4.00


semester 1 di itb merupakan ajang pengadaptasian bagi para mahasiswa baru. Maklumlah, pada tingkat ini seseorang yang baru saja lulus dari sekolah tingkat atas merasa bangga akan kehebatannya yang telah mengalahkan banyak pesaing dalam berebut kursi di Institut Teknoogi yang katanya terhebat di Indonesia

kebanggaan, kesenangan, dan kebahagiaan adalah simpul senyum yang aku liat terurai dari kebanyakan teman2ku sesama mahasiswa baru.  Tidak tampak kesulitan2 hidup yang mereka bawa, yaitu kesulitan yang secara sadar maupun belum mereka sadari yaitu kesulitan bahwa masa depan bangsa yang katanya negara yang amat sangat’kaya’ di dunia ada di pundak mereka termasuk aku mahasiswa bodoh yang merasa pinter karena telah mampu menorehkan nama di koran sebagai salah satu pemenang spmb yang memilik jatah kursi di fakultas STEI yaitu fakultas terbaik di kampus terbaik di Indonesia ini.

back 2 the topic,

ngomongin soal semester 1,  banyak juga mahasiswa itb yang belum bisa beradaptasi dengan sistem pendidikan di kampus ini termasuk aku. sampai2 aku berniat meninggalkan GANESHA 10 saat namaku ternyata lulus juga di salah satu kampus perjuangan di Bintaro sono. tapi stelah dpikir2 mendingan aku ngambil itb aja lah karena aku udah ngorbanin satu kampus gratis juga yang beralamat di Dayeuhkolot malah udah nyewa kostan lagi selama setahun. hahahahaha……………….

dengan terpilihnya itb sebagai kampusku maka aku harus siap dengan risiko yang mau tak mau aku hadapi yaitu nilai yang tidak memuaskan. akan tetapi, aku terus istikomah ajalah…………… dan alhamdullillah ternyata ip ku hahaha……..

Allah Mahakuasa atas makhlukNya

berjalan di semester 2, kapabilitas sebagai mahasiswa yang meraih ip 4.00 dipertanyakan oleh seorang teman,

Kenapa ada soal kam gak bisa Ndi?

pertanyaan yang bagus sih tapi aku rasa terlalu berlebihan karena belum tentu ip segitu aku harus bisa semua kan.

kalo mo mempertanyakan itu semua mendingan teman2 lain tanya ama Allah aja deh…

ato pergi ke Anext, jumpai Pak djoko, trus bilang ama dy knapa aku yang bodoh bisa ber IP 4.00, kenapa gak dy(si penanya) aja.

kata2 itu yang pengen keluar dari ucapanku setiap mendengar  pertanyaan itu………..

aku percaya teman2 sangat menyayangiku(halah)

tapi udah deh, ga usahlah menuntut aku harus bisa dan lancar semuanya

soalnya hal ini juga pernah terjadi saat aku sma

dan teman yang menyepelekanku kujeleki9n mati2an waktu aku berhasil memenangkan lomba2 di kota medan zaman dulu kala.(2 be continued)

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s