Kesibukan Baru: Diterima Menjadi Penyiar Radio Salman


Berawal dari blogwalking ke blog salah seorang teman, lalu saya menemukan artikel tentang pengalaman debut pertamanya menjadi penyiar di salah satu radio yang baru saja didirikan pada 31 Maret 2011 silam. Berarti umur radio tersebut baru sekitar setengah bulan sampai saat ini. Tak pelak dengan membaca ini, cita-cita saya yang sudah dipendam sangat lama akhirnya membara kembali. Sehingga dengan segera saya berikan komentar di blog tersebut yang intinya ingin bergabung dengan menjadi kru radio.

Untuk memperkuat keinginan saya, tak cukup hanya dengan komentar, selang beberapa waktu kemudian saya lanjutkan dengan mengirim sms ke teman saya tersebut. Alhamdulillah, gayungpun bersambut. Sang sahabat memberitahukan saya untuk menemui Teh Ai yang akhirnya saya ketahui bernama Sundari (Sepertinya saya harus menggali informasi lebih jauh mengapa nama Sundari akhirnya dipanggil Ai).

Selepas bercanda ria dan bertegur sapa dengan teman-teman di Lab.Scada (Lab dimana tempat saya mengerjakan tugas akhir guna mendapatkan gelar sebagai Sarjana Teknik Elektro/Tenaga Listrik), sayapun bergegas mengayuhkan langkah menuju Mesjid Salman dimana radio tersebut berlokasi. SMS-an menjadi komunikasi satu-satunya saya untuk menghubungi wanita mungil yang bernama Sundari itu.

Setelah bertemu, saya diajak untuk masuk ke lokasi siaran radio di balik mihrab mesjid Salman. Wow, empat tahun saya di ITB baru kali ini tahu dan menginjakkan kaki di tempat yang sepertinya tidak diketahui oleh orang-orang kebanyakan. Di tempat tersebut, saya bertemu dengan kru-kru yang lain yaitu Kang Yudha, Irfan, Ibam dan Teh Rios. Program perkenalan yang hangat terasa mampu membuat kami lebih akrab. Sayapun diminta untuk memperkenalkan diri dan berbicara dengan Logat Medan yang sebenarnya sayapun tidak terlalu fasih hehe.. ūüėÄ

Alhamdulillah, dengan keputusan Kang Yudha sebagai Pimpinan Kru, saya diterima untuk belajar dan bergabung bersama mereka. Untuk jadwal, saya diamanahkan tiap kamis pukul 09.00-11.00 pagi. Temanya tentang kesehatan. Radio yang bertempat di Salman ini bertagline ‘Progressive and Innovative’ CMIIW. Tujuan utamanya adalah untuk mensosialisasikan islam sebagai rahmatal lil alamin sehingga isinyapun lebih bersifat universal.

Ok, sudah terlalu panjang saya menceritakan pengalaman saya kali ini. Untuk itu bagi para pembaca yang ingin tahu bagaimana cara saya membawakan acara siaran radio, silahkan dengar dengan streaming radio Salman tiap kamis pukul 9 pagi. Oh iya, tambahan kamis ini juga sebagai debut saya. Jadi kalau ada kesalahan silahkan koreksi dengan semangat memperbaiki yah. Terima kasih

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

2 Balasan ke Kesibukan Baru: Diterima Menjadi Penyiar Radio Salman

  1. nate berkata:

    ciyeee… ntar dengar ah..

  2. ella_kudo berkata:

    assssssssseeeeeeeeeek…
    selamat ya ndi.. yoiii jadi penyiar,,
    nice gan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s