Angkatan Santet Indonesia (Santet Force)


Mungkin ketika melihat kekuatan pasukan negara lain lengkap beserta senjatanya, kita akan bertanya-tanya apakah bila diserang oleh Negara-negara maju tersebut kita akan mampu bertahan dengan kondisi alusista yang apa adanya. Nah, ternyata Indonesia masih mempunyai harapan. Yah, mungkin dapat dikatakan harapan karena ini satu-satunya senjata negara ini bila senjata lainnya sudah habis dihancurkan oleh pasukan negara lain yang menyerang.

Coba hitung, tiap hari ada berapa korban santet yang diisukan oleh media beberapa tahun lalu dan mungkin masih terjadi sampai saat ini. Coba hitung juga berapa orang Indonesia yang terkategori ‘Tukang sihir/ahli nujum” atau dukun namun sering mengaku-ngaku kiai seperti yang sering kita saksikan di TV. Saya yakin angkanya bisa mencapai diatas 10.000.

Nah, mereka yang disebut-sebut tukang santet tersebut mungkin akan lebih terberdaya dengan positif bila pemerintah mempergunakan mereka untuk mempertahankan keutuhan negara ini. Yah, terlepas dari peranan jin yang memang mereka gunakan untuk menjalankan aksinya. Kan tujuan utamanya kemenangan.
nb: Penulis bukanlah seseorang yang mau mempergunakan cara-cara kotor/licik untuk mendapatkan sesuatu keinginan/kemenangan.

Mungkin mereka bisa lebih diformalkan bentuknya atau mungkin bisa menjadi pasukan elit. Yah, pasukan elit karena tugasnya adalah untuk mempertahankan negara dengan cara-cara yang tidak biasa. Dengan begini saya yakin Indonesia tidak perlu membeli pesawat/tank/senjata canggih lainnya untuk menghadapi musuh. Tinggal menggunakan mereka saja untuk mempengaruhi/merasuki pasukan/senjata negara yang menyerang. Bukankah cara ini lebih praktis dan ekonomis?

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s