Taufiq Ismail Menjiplak Puisi?


Mungkin pembaca sering mendengar puisi yang ini,

Kerendahan Hati

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, yang tumbuh di tepi danau.

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yangmemperkuat tanggul pinggiran jalan.

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….

Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….

Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Nah! ternyata di dunia maya, orang sedang meribut-ributkan masalah tersebut. Dikatakan bahwa Pak  Taufiq Ismail menjiplak dari puisi berikut ini,

Be The Best of Whatever You Are
by Douglas Malloch

If you can’t be a pine on the top of the hill
Be a scrub in the valley–but be
The best little scrub by the side of the rill;
Be a bush if you can’t be a tree.

If you can’t be a bush be a bit of the grass,
And some highway some happier make;
If you can’t be a muskie then just be a bass–
But the liveliest bass in the lake!

We can’t all be captains, we’ve got to be crew,
There’s something for all of us here.
There’s big work to do and there’s lesser to do,
And the task we must do is the near.

If you can’t be a highway then just be a trail,
If you can’t be the sun be a star;
It isn’t by size that you win or you fail–
Be the best of whatever you are!

Saat dikonfirmasi oleh berbagai media ternyata Fadli yang juga redaktur Majalah Horizon memberitahukan bahwa tidak ada satupun artikel sejak Horizon berdiri sampai sekarang, puisi karangan Taufiq Ismail yang dihebohkan saat ini. Dan sang penyair kondang tersebutpun akhirnya mengumumkan bahwa puisi Kerendahan Hati memang bukanlah puisi yang dibuatnya.

Taufiq Ismail

Nah, lantas yang menjadi pertanyaan adalah mengapa puisi tersebut akhirnya beredar dengan pencatutan nama Taufiq Ismail?. Dalam hal ini tidak jelas siapa yang mencantumkan nama Beliau dalam puisi tersebut. Kemungkinan besar puisi jiplakan ini dibuat oleh para peserta SBSB  (Sastrawan Bicara, Siswa Bertanya) atau  pelatihan MMAS (Membaca, Menulis dan Apresiasi Sastra) yang kemudian meminta pendapatnya atas puisi tersebut.

Berita bohong yang awalnya diberitakan oleh  Bramantyo Prijosusilo kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Hal seperti ini memang merupakan fitnah yang sangat kejam dan langsung dapat mematikan karir dan nama baik orang lain. Untuk itu bagi Anda, jangan asal yah memberitakan sesuatu yang masih diragukan kevalidannya.

Iklan

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s