Panduan Calon Mahasiswa Baru ITB (Matrikulasi dan Kosan)


Tanpa terasa, 2 bulan lagi ITB akan kedatangan calon mahasiswa baru generasi selanjutnya. Mereka yang akan datang dalam periode 2 bulan mendatang adalah calon mahasiswa yang diterima melalui berbagai beasiswa seperti BIUS (Beasiswa ITB Untuk Semua) dan Bidik-Misi. Bagi mahasiswa/i tersebut sebelum menjalani kuliah normal di ITB, haruslah diikutsertakan dalam program Matrikulasi.

Program matrikulasi adalah program pengenalan dunia kampus melalui berbagai acara sosial dan akademis. Disini anda selama 2 bulan akan belajar kembali. Sehingga nantinya akan ditest ulang. Dengan hasil test tersebut, akan ditentukan anda akan memasuki program studi yang mana. Tentunya semakin baik hasil test akademis tersebut, maka semakin besar kemungkinan anda akan mendapatkan jurusan yang Anda favoritkan. Selama beberapa tahun terakhir ini, fakultas STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika) adalah fakultas yang paling difavoritkan. Terlebih lagi ada Program Studi Teknik Tenaga Listrik didalamnya. Program studi yang erat hubungannya dengan PLN (iya gitu?).

Selama anda menjalani program matrikulasi, maka anda akan ditempatkan di asrama mahasiswa yang dimiliki oleh ITB yaitu :

  1. Asrama Kanayakan untuk Mahasiswi di Dago Atas
  2. Asrama Kidang Pananjung untuk Mahasiswa di Cisitu Lama
  3. Asrama Mahasiswa Asing di Cisitu Lama  (asrama ini baru dibangun, selintas penampilannya sangat mengagumkan tapi sepertinya cukup menakutkan hehe..)

Inget2 jenis asrama diatas, jangan sampe ketukar. Ntar jangan sampe ada pria yang nyangkut di asrama kanayakan. Atau sebaliknya, seorang wanita ingin tinggal di Asrama Kidang Pananjung. Untuk para penerima beasiswa, tinggal di asrama ini kalau tidak salah dibiayai oleh pemberi beasiswa. Jadi, anda tidak usah khawatir dengan masalah pembiayaannya.

Yang harus khawatir adalah mahasiswa baru yang tidak menerima beasiswa karena biaya kos-kosan di sekitar ITB sudah merengsek naik cukup signifikan. Sebagai perbandingan, sejak dua tahun lalu saya menetap di asrama Kidang Pananjung dengan biaya 100ribu/bulan. Biaya ini tergolong supermurah karena saya sudah difasilitasi listrik dan air sepuasnya. Nah, sekarang asrama Kidang Pananjung tersebutpun sudah naik harga sewanya yaitu 250.000. Tapi jangan salah, fasilitasnya juga ditingkatkan. Anda akan dimanjakan dengan kasur spring bed yang baru dibeli oleh pihak ITB.

Belum lagi, satu kamar hanya diperuntukkan bagi 3 orang saja. Jadi serasa rumah sendirilah. Saya sudah membuktikannya. Meski sekarang sudah pindah ke tempat lain yang lebih nyaman tentunya. Dulu saya tinggal di asrama Kidang Pananjung noC11. Disitu saya letakkan 2 triplek untuk menutupi dinding sehingga seolah-olah membuat kamar pribadi sendiri. Terpisah dari teman-teman lain. Mungkin anda dapat mempergunakannya kembali.

Tapi saran saya buat calon mahasiswa baru yang memang membutuhkan tempat tinggal dengan harga standard, kalau sudah nyampe Bandung langsung aja ke asrama mahasiswa milik ITB. Soalnya selain murah, anda juga bisa nunggak sampe berbulan-bulan. Haha.. gagasan yang tidak perlu dicontoh sebenarnya.

Kalau ternyata kapasitas kamar sudah penuh, maka anda terpaksa mencari kosan yang lain. Saya punya beberapa alternatif kosan yang murah namun tidak tahu sekarang masih murah atau tidak yah. Kalau mau cari aman/murah, sebaiknya anda tidak memilih kostan yang berlokasi di pinggir jalan. Karena berdasarkan pengalaman, harga kosan di pinggi jalan berkisar 600ribu-2jutaan/bulan (di cisitu). Kalau anda teliti dengan mencari daerah-daerah yang lebih dalam(masuk) lagi, anda masih bisa menemukan kosan yang berkisar 200ribu-250ribu/bulan.

Beberapa pilihan daerah lain untuk ngekos selain Cisitu adalah :

  • Taman Hewan (super murah)
  • Kebon Kembang (juga murah)
  • Tubagus Ismail (murah kalau dapet yang masuk2 dalam)
  • Sangkuriang (agak murah)

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

9 Balasan ke Panduan Calon Mahasiswa Baru ITB (Matrikulasi dan Kosan)

  1. oh sama selama matrikulasi acaranya ngapain aja ya ? trims 😀

  2. Gwsetra berkata:

    kak, informasi penerimaan mahasiswa baru biasanya keluar kapan sih ? trims ya 😀

  3. aldrich berkata:

    jadi selama program matrikulasi berlgsg, kita diwajibkan tinggal di asrama ITB yah, ga boleh tinggal di kost2an luar ITB?

  4. ivan berkata:

    kak, saya ivan dari palembang saya sangat berminat untuk masuk ITB, saya mau nanya tes pada saat martikulasi, tes apa,materi sekolah atau TBS?

    Terus terimah kasih atas informasiny.

    • Konafa berkata:

      June 14, 2011 at 3:38 pmuhh,samelah kta sy pown dulu minx uia.Minx tesl gak n sy pnya eng pown a+, gcse gred 1 tapi tadapat. Sy pown letak uia 1st chocie uitm 2nd chocie aduhai nasib neway..mmg rugi UIA..coz x amek ktaorg. Reply

  5. andihendra berkata:

    Btw yang nelpon saya waktu kuliah kemarin kamu yah? hehe.,..
    kalo mau nelpon jam 5 sore keatas aja

  6. Nadiar berkata:

    wah, itulah yang saya takutkan.. apakah saya akan masuk STEI atau tidak.. soalnya selama ini saya hanya memiliki PG 42% saja.. at least, saya setuju dengan program matrikulasi, soalnya ada kejadian di suatu sekolah nilai rapot berubah hanya untuk PMDK…

    nice info,.. terus update ITB kang..

    • andihendra berkata:

      kalo PG rendah jangan takut
      dulu saya waktu bimbel juga PGnya cuma 40-55%an kok.
      tapi waktu SMPB nyampe 67%

      biasanya soal SPMB lebih mudah daripada soal bimbel dek…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s