Ungkapan Cinta Untuk Saudara di Egypt


Saudara jauhku, yah, kalian yang ada di sudut timur laut benua Afrika. Entah, sudah berapa banyak kejahatan pemerintah Thaghut Firaun (baca Hoesni Mubarak) menyiksa kalian. Pembodohan yang kalian rasakan sepertinya tidak dihiraukan oleh pemerintah kafir Amerika yang di dunia ini berkoar-koar mengkampanyekan demokrasi. Yah, seperti yang kalian tahu bersama bahwa Amerika memang telah menjadi babu bagi kaum Zionist. Jadi janganlah berharap keadilan akan kalian dapatkan dari negara itu apalagi pemimpinnya, meskipun kulitnya hitam dan mengaku dirinya keturunan Afrika namun dia tidaklah lebih dari seekor monyet berjalan yang dikekang oleh kaum Zionist.

Saudaraku, beberapa minggu lalu kita terhenyak melihat perjuangan rakyat Tunisia, Yah mereka masih saudara kita juga. Saudara jauhku dan saudara dekat kalian. Antara kita diikat dalam suatu ikatan yang sangat kuat, nama ikatannya Ukhuwah Islamiyah. Saudara kita namanya Mohammed Boazizi yang telah menyiramkan dirinya dengan bensin yang akhirnya menghanguskan tubuhnya, sekarang telah menjadi pahlawan Revolusi di Tunis. Pemerintah Tiran yang sangat haus harta akhirnya hancur sehancur-hancurnya. Mereka sekarang telah mendapat suaka dari pemerintah Saudi (yah, pemerintah yang didalamnya terdapat 2 kota Suci Umat Islam), pemerintah yang dibuat secara ilegal karena berkhianat terhadap pemerintahan islam dunia yang sah saat Islam masih dalam satu panji. Dan akhirnya, sikap heroik penduduk Tunis mampu membangkitkan semangat kalian semua termasuk kami disini.

Hmm, hanya tangisan yang mungkin bisa kulakukan disini. Aku bisa membayangkan betapa ngeri dan tercekamnya kehidupan kalian disana. Yah, kita sama-sama tahu bahwa Firaun tidak akan segan-segan menggunakan kekerasan untuk memberangus kalian. Sudah banyak korbannya. Siapa lagi yang akan kalian harapkan kalau sudah seperti ini? Hanya Allah, saudaraku. Tidak ada yang lain.

Saudaraku, hari ini, menit ini, detik ini merupakan kesempatan kalian untuk membuktikan kepada dunia bahwa kalian tidak ridho dengan sistem Firaun. Buktikan kepada dunia, bahwa kalian beda dari bangsa-bangsa Arab lainnya yang mau diinjak-injak harga dirinya dengan sistem yang sebenarnya tidak pernah diajarkan oleh Islam. Hari ini saudaraku, hari ini kesempatan kalian. Islam, Kristiani dan dien2 apapun bersatu untuk menghancurkan dien Firaun disana.

Meskipun, aku yakin korban pasti banyak. Namun, sabarlah saudara2ku. Kalian akan menjadi bagian dari sejarah Egypt yang akan kalian banggakan di hadapan anak cucu kalian nantinya bahwa KALIANLAH PENGHANCUR SISTEM FIRAUN yang sudah menyiksa kalian puluhan tahun.

Semoga Allah meridhoi kalian.

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Muslim in Reality. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s