Penghematan Penggunaan Air Mineral melalui Penamaan di Label Kemasan dalam Setiap Rapat


Mengingat sampai dengan saat ini ide gila yang berhasil saya menangkan tahun lalu belum juga direalisasikan, maka kali ini saya mencoba untuk sharing ide sederhana saja. Hehe..

Oiya, Sengaja saya susun judul tulisan ini agak panjang karena mengikuti pola ABCD yang biasanya sering dipergunakan dalam penulisan CIP. Jadi begini ceritanya, Jumat-Sabtu lalu saya mengikuti outbond di daerah Bogor dimana kami diberikan air mineral kemasan dan dalam kemasannya diberikan label nama. Fungsinya agar tidak tertukar dan dapat dipergunakan kembali apabila dibutuhkan.

aqua

Illustrasi air Kemasan

Nah, pikiran saya langsung mengawang ke tempat kerja. Sering saya melihat sehabis meeting/rapat, masih terdapat air mineral yang masih sisa banyak. Setelah saya amati, ternyata bukan karena peserta rapat tidak menyukai air mineral namun karena mereka lupa mana botol air kemasan yang telah mereka minum sebelumnya. Jadilah mereka membuka botol air kemasan lain yang masih baru.

Kemudian saya menyadari bahwa pengalaman di outbond Bogor tersebut dapat menjadi solusi atas permasalahan mubazirnya air kemasan di tempat kerja. Caranya adalah pada saat peserta rapat diberikan air minum kemasan, mereka juga dilengkapi dengan notes yang dapat ditempelkan ke air mineral kemasan. Atau kalau kelihatan ribet, peserta rapat dapat langsung menuliskan nama dengan pulpen di kemasan air mineral seperti yang saya lakukan hari ini:

20170223_074706

Air Mineral yang sudah dibubuhi nama

Dengan pembubuhan nama di kemasan air mineral dalam rapat, maka air mineral para pekerja tidak akan tertukar dan losses yang disebabkan mubazirnya sisa air yang tidak diminum juga akan berkurang.

Oke, tidak asik memang kalau tidak dilengkapi dengan angka. Berikut akan coba saya illustrasikan terkait potensi penghematan yang dapat dilakukan tentunya dengan membuat asumsi-asumsi terlebih dahulu. Asumsi yang saya pergunakan adalah sebagai berikut:

  • Jumlah rapat di kantor se-Jakarta dalam sehari = 50
  • Rata-rata jumlah peserta per rapat = 8
  • Jumlah hari kerja dalam setahun = 12 x 20 = 240 hari
  • Harga 1 botol air mineral = 3.000 rupiah
  • Potensi sisa air mineral perorang = 25%

Apabila hal ini diterapkan, maka diharapkan tidak ada sisa air lagi yang ada di botol air mineral yang tidak terpakai sehingga potensi penghematan pertahunnya sebesar:

= 50 x 8 x 240 x 3.000 x 25% = 72.000.000 pertahun

Dari segi angka, 72 juta memang relatif tidak terlalu besar. Namun selain berdampak ke finansial, habit baru ini juga akan berdampak pada budaya berhemat dimana penghematan dilakukan dari hal yang kecil, dari diri sendiri dan dari saat ini.

Diharapkan dengan mulai terbiasa berhemat pada hal-hal yang kecil, budaya berhemat juga akan terpupuk pada hal-hal yang besar juga.

Salam Continous Improvement

Dipublikasi di Teknologi | Meninggalkan komentar

Tips Penggunaan Outlook agar Tidak Sering Full


Di tengah perseteruan antara Nassar dan Dewi Persik dalam konser nominasi DA-4 tadi malam serta hiruk pikuk masyarakat Indonesia dalam pesta demokrasi hari ini, ijinkan saya untuk berbagi pengalaman tentang penggunaan outlook.

Beberapa rekan di kantor yang bekerja menggunakan PC, biasanya akan mengalami kendala email penuh mengingat file personal folder ada di PC mereka. Dahulu saya pernah mengalami hal ini, namun sejak 2014 sudah tidak mengalaminya lagi.

Nah, ada beberapa tips yang dapat rekan-rekan lakukan untuk menghindari terjadinya email penuh yaitu sebagai berikut:

1.Menyimpan file Personal Folder tidak di PC namun di harddisk external
Keunggulannya: tidak perlu mengcopy-copy data/email yang diperlukan ke folder lain
Kekurangannya: apabila file rusak, maka tidak ada back up

2.Membuat file Personal Folder cadangan harddisk external
Cara membuatnya:
Masuk ke File -> Account Setting -> Account Setting -> Data File-> Add (buat Personal folder cadangan di dalam harddisk external)
Keunggulannya: Menjadi back-up dokumen apabila data yang di Personal Folder asli hilang/rusak. Apabila tidak berada di kantor, bisa minta tolong teman2 yang dipercaya untuk mengambil file/email yang sifatnya urgent
Kekurangannya: Saat akan dinas/mingguan, perlu mengcopy email di Personal Folder asli ke Personal Folder cadangan

Itu aja sih tips dari saya. Jadi kalau ada hal urgent yang perlu dilakukan sabtu-minggu, rekan rekan tidak perlu ke kantor untuk mengambil file yang diperlukan.

Ada tips lagi sih yaitu jangan kerja dari PC tapi dari laptop saja. Jadi Personal Folder langsung disimpan di Laptop yang mudah dibawa kemana-mana.. hehe..

Dipublikasi di Teknologi | Meninggalkan komentar

Suka Duka Mengikuti Lomba Ide Gila


Teman-teman pernah mengalami tidak, kejadian dimana hasil yang kita dapatkan jauh lebih bagus daripada yang kita perkirakan?. Nah, saya pernah!

Jadi ceritanya, waktu pertengahan Oktober lalu saya mengikuti perlombaan ide gila dari kantor. Coba-coba, ikut deh dengan judul yang eye catching namun konsepnya sudah dipertimbangkan cukup lama. Judulnya “1% for Pertamina”. Penjelasan program ini akan saya sampaikan pada artikel selanjutnya.

Selang 2 minggu kemudian, ide saya masuk dalam 100 ide terbaik dari total 2000 ide yang disubmit ke panitia. Hmm, alhamdulillah! masuk 100 besar sudah cukup memuaskan.

Selanjutnya di bulan November, ide disaring lagi menjadi 59 besar. Dan eh, masih masuk!. Nah, untuk menuju ke tahap 31 besar, kami diminta untuk melakukan presentasi di depan Juri, dimana saat hari-H saat itu saya sedang dinas di Singapura. Yasudah, saya serahkan semuanya pada Tuhan.

Fortunately, meeting hari kedua di Singapura hanya berlangsung setengah hari sehingga sambil berlari-lari menuju Changi, saya proses percepatan tiket pesawat balik ke Jakarta. Alhamdulillah bisa keluar dari Terminal-2 Soeta pukul 16.30 dan ternyata sesi presentasi  ide gila masih berlangsung. Saya janjikan ke Panitia akan tiba di Gambir pukul 17.30.

Dilalanya, supir saya lupa mengisi bensin, sehingga kami harus mengisi bensin terlebih dahulu and it takes more than 20 minutes. Oh my Godness!. Sudah pukul 17.o0 dan saya masih di Soeta. Setelah mengisi bensin, kami langsung bergegas.. Eh ternyata kondisi tol muacetnya Pool karena ada kecelakaan tunggal. Pada pukul 18.00, saat itu saya sudah berada di Pasar Baru, dan panitia meminta untuk dilakukan sesi presentasi & tanya jawab melalui telepon saja. Hehe..

Keesokannya, saya juga tidak hadir saat pemberian materi oleh Mas Yoris Sebastian. Mohon maaf untuk kedua kalinya yah panitia karena harus mengikuti meeting proyek di Kwarnas. Saya sudah pesimis masuk 31 besar, dan Taraa.. ternyata masuk.. akhirnya di sore harinya saya mohon ijin ke atasan untuk mengikuti coaching dengan mas Yoris Sebastian terkait ide-ide yang lolos 31 besar.

Tanggapan dari mas Yoris tentang ide saya cukup positif dan beliau mewanti-wanti supaya segera memitigasi risiko tantangan dari pihak Serikat Pekerja apabila ide saya dijalankan. Siap mas!.

Setelah lolos proses seleksi 31 besar, selanjutnya ide-ide para peserta akan diseleksi oleh Direktur Pemasaran menjadi 13 ide saja. Nah, karena sebelum-sebelumnya saya sering pesimis, di tahap ini saya malah optimis masuk 13 besar. Dan Alhamdulillah masuk! artinya, hadiah 10 juta sudah ada di tangan.

ke-13 peserta selanjutnya akan mengikuti pelatihan presentasi oleh mas Yoris Sebastian lagi sebelum dilakukan exhibition dan presentasi Final. Dan lagi-lagi saya tidak bisa karena harus mengikuti rapat bogor, mohon maaf untuk yang ketiga kalinya yah panitia.

Banyak hal yang sebenarnya harus disiapkan untuk exhibition tersebut, salah satunya adalah Video testimoni. Karena keterbatasan waktu, akhirnya saya merekam testimoni rekan-rekan kantor menggunakan HP samsung s7. Kesalahannya adalah saya merekam dengan posisi Portrait padahal seharusnya Landscape karena nanti akan ditampilkan dalam layar yang sediakan di booth masing-masing, mohon maaf untuk yang keempat kalinya yah panitia, tapi sudahlah karena sore itu saya harus bergegas berangkat ke Bogor. Hasil rekaman testimoni saya berikan ke teman saya untuk diedit.

Di pekan ini juga, saya mendapatkan penugasan untuk ikut Dinas ke Jepang dan harinya bersamaan dengan pelaksanaan presentasi Final Ide Gila tersebut. Kepanikan diperparah karena visa tidak dapat diproses mengingat KTP saya masih made in Medan sehingga visa-pun seyogyanya dibuat di Medan. Selasa jam 10 malam, saya sempatkan datang ke Lurah desa Bojonggede-Bogor untuk meminta surat keterangan yang menyatakan saat ini saya sedang dalam proses mutasi KTP ke Bojonggede dan akhirnya suratnya selesai dibuat.

Saya baru kembali dari Bogor Jumat Sore dan saat itu belum ada sama sekali persiapan untuk mengisi booth. Aduh, panik! mau dibuat seperti apa yah boothnya. Kemudian saya tinggal tidur. Sabtu paginya mengerjakan tugas kantor dahulu, setelah kelar siangnya baru mulai memikirkan konsep. FYI saja, tidak ada vendor yang mau membantu saya karena perlombaan kurang dari 48 jam lagi.

Oke, the show must go on!. mulai mendesain poster dengan kemampuan seadanya. Kemudian mengkonsep peralatan apa saja yang harus disiapkan (termasuk meminjam uang receh salah satu rekan). Sorenya ke tukang cetak poster di Kalibaru-Kemayoran.

Pada hari minggunya, barang-barang sudah bisa diambil dan minggu sore saya mulai mendekor booth yang sudah disediakan, semuanya sendiri. Sambil menyampaikan informasi ke panitia terkait rencana dinas saya ke Jepang pada senin malam. Saat itu saya disarankan untuk melakukan video conference apabila memang tidak bisa hadir di tempat. Malam harinya, saya mengirimkan link video testimoni yang sudah diedit oleh teman saya (langsung saya kirim ke panitia tanpa melihat terlebih dahulu hasil editannya).

Keesokan paginya, lagi-lagi saya tidak bisa ikut dalam acara eksibisi karena harus membantu persiapan presentasi kerja. Mohon maaf untuk yang kelima kalinya yah panitia. Tapi ada berita positif, jadwal keberangkatan saya ditunda sehari. Jadi masih sempat melakukan presentasi Final. Senin siang, saat gladi resik saya juga tidak ikut karena masih membantu persiapan presentasi kerja, Mohon maaf untuk yang keenam kalinya yah panitia.

Selasa pagi, saya masih ikut dalam persiapan presentasi kerja dimana rekan-rekan sudah menanyakan keberadaan saya. Alhamdulillah saya bisa gabung pukul 09.00. Saya menjadi peserta yang presentasi di urutan ke-12. Di awali dengan pemutaran video testimoni saya yang kacau karena wujudnya portrait, dan selama 30 detik pertama tidak ada suara dari orang yang memberikan testimoni serta ditambah lagi kepala si pemberi testimoni terpotong kamera. Mohon maaf untuk yang ketujuh kalinya yah panitiaKalem.. kalem… Setelah itu, baru dilanjutkan presentasi dan tanya jawab.

Selanjutnya saya kembali bergabung untuk melanjutkan persiapan presentasi kerja di gedung lain. Sambil tertawa, saya minta ke seorang teman untuk mewakili saya apabila menjadi pemenang (hal yang saya kira saat itu adalah mustahil terjadi).

Siangnya Lunch dengan partner. Sembari lunch, saya mendapatkan informasi bahwa ide saya juara 3. Dan buru-buru kembali me-wasap mas syahid untuk mau mewakili. Rejeki yang tak disangka-sangka. Mohon maaf untuk yang kedelapan kalinya yah panitiaKalau ditanya apa yang bisa membuat ide saya menang, jawabannya adalah ide ini simple but very impactful. Tidak hanya ke financial perusahaan tapi juga ke Culture perusahaan. Nantikan di artikel selanjutnya terkait penjelasan ide.

ide-gila

Akhir kata, terima kasih atas semangat, kerja keras dan bantuan panitia serta tim Creation yang menyukseskan acara ini. Semoga lomba ide gila tahun depan lebih sukses lagi.

Dipublikasi di pengalaman di ITB | 2 Komentar

Toilet Bersih di sekitar jalan Thamrin-Jakarta di hari Minggu


Setiap hari minggu, jalan sudirman-thamrin-monas kerap dijadikan ajang Car Free Day. Di tengah keramaian acara tersebut, ada satu yang kurang yaitu fasilitas toilet.

Toilet saja susah ditemukan apalagi kalau ingin mencari toilet yang bersih. Tapi jangan khawatir readers!, saya telah melakukan beberapa kali survey lokasi di jalan Thamrin untuk mendapatkan toilet yang bersih.

Nah, dari hasil survey lokasi yang saya lakukan, berikut adalah lokasi-lokasi yang menyediakan toilet relatif bersih di sekitar jalan Thamrin:

1. Toilet McD di Sarinah (lantai 2 toko McD)
Karena lokasinya banyak diketahui masyarakat, sehingga untuk yang kebelet tidak disarankan lokasi ini. Kadang2 persediaan airnya juga mati.

2. Toilet Oil Center Building di sebelah toko KFC
Lokasi ini relatif sepi. Nah, kalau readers mau menemukan lokasi dimaksud harus masuk dulu ke toko KFC oil center building. Setelah itu, menuju ke sebelah kiri yang ada atm dan belok ke kanan. Kekurangannya, tidak disediakan tiau pada hari minggu

3. Toilet Indosat Center di Sarinah Lantai 2
Nah, yang ini sangat saya rekomendasikan. Lokasinya di sarinah lantai 2. Tapi kalau mau masuk, readers harus punya kartu Indosat. Bilang saja mau ke customer service, toiletnya tenang, air buanyak dan bersih.

Oke, jadi kalau kebelet saat CFD, lokasi-lokasi diatas bisa jadi alternatif teman-teman.

Dipublikasi di kisah hidupku, pengalaman di ITB | Meninggalkan komentar

Diproteksi: Tips Menjadi Penyalur Aqua dan Sembako Lain


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Dipublikasi di Investasi dan Bisnis

Apa untungnya punya supir Pribadi?


Sudah hampir setahun ini saya mempunyai supir pribadi. Banyak yang bertanya-tanya. Mengapa sih memakai supir? Apa gak membebani biaya hidup? Apa karena mau gaya-gayaan?

Nah, disini saya mau menjelaskan manfaatnya menggunakan supir pribadi bagi anda yang hidup dan bekerja di Jakarta. Manfaatnya adalah sebagai berikut:

  1. Gak perlu belajar nyetir! Karena sampai sekarang saya belum mahir dalam membawa mobil, jadi yah memang kudu pakai supir.
  2. Gak perlu ribet manasin mobil tiap pagi karena pekerjaan ini sudah dihandle oleh supir.
  3. Tidak perlu berjibaku dengan macetnya jalan. Kita hanya perlu baca buku, buka hp, baca quran atau bahkan tidur. Nah, lumayan tuh waktunya sejam di jalan bisa dimanfaatkan buat aktivitas lain. Biasanya waktu sejam ini, saya pergunakan untuk berjualan 😀
  4. Bangun tidur setelah macet macetan di jalanan langsung nyampe kantor. Pasti segar kan.
  5. Setelah itu supir kita bisa bertugas buat mengantar anggota keluarga yang lain.
  6. Ada beberapa pemilik mobil yang menyambikan mobil dan supirnya untuk digunakan sbg taksi online. Tapi inget, jangan terlalu memaksakan diri yah. Pengalaman saya beberapa bulan lalu dengan supir saya yang lama adalah saking giatnya dia bekerja dalam 3 bulan sudah terjadi 3 kali kecelakaan.
  7. Apakah tidak menambah beban hidup? Tentu saja menambah beban hidup namun untungnya supir saya juga membantu dalam pengiriman barang barang jualan produk envobol saya ke konsumen. Jadi malah untung..\
  8. Selain membantu pekerjaan, supir juga bisa jadi teman ngobrol. Alhamdulillah supir saya jadi pendengar yang baik

Jadi, gak ada salahnya kan punya supir pribadi, apalagi di Jakarta yang super macet ini. Setidaknya stress sharing lha 😀

Dipublikasi di kisah hidupku | Meninggalkan komentar

Pengalaman Tukar Tambah Motor di Pulojahe


Menurut saya, memiliki motor di Jakarta adalah sebuah kebutuhan primer! mengapa? karena dengan memiliki motor akan sedikit memudahkan kita untuk melewati macet ataupun menelusuri lokasi-lokasi di sudut kota Jakarta yang memang tidak dapat dilalui dengan mobil.

motor Jakarta

Jangan ditiru yah ulah Pemotor yang masuk jalur busway

Perjalanan saya dari kantor apabila menggunakan mobil/taksi biasanya memakan waktu sekitar 1.5 jam apabila macet namun dengan motor kurang dari satu jam saya sudah bisa berleye-leye di rumah.

Nah, berhubung karena motor Spin yang saya miliki adalah angkatan 2007 aka motor golongan tua, maka sore ini rencananya saya mau mengganti motor tersebut dengan motor yang lebih segar. Awalnya saya mau membeli motor baru, namun mengingat motor lebih sering saya gunakan untuk kegiatan membawa barang-barang dan mengunjungi sepertinya yah kok terlalu mahal yah :D.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli motor second masih dengan Merk Suzuki. Saya bertempat tinggal di daerah Pulojahe/Jalan DR. KRT Radjiman dan disepanjang jalan di daerah saya tersebut, banyak toko-toko yang menyediakan motor bekas berbagai jenis merk salah satunya adalah toko Jerry Motor.

Jerry Motor.jpg

Kartu Nama Jerry Motor

Pemilik dari toko Jerry Motor ini adalah Pak Jerry. Pak Jerry terbilang salah satu pengusaha yang awal merintis usaha motor second di daerah Pulojahe. Beliau tidak menerima motor curian sehingga setiap motor yang mau dijual/tukar tambah harus menunjukan BPKB dan STNK. Alhamdulillah BPKB dan STNK saya lengkap.

Kemudian Bu Jerry memberitahukan kepada saya bahwa biaya tukar tambah motor yang saya miliki dengan motor yang lebih baru adalah sekitar 2.300.000 IDR. Nah, yang namanya negosiasi, gak salah dong kalau saya menawar terlebih dahulu. Kemudian saya mulai melakukan penawaran di angka 1.500.000 IDR. Dilalanya, Bu Jerry ndak mau kemudian bergegas menjauh. Oh my goodness!.

Kemudian saya naikkan kembali ke angka 1.700.000 IDR, si Ibu tetap tak bergeming. Saking pasrahnya saya naikkan penawaran ke angka 2.000.000 IDR. Si Ibu-pun tetap tak setuju. Wah, karena merasa negosiasinya alot saya memutuskan untuk pindah ke toko yang lain.

Di toko yang lain, mesin saya dites, saya diwawancarai terkait kapan pajak mati? sudah berapa tahun? dll. Kemudian angka yang keluar dari toko lain tersebut adalah 4.800.000 IDR. Yah, sudahlah kembali lagi ke toko Jerry Motor.

Sampai di Jerry Motor, Pak Jerry menyampaikan bahwa kebanyakan orang-orang yang bernego ke Jerry Motor akan kembali lagi ke toko tersebut karena harga di toko tersebut memang paling kompetitif. Jadi percayalah bahwa pembeli tidak akan kecewa.

Sambil memulai proses pembayaran, Pak Jerry menceritakan bahwa keluarganya dulu tinggal di perumahan Jatinegara Indah – komplek mewah yang berada di  sebelah apartemen saya. Beliau juga memiliki unit di East Park Apartement. Kemudian cobaan dari Allah datang, istrinya menderita penyakit yang tak diketahui penyebabnya oleh Dokter. Sampai-sampai akhirnya menjual sebagian besar harta, mobil termasuk rumah di Perumahan Jatinegara Indah tersebut. Sekarang istri beliau telah pulih.

Karena mengetahui saya adalah wiraswasta yang masih muda, beliau berpesan untuk tetap kerja keras pantang menyerah. Apabila ditipu dalam berbisnis jangan ingat kembali karena itu sudah terjadi dan tak dapat diulang lagi. Tetap fokus menatap masa depan. Pertolongan Allah itu amat dekat.

Wew.. seru sekali kisah hidup Pak Jerry. Alhamdulillah, hari ini selain memiliki motor “second” baru, menjual 2 dus karbol sereh Envobol, saya juga dapat inspirasi dan pengalaman hidup yang luar biasa hebatnya dari Pak Jerry.Semoga motor baru ini membawa berkah. Amiin

Hasbunallah wa nimal wakil nimal maula wa nimal nashir

Dipublikasi di kisah hidupku | Meninggalkan komentar