Curahan Hatiku Untuk Tuhanku


Ya Allah

Aku Ingat, Agustus 2 tahun yang lalu

Ketika aku harus meneruskan pendidikanku di salah satu kampus yang cukup baik

Yang akhirnya mengenalkanku padaMu dengan jauh lebih baik

Pertama kali, aku disana

Yang menjadi fokus utamaku adalah menjaga diriku agar tidak terjerumus dengan pergaulan bejat

Yah, hanya satu caranya

Mengikuti kegiatan kampus yang bernuansa islami

Cukup senang hatiku karena mendapatkan teman yang jauh lebih baik dari diriku di organisasi itu

Tapi maaf ya Allah, karena awalnya hamba belum meluruskan niat hamba

Untuk berjuang di jalanMu

Hamba masih belum berani mengorbankan diri dan pendidikan hamba

Untuk menegakkan dakwahMu

Tapi, aku memiliki teman2 yang senantiasa mengingatkanku padaMu

Yah, merekalah teman sebenarnya

Teman yang ketika bertemu aku jarang menegur

Teman yang selalu senyum dan menjawab salamku

Namun jarang kubalas ketika mereka senyum dan memberiku salam

Teman yang sudah pasti

Hapalan dan kajiannya lebih banyak dariku

Tilawah dan shaumnya lebih sering dibandingkan aku

Merekalah tempat hamba bertanya

Bila mendapatkan permasalahan hidup dan tidak mengetahui

Jawabannya dari al-quran maupun as-sunnah

Bila mendapatkan doktrin ke-islam-an

Dari individu tertentu

Yang hamba takut untuk mengambil kesimpulan

Benar atau salahnya dari doktrin tersebut

Aku ingat Ya Allah.

Kala itu kami menangis bersama

Di suatu daerah yang hamba lupa namanya

Kami menangis sepuasnya

Menangisi segala bentuk kejahiliyahan kami

Menangis seraya berdoa agar Engkau tetap menjaga ukhuwah kami

Ya Allah,

Hamba menyadari

Bahwa selama menjadi bagian dari mereka

Hamba banyak membuat noda hitam bagi mereka semua

Perilaku jahiliyah hamba masih dominan daripada pribadi seorang yang sedang dibina

Ketika azan berkumandang

Hamba tidak seperti mereka

Yang begitu antusias untuk berduaan denganmu

Maafkan hambaMu atas perilaku fasik ini ya Allah

Untuk keluarga hamba

Hamba hanyalah seorang pemuda yang hanya dapat bersuara

Namun tidak begitu berarti untuk membuat perubahan mereka

Ya Allah

Engkaulah yang tahu perjuangan hamba

Bila hamba kurang semangat

Maka semangatkanlah

Karena Engkaulah Dzat yang membolak-balikan hati

Ya Allah

Ridhoi aku untuk selalu menjunjung syariatmu

Berikan  aku semangat dan kemudahan untuk mempelajari islam dengan sebenarnya

Agar aku semakin dekat untuk TAARUF denganMu

Berikan aku semangat untuk menangis di malam hari

Senantiasa mencucurkan airmata

Karena mengharap ridhoMu

Ya Allah jadikan hamba

Menjadi bagian dalam membuat perubahan dalam menegakkan syariatmu

Jangan jadikan hamba hanya menjadi seorang penonton perjuangan

Terlebih lagi seorang penghambat perjuangan

Amin

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di kisah hidupku. Tandai permalink.

2 Balasan ke Curahan Hatiku Untuk Tuhanku

  1. Johnette berkata:

    Your story was really inafimotrve, thanks!

  2. Syafiq berkata:

    hmmm…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s