Bandung-Jakarta-Cilegon for Better Ekskursi


Adalah suatu kebiasaan bilamana bepergian jauh, mabok darat menjadi suatu rutinitas saya. Dan, kamis kemarin, sehari sebelum ujian perbaikan proteksi dilakukan, saya memutuskan untuk bersama-sama tim ekskursi melakukan perjalanan ke berbagai tempat tujuan dengan tanpa minum Obat Pereda Mabuk Darat yang biasanya harus saya konsumsi sebelum bepergian. Duh, ini adalah kali kedua saya bepergian jauh tanpa meminum obat ini. [inilah alasannya mengapa, bila diminta untuk bepergian jauh2, bila ada orang lain yang dapat melakukannya, saya sering menolak].

Ada beberapa hal yang saya lakukan pra-mabok, saat ingin mabok dan pasca mabok. Pra-mabok dan Pasca-mabok yang saya lakukan adalah bercerita sebanyak-banyaknya. Tidak tahu apa ada alasan medis kenapa ketika berbicara di perjalanan, mabuk darat ini sepertinya dapat dikurangi. Namun, dari hasil pengalaman saya, terbukti ampuh kok. Nah, ketika sudah mulai kambuh tuh maboknya, yang saya lakukan adalah berbaring tidur. Untungnya di mobil tersebut, sangat nyaman untuk tidur. Karena bila tidak dipaksakan tidur, saya pastikan akan terjadi banjir air muntah (jangan dibayangkan plis ^.^).

Ok, sekarang kita akan mulai bercerita tentang perjalanan kami.

Sebelum keberangkatan, saya meminta seorang teman untuk tidur di kosan saya, sebelum akhirnya jam 4 pagi BUTA harus ke McD sebagai pos awal pemberangkatan kami. Dan ternyata si Blacky (panggilan sayang untuk seorang penduduk afrika hehe :D) juga menginap di kosan saya. Walhasil, kami bertiga tidur dalam satu ruang mungil. Kemudian jam 3 bangun, ke McD simpang dago bertemu dengan Itong(yang membawakan cemilan dan air), faldy, karin, oni. Lalu perjalananpun dilanjutkan ber5 tanpa itong.

Awalnya, Sang ratu jalan raya Bandung (aka Karina Asrimaya) yang mengendarai mobil itu. Karena melihat dia mengusap-usap mata, saya menjadi ketakutan. Saya pikir, menyetir dengan menutup mata sudah menjadi keahlian utamanya, oh ternyata tidak. Dia hanya sekedar menutup mata. Kamipun berlari (dengan kecepatan 120 km/jam) memasuki jalan tol cipularang. Sesampainya di rest area, kami sholat shubuh disana dan perjalananpun dilanjutkan dengan kali ini, Pembalap Sumatera Mr. Faldi Rayhan. Saya sempat bercerita tentang pengalaman menakutkanmenarik saat dulu pernah naik bus ALS Bandung-Medan. Dimana pengemudinya ternyata adalah seorang Gamer sejati. yah, karena langsung mengaplikasikannya ke dunia nyata, dengan kecepatan yang sama dan semangat juang yang sama pula. Meskipun di dunia nyata, untuk menambah nyawa tidak bisa dilakukan walau hanya dengan insert coin. Mereka tetap seolah-olah bermain game. Yah, bagi para pembaca yang senang tantangan mungkin dapat mencoba menaiki bus jurusan Jawa-Sumatera (ini berlaku umum, tidak hanya ke salah satu merk bus yang saya sebutkan diatas)

Lalu, sesampainya di Jakarta, perjalanan kamipun akhirnya ngadat. Yah, lagi-lagi ngadat. Jadi inget lagu SIAPA SURUH DATANG JAKARTA. Setelah melalui proses pencarian dan persilatan yang cukup lama, akhirnya kami menemukan mess Handayani milik Depdiknas. Ada masalah awalnya karena bila lebih dari 30 orang harus memakai paket penginapan. Dan satu orang harus dikenai 200ribu/orang/malam. Namun, setelah bernego dengan bu Ida, akhirnya bisa diturunkan menjadi semula yaitu 50rb tanpa makan, dengan catatan tidak boleh membawa makanan dan minuman secuil atau setetespun masuk ke Mess. Setelah itu dilanjutkan dengan survey harga konsumsi disana. Saya dan Faldi menemukan 2 warteg dan 1 rumah makan padang. Percakapan saya dengan Uda (panggilan buat orang Padang yang lebih tua) agak kurang nyaman karena sering menggunakan bahasa Minang yang saya buta tentangnya. Untungnya uda Faldi yang mengambil percakapan.

udah deh, cukup dulu. Nanti dilanjutkan ke session 2.

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Arus Kuat ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s