[Lagi] Peristiwa Pembakaran Terbaru di basement farmasi ITB


Aduh, gak ada jera sepertinya pelaku pembakaran di kampus awak ini. Baru beberapa hari yang lalu, Indonesia digegerkan dengan adanya pembakaran berantai dan pemasangan kepala babi, eh tadi pagi ditemukan lagi daerah yang terbakar.Seperti ingin menguji nyali, pembakaran dilakukannya lagi.

ini fotonya gan [dari kaskus]

dan ada pesan kanjinya

bener2 parahlah. Btw, ada yang bisa nerjemahin arti dari tulisan kanji tersebut? Anak-anak ITB jaman sekarang sepertinya sangat suka main detektif-detektifan. Atau mungkin kita perlu memanggil Sinichi Kudo untuk datang ke Indonesia? :P.

Sampai sekarang masih dipertanyakan apa motif dari peristiwa pembakaran ini. Pelakunya mungkin bertujuan mulia untuk menghilangkan penyebaran penyakit demam berdarah di kampus. Tapi, saya rasa kampus kami ini tidak banyak nyamuk jadi tidak perlu dilakukan pengasapan.

Tapi yang paling dipertanyakan, kenapa pihak K3L sepertinya kecolongann yah. Apa karena peraturan baru yang tidak memperbolehkan mahasiswa ada di kampus setelah pukul 11 malam? jadi tidak ada yang membantu mereka mengungkap kasus ini?. Fyi, yang pertama tahu adanya peristiwa pembakaran ini adalah para mahasiswa yang kemudian melapor ke K3L lho. Jadi, kalo mahasiswa malah tidak diperbolehkan ada di kampus pukul 11 Malam sepertinya para pelaku akan lebih leluasa karena hanya diawasi oleh aparat K3L yang tidak seberapa jumlahnya.

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Satu Balasan ke [Lagi] Peristiwa Pembakaran Terbaru di basement farmasi ITB

  1. fauzan b. berkata:

    Ngobrol2 soal aturan jam 23.00, selama ini saya belum pernah ditegur satpam kalo masih di kampus lewat jam segitu (biasanya kalo ngga di selasar FTI ya Comlabs tiap jum’at malam, satpam biasanya cuma patroli). Baru semalam (19/02), sekitar 10 menit sebelum jam 23.00 saya bersama kedua teman ditegur satpam kalo jam 23.00 udah ga boleh ada kegiatan lagi.

    Menurut saya satpam (sebagai eksekutor K3L kan ya?) sudah melakukan tugasnya, hanya bedanya sekarang (setelah kasus ini) aturan 23.00 mungkin akan diterapkan lebih ketat. Kurang tahu ya untuk kedepannya.

    Menurut saya, kalau aturan 23.00 diterapkan, satpam akan mudah mengawasi kalau ada gerak-gerik kegiatan yang mencurigakan. Tapi bisa juga pengawasan jadi berkurang karena tidak ada pihak ‘penjaga lain’ seperti mahasiswa yang melaporkan kejadian seperti yang Kakak ceritakan diatas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s