ORGANISASI ISLAM


Protokol Cisitu 8Nov09

Perjuangan dakwah seharusnya tidak terpecah belah seperti yang terjadi sekarang ini. Entah apa dan sejak kapan terjadinya perbedaan yang akhirnya membuat umat ini terpecah belah. Melihat kondisi semacam ini, saya mencoba membuat sebuah pola perjuangan kumulatif antara empat harokah internasional ahlus sunnah wal jamaah. Saat mengikuti (dan sampai sekarang masih tetap mengikuti keempat harokah ini) saya mendapat banyak manfaat. Namun. Entah mengapa karena “pertikaian” ideologis dan pola pikir masing-masing harokah yang saya nilai terlalu memaksakan diri, sehingga persatuan umat yang amat sangat wajib diperlukan( very -fardhu ain- sekali), sama sekali tidak akan pernah terjadi jika antara berbagai pihak masih tetap berseteru.
Dengan protocol yang saya coba analisis ini, semoga ukhuwah umat islam semakin erat. Begini saudara! Alternatif yang coba saya buat :
1. Salafy dalam organisasi ini bertugas untuk memperbaiki/meningkatkan akhlak,aqidah dan syariat dari internal organisasi. Karena setahu saya jamaah ini selalu berasalan untuk memperbaiki akhlak masing-masing individu terlebih dahulu sebelum memperjuangkan penegakan syariat. Dan ini sebenarnya dapat dibenarkan, karena umat yang dijanjikan akan memperoleh kemenangan di akhir zaman adalah yang keimanannya hampir menyamai para sahabat. Tapi dengan catatan pihak salafy tidak boleh cepat untuk men-judge salah harokah lainnya. Karena hal ini nantinya bakalan kembali memicu perseteruan besar yang dapat merusak ukhuwah. Biarlah amir yang dipilih yang akan menentukan salah atau tidaknya
2. Jamaah Tabligh dalam organisasi ini bertugas untuk menyebarkan dakwah yang sebagian juga sudah disampaikan oleh pihak salafy, jadi sebelumnya pihak Tabligh juga harus mengikuti pembinaan yang diberikan oleh salafy lalu menyebarkannya ke masyarakat luas. Hal ini mungkin akan lebih mudah dilakukan mengingat track record Tabligh yang lebih dapat masuk ke masyarakat. Namun, diusahakan dalam setiap usaha dakwah ke masyarakat, pihak Tabligh lebih menekankan pada hadist Shahih. Bila tidak ada hadist lain atau dirasa sangat diperlukan maka penggunaan hadist dhaif diperbolehkan sebagai langkah darurat. Dan anggapan bahwa khuruj adalah sunnah nabi haruslah dihapus karena hal itu memang tidak ada sumbernya. Namun, amatlah sangat bijak bila hal itu dianggap sebagai usaha dakwah abad XXI yang masih tetap memegang hal principalnya yaitu perbaikan akhlak masyarakat
3. Hizbut Tahrir juga melakukan pembinaan dan perluasan isu ke masyarakat akan keharusan penegakkan syariat dan komando umat dalam satu payung kekhilafahan. Dalam upaya ini, Hizbut tahrir haruslah selalu berkoordinasi dengan Tabligh dalam setiap penyebaran dakwah mereka. Melihat dari perkembangan sekarang, yang paling dapat diterima oleh masyarakat bawah adalah pihak tabligh. Dan pihak Hizbut Tahrir mulai menggelontorkan isu-isu penting akan manfaat khilafah bagi seluruh umat termasuk umat non-muslim. Sekaligus exposing kerusakan pemerintahan non –khilafah
4. Ikhwanul Muslimin dalam organisasi ini bertugas untuk menggerakkan massa. Dan setahu saya harokah ini juga memiliki kemampuan dalam segi militer. Maka sebaiknya menjadi pelindung harokah lainnya dalam perjuangan dakwah. Tugas lain yang wajib dilakukan adalah pelatihan kemiliteran atau sering disebut Latihan Mujahid Dakwah yang dipersiapkan untuk peperangan besar yang pastinya bakalan digaungkan oleh pemerintah fasik dan kafir. Dalam organisasi ini, pihak IM mengkoordinir dan memastikan bahwa di setiap tempat memiliki mujahid-mujahid yang akan menjaga keamanan dan melakukan perlawanan bila terjadi penindasan.

Bila dirangkum lagi, seperti ini :
1. Salafy -> Perbaikan internal organisasi dengan nash-nash shahih yang sistematis dan memicu seluruh bagian internal untuk memperjuangkan islam ke seluruh alam (Perbaikan internal / Internal Improving)
2. Tabligh -> Penyebaran isu khilafah yang telah dipelajari oleh pihak Hizbut Tahrir dan penyebaran materi akhlak,iman dan syariat yang telah ditanamkan oleh Salafy serta materi-materi dari Tabligh sendiri yang menumbuhkan semangat masyarakat untuk menginginkan kembali kehidupan muslim ( Penyebaran dakwah eksternal/ Spread islam out )
3. Hizbut Tahrir -> Melakukan kajian strategis terhadap usaha penegakan syariat dan mengkaji efek serta akibat negative dari pihak lawan lalu dengan itu menganalisis bagaimana cara mengurangi dampak negative tersebut. Analisa terkait juga dengan penyebaran dakwah yang bagaimana seharusnya dilakukan oleh Tabligh di daerah-daerah berbeda ( Analisa strategis/Strategic analysis)
4. IM -> Persiapan mujahid untuk melindungi usaha dakwah baik dari dalam maupun luar, pembekalan kemiliteran untuk menghadapi peperangan besar yang kemungkinan besar dapat terjadi serta peningkatan kapabilitas para kader/mujahid dalam berbagai disiplin ilmu (Kemiliteran/Military)

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Muslim in Reality. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s