Bakteri E.Sakazakii dalam Susu Formula dan Solusinya


Beberapa minggu terakhir, berita ini yang mewarnai televisi kita. Cukup deras pemberitaannya di segala media. Nah, apa sebenarnya Bakteri E.Sakazakii ini? Menurut penemunya, yaitu Dr. Sri Estuningsih (dosen di IPB) awalnya beliau hanya ingin meneliti kualitas mikrobiologi seperti apa yang ada dalam makanan, dan sudah seberapa bagus produk yang ada di Indonesia.

Setelah diteliti, ternyata banyak kandungan bakteri E.Sakazaki yang terdapat dalam produk-produk tersebut. Karena di Indonesia, bakteri jenis ini tidak familiar maka haruslah melihat jurnal dan situs internasional. Ternyata, di luar negeri Bakteri E.Sakazaki sudah ramai diperbincangkan karena efeknya yang bisa menyebabkan radang otak serta radang usus. Dari penelitian internasional, sebagian besar kasus terjadi pada bayi/anak-anak.

Melihat pentingnya masalah ini, Ibu sri membawa sampel-sampel ini ke Jerman untuk diteliti. Setelah diteliti dengan percobaan mencit, disimpulkan bahwa bakteri E.Sakazakii ini memang ada di sampel tersebut. Sebenarnya, meski sakazakii bisa menginfeksi mencit bukan berarti kita bisa menarik garis lurus mengenai bahayanya bagi manusia karena hal tersebut memerlukan penelitian lainnya.

Langkah pencegahan yang harus dilakukan adalah memanaskan susu formula tersebut terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Karena karakter bakteri E.Sakazakii ini rentan terhadap panas dan akan tereliminasi pada suhu 72 derajat celcius.

Solusinya, untuk bayi menurut saya kembali saya ke hadist Rasulullah untuk menyusui bayi selama 2 tahun dengan Air Susu Ibu. Disamping hasil penelitian yang sepakat mengatakan bahwa ASI sangatlah lebih baik dibandingkan susu formula, kita juga sembari mengamalkan sunnah rasulullah dan dapet pahala.

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Budaya Bangsa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s