami kesulitan register. Hal ini dikarenakan outlook membatasi maksimal 10 devices HP yang dapat mengakses aplikasi outlook.

Bila teman-teman melebihi 10 devices, maka tidak akan bisa membuka aplikasi outlook di devices yang baru. Outlook akan menginfokan agar teman-teman me-deregister outlook di devices yang lama bila tetap bermaksud untuk membuka aplikasi tersebut di devices baru.

Lalu bagaimana caranya me-deregister? Mudah, teman-teman tinggal membuka email di Outlook Web App. Setelah itu, di pojok kanan atas pilih Options –> lalu pilih See All Option.

Picture1

Selanjutnya teman-teman pilih phone di sisi sebelah kiri. Nah, disitu akan kelihatan daftar devices yang masih teregister menggunakan outlook teman-teman. Contohnya saya nih, ada 7 devices. Berarti sisanya masih 3 lagi. Nah, kalau sudah akan melebihi 10, saya harus mendelete devices yang lama. Caranya klik devices tersebut, lalu klik delete.

Phone

mudah kan!

Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Stasiun Kereta di dalam Perumahan Mewah Jabodetabek? Mustahil?


Yah, sesuai dengan judul di atas, saya dulu kira mustahil bila ada stasiun kereta yang berada di dalam perumahan mewah. Tapi itu dulu lho, kini saya bisa sedikit optimis hal ini dapat direalisasikan di Jabodetabek mengingat sudah menjamurnya proyek-proyek Apartemen yang berkonsep Transit Oriented Development (“TOD”).

Contohnya seperti Cisauk Point Apartement di area Stasiun Cisauk (developer Adhi Karya), TOD Tanjung Barat (developer Perumnas), TOD Pondok Cina (developer Perumnas) dan yang terakhir adalah TOD paling mewah dan berfasilitas super lengkap dengan harga terjangkau di Kota Bekasi yaitu Tamansari Urbano Apartement yang dibangun oleh Patrajasa (anak perusahaan Pertamina). [Bila tertarik Tamansari Urbano Bekasi, hubungi Andi 0815 8680 9496]

tamansari-urbano

Memang sih, proyek properti vertikal ini sangat memudahkan penduduk untuk bisa beraktivitas dengan cepat ke kantor serta mengurangi stress akibat kemacetan. Namun sebagian orang juga masih berpandangan (termasuk saya) bahwa rumah tapak lebih baik dibandingkan apartemen. Mengapa rumah tapak lebih baik?

  1. IPL perumahan pada umumnya lebih murah yaitu berkisar antara 100-200Rb/bulan. Sementara IPL apartemen, untuk ukuran terkecil saja (21 m2) itu perbulannya minimal 250rb.
  2. Beberapa pengelola apartement menambahkan margin di biaya Air dan Listrik yang menyebabkan tagihan bulanan Air & Listrik di Apartemen akan lebih besar dibandingkan perumahan.
  3. Ukuran apartemen umumnya lebih kecil dibandingkan perumahan (dengan harga yang sama).
  4. Terakhir, penggunaan Apartemen biasanya dibatasi waktu sehubungan dengan kemampuan bangunan vertikal itu sendiri.

Dengan pertimbangan-pertimbangan diatas, alhasil pada akhir Februari 2018 saya pun akhirnya memutuskan untuk membeli rumah 2 lantai di Permata Cimanggis Depok untuk ditinggali dalam waktu lama. Lokasinya cukup strategis karena berada di Jalan Raya Tapos dan hanya berjarak 4 km dari pintu tol Cimanggis. [Bila tertarik Perumahan Permata Cimanggis Depok, hubungi Andi 0815 8680 9496]

Rumah-Permata-Cimanggis-Depok-Indonesia

Namanya manusia, yah wajar tidak akan pernah puas! pengennya lokasi sama seperti apartement-apartement TOD yang dijelaskan di atas namun bentuknya perumahan dan representative. Mulailah saya browsing-browsing. Kalau di Cilebut itu ada perumahan yang dekat stasiun yaitu Pesona Cilebut, di Bojonggede juga ada perumahan  yang dekat stasiun yaitu perumahan Gaperi. Namun kalau dilihat lebih detail, jalur dari perumahan tersebut ke Stasiun membutuhkan perbaikan yang lebih sehingga tidak  layak dipandang sebagai TOD.

Sebenarnya hampir putus asa sih mencari perumahan yang benar-benar ada stasiun di dalam perumahan tersebut (konsepTOD-red). Namun minggu lalu, saya tak sengaja menonton Youtube dan menemukan stasiun baru yang bernama Stasiun Telaga Murni. Hebatnya, Stasiun Telaga Murni ini dibangun khusus oleh Developer Perumahan Metland Cibitung untuk memfasilitasi transportasi khususnya bagi penghuni perumahan Metland Cibitung yang mengelilingi stasiun tersebut.

Master+Plan+Metland+Cibitung

Metland Cibitung menjadi proyek perumahan yang sangat prospek mengingat posisinya yang strategis karena berkonsep TOD, serta jarak dari Stasiun Telaga Murni ke Stasiun Cikini hanya 60-an menit saja. Untuk spesifikasi bangunan, saya sudah lihat sendiri di beberapa cluster terbaru menggunakan spesifikasi bangunan yang mewah dan representative [Bila tertarik Perumahan Metland Cibitung, hubungi Andi 0815 8680 9496]

Kesimpulan akhirnya stasiun kereta di dalam perumahan bukanlah hal yang mustahil saat ini. Metland Cibitung sebagai satu-satunya perumahan berkonsep TOD di Indonesia  saat ini menjawab tantangan tersebut.

Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Cara Membayar Tagihan IPL, Air & Listrik East Park Apartement-Jakarta


 

Karena ada beberapa penghuni di East Park Apartement yang bertanya-tanya tentang cara melakukan pembayaran tagihan IPL, Air dan Listrik, maka saya rasa ada baiknya untuk saya tulis di blog ini saja. Terdapat 3 cara untuk membayar tagihan tersebut:

Hasil gambar untuk east park apartement

1. Melakukan Pembayaran ke Pengelola

Cara ini adalah yang cukup mudah. Penghuni tinggal datang ke pengelola di waktu yang telah ditentukan di Tower A. Kemudian melakukan pembayaran. Penghuni juga akan mendapatkan lembar detail tagihan dari unitnya dari pengelola. Kelemahannya, karena dibuka di jam-jam yang telah ditentukan, maka penghuni dengan kesibukan pekerjaan yang cukup tinggi kerap sulit untuk ke pengelola.

2. Melakukan Pembayaran melalui No Virtual Account Bank BCA

Cara ini adalah yang lebih mudah. Penghuni tidak perlu datang ke pengelola, tinggal melakukan pembayaran melalui ATM BCA tanpa ada batasan waktu. Langkah-langkanya sebagai berikut:
1. Masukkan kartu ATM BCA
2. Masukkan PIN ATM BCA Anda
3. Pilih menu “TRANSAKSI LAINNYA“
4. Pilih menu “TRANSFER“
5. Pilih menu “KE REK. BCA VIRTUAL ACCOUNT“
6. Masukkan nomor Virtual Account milik anda (00468 + NoVA), kemudian pilih “BENAR“ –> 00468 adalah kode untuk East Park Apartement
7. Pastikan data Virtual Account Anda benar, kemudian masukkan angka yang perlu Anda bayarkan, kemudian pilih “BENAR“
8. Cek & Perhatikan Konfirmasi Pembayaran dari layar ATM, jika sudah benar pilih “YA“, atau pilih “TIDAK” jika data di layar masih salah
9. Transaksi Anda sudah selesai, pilih “TIDAK” untuk tidak melanjutkan transaksi lain.
Terakhir jangan lupa ambil Kartu ATM BCA Anda.

Adapun kelemahannya adalah menyulitkan bagi penghuni yang tidak memiliki ATM BCA. Bila tidak ada atm BCA, mau tidak mau penghuni harus menggunakan cara yang ketiga, yaitu:

3. Menggunakan Jasa Pembayaran Mister Kabayan
Nah, ini yang paling mudah. Penghuni tinggal berkomunikasi dengan pemilik kios Mister Kabayan (Andi 0815 8680 9496), kemudian menginfokan besar service charge (IPL, Air & Listrik). Selanjutnya penghuni tinggal menransfer ke Mister Kabayan sebesar service charge + biaya Admin (15.000). Mister Kabayan akan membantu proses pembayaran. Berikut informasi no rekening Mister Kabayan:
A. Mandiri : 103 000 578 2285 (an Andi Hendra Paluseri)
B. BNI : 01299 04182 (an Andi Hendra Paluseri)
c. BCA : 60412 68830 (an Andi Hendra Paluseri)
d. BRI : 122301 00202 8530 (an Andi Hendra Paluseri)

Cukup sekian penjelasannya. Terima kasih

Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Tempat Wisata dekat Stasiun KRL Jabodetabek


Oleh Andi Hendra Paluseri

Saat tahun lalu travelling di daerah Kansai – Jepang, satu hal yang pertama kali saya lakukan adalah melihat objek wisata yang dekat dengan stasiun KRL disana. Hal ini untuk memudahkan saya merencanakan titik-titik lokasi wisata yang akan dijelajahi keesokannya. Tentu saja, dengan budget yang terjangkau. Hal ini juga dilakukan oleh  sebagian besar wisatawan asing lainnya yang datang ke lokasi tersebut.

20842298_10212309935815311_4268088579666351165_n

Awalnya saya sempat pesimis hal serupa dapat diterapkan di Jabodetabek meskipun ada banyak potensi lokasi wisata yang tersebar di sekitar stasiun Jabodetabek. Namun, saat ini saya sangat optimis bahwa kita juga dapat menjaring wisatawan asing lebih banyak untuk berkunjung ke Jabodetabek setelah dibangunnya Railink Bandara Soekarno Hatta ke stasiun BNI City. Dengan adanya Railink ini, wisatawan dapat langsung terkoneksi dari bandara Soekarno Hatta ke stasiun-stasiun yang berada di daerah Jabodetabek.

Untuk membangun konsep wisata terintegrasi dengan KRL Jabodetabek, hal yang pertama-tama harus dilakukan adalah menyusun peta lokasi wisata KRL Jabodetabek dan dipublikasikan secara massal baik di dalam maupun luar negeri. Saya sudah mencari di internet, namun sampai dengan detik ini belum menemukan ada peta tersebut.

OsakaSubway_010-medium

Contoh Peta Wisata di Kansai Thru Pass

Sebagai pendukung data peta, berikut disampaikan daftar lokasi-lokasi wisata yang sedang didiskusikan di group facebook KRL-mania. Kita mulai dari daerah Utara, Barat, Selatan dan Timur sebagai berikut:

14016084164_e86054141f_h

  1. Stasiun Jakarta Kota & Ancol : Kota Tua, Museum Wayang, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Bahari, Pasar Asemka, Ancol, Mangga Dua Mall, Pecinan Glodok.
  2.  Stasiun Juanda & Gambir : Mesjid Istiqlal, Gereja Katedral, Lapangan Banteng, Monumen Nasional, Museum Nasional.
  3. Stasiun Gondangdia & Cikini : Mesjid Cut Mutia, Sarinah, Kawasan Sabang, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Gedung Proklamasi, Taman Ismail Marzuki.
  4. Stasiun Tebet & Cawang : Kota Kasablanka, Lotte Shopping Avenue, Tugu Pancoran.
  5. Stasiun Duren Kalibata & Pasar Minggu Baru : Pusat pedagang durian, pusat grosir Cililitan & kampung Arab Condet.
  6. Stasiun Tanjung Barat & Lenteng Agung : Kebun Binatang Ragunan
  7. Stasiun Universitas Pancasila : Setu Babakan (untuk melihat kampung Betawi)
  8. Stasiun Universitas Indonesia : wisata pendidikan untuk melihat tempat si Doel pernah kuliah.
  9. Stasiun Bogor : Istana Bogor, Kebun Raya Bogor, Institut Pertanian Bogor, Prasasti Batutulis.
  10. Stasiun Rangkasbitung : titik terdekat untuk menjelajahi kawasan budaya suku Baduy Banten.
  11. Stasiun Tigaraksa : Danau Biru Cigaru, Tebing Koja Solear.
  12. Stasiun Tanah Abang : Pusat Grosir Tanah Abang, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Kawasan Bundaran HI.
  13. Stasiun Jatinegara : Pasar Jatinegara, Kampung Melayu
  14. Stasiun Bekasi : Sumarecon Mall Bekasi, Stadiun Patriot Candrabaga Bekasi

Oiya, khusus untuk stasiun bekasi. Saat ini telah berdiri sebuah apartemen dengan 3 tower yang hanya berjarak 200 meter dari Stasiun Bekasi namanya Tamansari Urbano yang dibangun oleh Pertamina Group. Penulis yakin bila konsep wisata terintegrasi dengan KRL Jabodetabek ini terwujud, maka Apartemen Tamansari Urbano akan menjadi salah satu properti yang dicari oleh banyak orang baik para investor maupun wisatawan (asing dan domestik). Kabarnya lagi, Kereta Bandara Railink juga akan diujicoba untuk berangkat dari Stasiun Bekasi. Penulis juga merupakan salah satu buyer di Apartemen tersebut. Bagi teman-teman yang berminat membeli juga, monggo silahkan wa Andi (081586809496).

Balik lagi ke “mimpi” konsep wisata terintegrasi dengan KRL Jabodetabek. Untuk mewujudkannya, dipandang perlu untuk memulai pembuatan peta wisata. Mudah-mudahan pihak Kementerian Pariwisata bisa mewujudkannya.

Dipublikasi di Ide | 1 Komentar

Congratulation for Bangladesh recognized as Developing Country


Andi Hendra Paluseri

When i came to Bangladesh last monday (19.03.18), there were so many flags and billboards with Bengali language that i can not read yet. After discussing with some Bangladeshis, I just knew that previously Bangladesh is a least developed country (“LDC”) and since 22 March 2018, they will graduate from LDC and start to move to developing country (“DC”).

20180322_151609

Picture taken at Saturday afternoon

What is the indicator so that Bangladesh could move from LDC to DC? Some main indicator are Income per Capita, Human Resources Index and Economic Vulnerability Index . Becoming DC, a country has to have income per capita at least $1,230 and now Bangladesh currently stands at $1.274 [1]

20180322_223753.jpg

Picture taken from our hotel

On 22 March 2018, there are several big ceremony in several city in Bangladesh. Yah, it is a big momentum for this 3rd biggest muslim country. However, there are several homeworks for Bangladesh to be recognized 100% as DC such as they have to improve the efficiency and productivity of their technologies, improving their business environment, ports and infrastructural development. At 2021, Bangladesh targets to get 100% recognition as DC,

Reference:

[1] http://www.dhakatribune.com/bangladesh/2018/03/18/developing-bangladesh-new-identity-2/

Dipublikasi di Energi Indonesia, Ide, Investasi dan Bisnis | Meninggalkan komentar