ANALISA KRITIS KRISIS LIBYA, LIBYA DIAMBANG PERANG, SANGAT GENTING


Semoga Allah menunjukkan jalan kebenaran kepada semua manusia di bumi sehingga mampu membedakan mana yang haq dan mana yang bathil.
Libya diambang Perang di tengah-tengah ketenangan “semu” yang saya rasakan di Tripoli…saya perkirakan Jumat (Jum’atul Ghadab) pekan ini Libya akan menjadi permulaan meledaknya puncak konflik krisis Libya…sampai dua minggu bahkan satu bulan kedepan…dengan hasil akhir salah satu pihak harus hancur. Saat ini kedua belah pihak (Pemerintah dan Oposisi bersenjata/tidak) sedang menyiapkan kekuatannya masing-masing untuk memulai puncak konflik yang sebenarnya.
Walaupun Tripoli memang masih cenderung aman, kecuali di dua distrik yaitu suq jum’ah dan fasylum yang semenjak jumat lalu memakan korban kurang lebih 30 orang…toko-toko mulai buka, sekolah mulai beraktivitas, walaupun tidak seperti yang diberitakan “saksi2 mata fitnah” Al-Jazeera bahwa Tripoli sudah hancur dengan ratusan korban, alun2 tripoli hancur karena dibombardir …walaupun alun-alun Tripoli masih sangat indah dan setiap hari dipenuhi massa pro Gaddafi…walaupun tidak ada satupun bom yang meledak di Tripoli sampai saat ini…

Tetapi… mari kita analisa bersama…
1. Di kota2 barat Libya (yaitu tripoli,zeletin,sirt zuwara,khums,gharyan) – kecuali di kota misrata yang sudah dikuasai oposisi dan zawiya kekuatan cukup berimbang- jumlah pendukung gaddafi jauh lebih banyak dari penentangnya. di tripoli jarang yang menjadi penentang gaddafi. Alun-alun kota Tripoli sampai saat ini belum pernah tersentuh oleh demonstrasi oposan. Malah setiap hari dipenuhi massa pro gaddafi. Libya barat dibentengi 3 Lapis pertahanan tentara yaitu Tripoli oleh Brigade 32 Khamis al-Gaddafi , Jufroh – Brigade Mu’tasim al-Gaddafi, Sirte – Brigade Sa’d al-Gaddafi.
2. Di kota2 timur libya (benghazi, baidha, ajdabiya, tobruq) jumlah penentang gaddafi lebih banyak dari pendukungnya dan sudah dikuasai para oposan. Mereka saat ini bersenjata ringan maupun berat hasil rampasan dari gudang-gudang senjata dan berbelotnya unsur-unsur militer.
3. Karena keadaan sekarang sudah jelas, yaitu kota-kota barat Libya dibawah kendali rezim Gaddafi dan kota-kota timur Libya dikuasai oposan, jika kedua belah pihak akan bersikeras pada tujuannya masing-masing, jika pada minggu ini kedua belah pihak tidak mengambil jalan tengah, maka ada 5 kemungkinan :
– Pembersihan oposisi. Sama hal ketika Saddam Hussein menggunakan senjata kimia untuk membasmi suku Kurdistan tahun 1988 yang menjadi oposisi. Atau seperti Bashir al-Assad yang menggunakan serangan udara intensif untuk membasmi suku Hama tahun 1982.
– Tripoli jatuh ke tangan oposisi. Saat ini oposisi sudah bertekad akan membebaskan Tripoli dari kekuatan militer pemerintah.
– Kudeta militer, revolusi dibajak. Para oposan cukup terorganisir ketika tentara Libya sejak awal maraknya demonstrasi terlihat memiliki perpecahan internal seperti ketika dua pesawat bombardir membelot. Namun, Pemimpin Komite Revolusi Gaddafi masih terlihat solid sampai saat ini, begitupun sekitar 20000 anggota Komite Revolusi yang dipersenjatai. Intelejen Militer, Pasukan Keamanan pun dilaporkan masih solid
– Perang Suku. Sejarah persaingan dan adu kekuatan antara suku-suku di Libya cukup mengakar. Menurut sifatnya, setiap orang Libya akan mati-matian membela dan mempersembahkan loyalitasnya pada keputusan sukunya. Ini akan membawa pada perang bermotif kesukuan antara pendukung gadafi dengan oposannya. Pula, jika seandainya Gaddafi lengser Libya tetap terancam perang suku dalam memperbutkan kekuasaan.
– Intervensi asing. Dengan dalih menyelamatkan rakyat Libya, apalagi nanti jika Gaddafi tetap bisa mempertahankan kekuasaannya dengan jumlah korban yang banyak dan situasi kacau maka PBB, amerika maupun NATO akan sangat mungkin memainkan perannya lebih luas secara kekuatan militer.
Maka karena adanya kemungkinan2 mengerkan diatas, maka kami mahasiswa mantap memilih pilihan evakuasi sampai keadaan di Libya cukup aman.

KEKUATAN GADDAFI VERSUS KEKUATAN OPOSISI
Kekuatan Gaddafi :
– 80.000 tentara regular.
– 20.000 komite revolusi
– Kabilah-kabilah fanatik dan pendukung “Libya kepemimpinan Gaddafi”
Kekuatan Oposisi :
– 100.000 orang turun ke jalan. Sebagian bersenjata hasil rampasan dari gudang2 senjata tentara pemerintah dan dari tentara yang membelot.
– Kabilah-kabilah fanatic dan pendukung “Libya Kepemimpinan Raja Idris”
– Dukungan media
– Dukungan Internasional

MOTIF PARA OPOSAN MELAKUKAN REVOLUSI
1. motif sejarah, sejarah konflik daerah kota2 timur libya dgn pemerintah gaddafi mrpkn sejarah lama. benghazi adalah ibukota libya pada zaman raja idris. nampaknya para pengikut raja idris saat ini mngkn ingin “mengembalikan kerajaan” mereka yang dikudeta gaddafi tahun 1969, memanfaatkan momen gelombang demo di timteng dan afrika utara. telah terjadi juga demo tahun 1990 dan 2005 di benghazi.
2. motif dikekanganya kebebasan berpendapat. Pemerintah Libya sangat represif terhadap kebebasan pers, berserikat dan berkumpul selama 42 tahun kepemimpinan Muammar Gaddafi, setiap ada riak-riak kritisme pasti langsung dibabat habis. Gerakan oposisi di Libya sangat sulit berkembang.
3. motif pelanggaran HAM. Kebijakan tangan besi Gaddafi terhadap lawan-lawan politiknya melalui penangkapan dan pemenjaraan. Terutama peristiwa penembakan 1000 tahanan politik di penjara abu salim tahun 1996 termasuk menjadi pemicu utama dendam para oposisi.
4. untuk motif ekonomi, tidak terlalu kuat, karena sebagaimana kita ketahui Libya salah satu Negara termakmur di Afrika. Pendapatan perkapita rakyat Libya adalah $12,020 (World Bank 2009). Itupun ditambah kemudahan2 berupa subsidi dari pemerintah dalam pembelian rumah, mobil, kebutuhan sehari-hari. Setiap bulan dibagikan 500 dinar (senilai 400 dolar) bagi setiap keluarga. Kehidupan rakyat Libya cenderung malas karena banyak dimanjakan subsidi pemerintah, maka banyak pemuda yang memilih menganggur karena merasa sudah hidup cukup. Adapun yang mengatakan kondisi ekonomi rakyat Libya banyak dibawah garis kemiskinan adalah alas an yang dicari-cari. Libya adalah negeri sosialis, praktis kesenjangan tidak terlalu kentara walau dari waktu ke waktu semenjak lepas embargo 2003 arah pendulum kebijakan pemerintah Libya semakin cenderung ke bisnis kapitalis. Tetapi, pembangunan antara kota-kota timur Libya cukup lambat, menyebabkan rakyat Libya di kota-kota timur tersebut merasa dianaktirikan (hal ini menjadi factor pendukung rakyat timur Libya banyak menjadi oposan).

PERANG MEDIA : AL-JAZEERA VERSUS AL-JAMAHIRIYA. SAMA-SAMA TIDAK OBJEKTIF DAN TIDAK BISA DIANDALKAN
Dalam pengamatan dan penelusuran saya yang berdomisili di Tripoli sejak dimulainya krisis Libya tanggal 17 Februari sampai 30 Februari ini… saya bisa menyimpulkan sebagai berikut :
Di satu sisi al-jazeera selalu membesar2kan keadaan, ia dengan mudahnya melaporkan laporan2 “saksi mata”, di sisi lain al-Jamahiriya selalu menutup2i kejadian yang sebenarnya.
Kesalahan-kesalahan al-Jazeera, al-Arabiya, CNN, BBC :
– Di alun-alun tripoli dipenuhi massa anti-gaddafi, padahal belum sekalipun digelar demonstrasi anti-gaddafi di alun-alun Tripoli, padahal sebaliknya setiap hari alun-alun kota Tripoli selalu dipenuhi pendukung Gaddafi
– Diberitakan di media-media tersebut bahwa alun-alun Tripoli mengalami kerusakan, padahal sampai saat ini belum pernah ada baku tembak apalagi pengeboman di alun-alun kota Tripoli, alun-alun kota Tripoli masih seperti sedia kala. Silakan lihat pidato Gaddafi yang kedua yang dilakukan di alun-alun kota Tripoli.
– Sering membesar-besarkan jumlah korban, al-Jazeera memberitakan sudah jatuh korban jiwa sekitar 2000 orang atau kata2 “ribuan”, padahal menurut sumber medis resmi (Palang Merah) jumlah korban baru mencapai 500 orang dari seluruh penjuru Libya,terutama Benghazi sekitar 250 orang tewas.
– Sering mendramatisir suasana berdasarkan laporan-laporan “saksi mata” lapangan. Siapakah saksi mata itu yang memberikan keterangan menghebohkan? Ketika aparat keamanan “melepaskan tembakan peringatan ke udara” untuk membubarkan demonstran, sering dipelintir “menjadi melepaskan tembakan ke demonstran dll”.
– Sering menayangkan video-video rekaman kejadian yang bukan dari kejadian tersebut baik waktu maupun tempat. Video-video lama diputar ditambah laporan langsung “saksi mata lapangan”. Atau menayangkan rekaman video di tempat tertentu tapi diberitakan atas nama tempat lain.
– Sering memelintir pidato resmi dan konferensi pers pemerintah Libya. Contoh ketika Gaddafi mengatakan “jika muammar gaddafi sudah tidak disukai rakyat, saya tidak layak hidup” dipelintir menjadi “siapa yang tidak menyukai muammar gaddafi, maka tidak layak hidup” dsb
– Mengutamakan kehebohan suatu berita daripada penelusuran fakta

Kesalahan-kesalahan TV Al-Jamahiriya (TV pemerintah Libya) :
– Menutupi kejadian di kota-kota yang sudah jatuh ke tangan oposisi seperti Benghazi, Baidha, Ajdabiya, Darna dan Misrata. Tidak berani menayangkan video-video di kota-kota tersebut.
– Hanya fokus meliput di Tripoli yang memang cukup stabil dan relatif terkendali, sehingga jelas sekali menutupi konflik yang sudah terjadi di kota-kota lain terutama di kota-kota timur Libya.
– Cenderung mengecilkan kondisi dan fakta lapangan.
– Membohongi publik Libya, bahwa keadaan kota-kota tertentu aman-aman saja, tetapi sebenarnya memang ada kejadian bentrok.

JADI KESIMPULAN SAYA, TIDAK ADA YANG BISA KITA PERCAYA BAIK AL-JAZEERA MAUPUN AL-JAMAHIRIYA. SEHARUSNYA ADA MEDIA ALTERNATIF BARU YANG MENJADI RUJUKAN MASYARAKAT DUNIA YANG LAHIR DARI SEMANGAT KEJUJURAN PERS TANPA KECENDERUNGAN POLITIK TERTENTU.

Penulis :
GELAR DIGJAYA MUHAMMAD. Mahasiswa Islamic Call College. Tingkat III, Ilmu ekonomi dan keuangan, asal bandung.
Dikirim beberapa jam sebelum evakuasi gelombang kedua

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

8 Balasan ke ANALISA KRITIS KRISIS LIBYA, LIBYA DIAMBANG PERANG, SANGAT GENTING

  1. Fadli Herman berkata:

    Apresiasi atas laporan anda

  2. Fadli Herman berkata:

    Apresiasi atas laoran anda,,

  3. uruqul berkata:

    Analisisnya cukup kritis mas, thanks banget buat referensi

  4. Pexiwade berkata:

    Maka dari itu kita sbg rakyat indonesia harus sadar dan jangan gampang termakan isu2 yg bisa menghancurkan negara kita yg tercinta ini. MuachHhH…..LOVE InDONESIA. . );

    • Emre berkata:

      Have you ever considered that the poeple in power are just complete idiots?I have. Not just Obama and his “Moderate Hezbollah” or “Moderate Taliban”, or the negotiations with the TalibanThis goes back to Bush junior (“democracy to the Middle East”), Clinton (bombing Serbia to save Bosnian jihadists?), Bush senior (helping Kuwait & losing a semi-secular ally like Saddam against Iran), Reagan (withdrawing from Lebanon?), Carter (too much to list).This goes back to when the first few “Intellectual academics” of Western Europe thought that it was a sin to love ourselves & defend Europe as we did in 1683.Israel’s suffering that idiocy too, but I see that the demographics of the rapidly expanding Orthodox population can only be good for Israel & bad for both the Islamic terrorists & the self-hating liberal academics. Soon enough & hopefully, the Orthodox in Israel will be a majority.

  5. Pexiwade berkata:

    MERDEKA…Lam knal bro bgs jg analisanya

  6. Pexiwade berkata:

    PERANG liBIYA mungkint tanda2 kiamat sudah dekat..Maka bertobatlah wahai para manusia

  7. diones berkata:

    mantap bro.. salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s