Ingin Berkaraoke: Petualangan Tiga Mahasiswa Pemuda Asal Medan


Pagi ini sebenarnya agenda saya hanyalah mengumpulkan tugas kuliah pascasarjana yang benar-benar menunggu deadline. Namun, seorang temen nun jauh di daerah cisitu menelpon dan mengajak melampiaskan kepenatan yang ada dengan berkaraokean ria.

Dengan cepat, saya langsung mengiyakan. Sebagai pemuda yang memang sangat menggemari karaoke, tanpa dikomando sayapun langsung menyusun daftar lagu yang akan dinyanyikan. Muncullah lagu wajib saya di daftar pertama. For ur information, lagu wajib saya berjudul ‘Cintaku Padamu’. Lagu ini miliknya Almarhumah Nike Ardilla, diva tercantik yang pernah dimiliki Indonesia tanpa operasi plastik.

Awalnya karaokean dijadwalkan akan dilangsungkan pukul 2 siang. Namun akibat ‘dijebak’ oleh Daud Bonatua (teman saya sejak SMP, SMA dan S1). Sehingga terpaksa ikutan menjaga anak-anak 2009 mengerjakan UAS Medan Elektromagnetik (Kuliah teraneh dan tersukar yang saya alami di tingkat 2 dahulu kala). Beragam ekspresi aneh dan lucu yang saya lihat dari anak-anak 2009, membuat saya teringat kembali akan kisah-kisah beberapa tahun lalu dengan hal yang sama, mengerjakan UAS Medan. Karena menjaga ujian ini, scheduled karaokean terpaksa didelay sampai pukul 4 sore.

Saat jam sudah menunjukkan pukul 3.05 sore hari, semua peserta ujian mengumpulkan lembar jawabannya. Dan kami mulai meneliti apakah jumlah kertas yang dikumpulkan sesuai dengan jumlah peserta ujian tersebut. Setelah usai, barulah saya dan daud berangkat ke NAV Ciwalk. Alih-alih mendapatkan ruang karaokean dengan cepat, sampai nanti malampun ternyata NAV Ciwalk sudah full.

Wuastaga.., kami tetap tak patah arang. NAV di Dago Plazapun segera kami hubungi, namun ternyata karena kelamaan berdiskusi akhirnya NAV Dago Plaza juga penuh. Sebenarnya sampai disini, semangat saya sudah agak memudar namun melihat binar optimisme yang Daud (EP 07) dan Fahmi (MS 07) yang masih membara, membuat semangat saya kembali bergairah. Karaokean di daerah Pasir Kaliki-pun saya sarankan untuk kami tapaki.

Sebenarnya saya sendiripun tidak tahu lokasi karaokean di daerah pasir kaliki ini, yang jelas saya pernah mendapatkan informasi dari seorang teman bahwa ada tempat karaokean di lokasi ini (Padahal Pasir Kaliki itu puanjang abiss). Hujan lebat tak ada obat, tak menjadi rintangan berarti kami. Sesampainya di Pasir Kaliki,(jalan becek banyak ojek untungnya gak ada perek) kami berhenti tanpa ada lokasi pasti. Yah, saya hanya menginstruksikan untuk ke Istana Plaza yang cukup jauh di lokasi awal kami. Setelah capek berjalan cukup panjang dan tiba di Istana Plaza, ternyata kami harus menelan ludah karena tidak ada satupun tempat karaokean di Istana Plaza bandung tersebut.

Petualangan kami lanjutkan ke Lembaga Pelatihan Aryanti (kayak judul lagu lawas :P). Disitu berdiri beberapa gadis yang saya yakin pasti mereka tahu tempat karaokean disekitar Pasir Kaliki tersebut. Benar saja, setelah ditanya mereka langsung memberitahu tempat yang bernama Tony’s Square yang berlokasi persis di depan Stasiun Bandung. Angkot kuning-pun kami naiki untuk segera menuju lokasi tersebut.

Sesampainya di Tony’s Square, ternyata nasib tak mujur harus kami alami. Karaokean tersebutpun sudah full sampai malam. Saat ingin beranjak keluar, ada seseorang gadis muda yang kelihatannya gembel (gembel karena menggunakan pakaian yang kekurangan bahan, padahal lagi musim dingin gini :P). Memberitahu lokasi karaokean lain yang ada di sekitaran Pasir Kaliki. Dengan sopan saya mengatakan terima kasih ke embak tersebut, tetapi si gadis tersebut memberitahu bahwa namanya Gea bukan ’embak’.

Seseorang security kekar keluar dari Tony’s Square dan memperjelas lokasi yang diberitahu si ’embak’ sebelumnya. Ketika ditanyakan karaoke apa saja yang ada di sekitar pasir kaliki tersebut, dengan santai si Security ngomong “Apa aja ada”. Nah lho, ini maksudnya apa coba!. Saya mencoba berfikir positif meskipun di belakang dua pemuda yang mengekori saya tersenyum aneh setelah mendengar informasi dari security tersebut.

Berjalanlah lagi kami menuju tempat yang diceritakan. Adalah tempat yang bernama Paskal Square. Di tempat ini ada 3 lokasi karaokean yang berbeda. Melihat dan meneliti namanya, kami langsung menuju Mikk&Nikk. Berdasarkan namanya Mikk&Nikk lebih normal dan tanpa macam2. Namun ada aura aneh juga ketika kami sampai disana. Bukan Aura kasih, cuma aura aneh saja. Dan hasilnya tempat karaoke ini juga sudah full. Tak putus asa, kami segera menuju ke tempat karaoke kelima yaitu Venetian. Selain tempat karaokean, tempat ini juga melayani SPA. Melihat pintu masuknya saja, kami sudah ketakutan. Simbol kemewahan sudah terlihat jelas dari pintu tempat karaokean tersebut. Alih-alih masuk, sebelum mencapai gagang pintu, seorang security memberitahu kami bahwa tempat tersebut sudah full juga dan menyarankan kami untuk mencoba tempat karaoke di seberangnya.

Kamipun bergegas menuju lokasi karaokean keenam dan terakhir kami. Namanya agak menyeramkan yaitu ‘Amnesia’. Berlokasi di lantai tiga dan kami harus menggunakan lift untuk mencapainya. Aura mistis sudah tercium jelas ketika pintu lift terbuka dan ketika sudah mencapai lantai tiga, TARAA.. seperti tak ada kehidupan di lantai ini. Cuma ruangan gelap yang kami hadapi. yah, lokasi keenam ini memupuskan harapan kami untuk berkaraokean di hari ini. Pulang adalah pilihan yang tepat dan saya menyarankan untuk menyusun kembali rencana karaokean di hari rabu besoknya.

Huaa..
3 pemuda yang tidak beruntung di hari ini.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ingin Berkaraoke: Petualangan Tiga Mahasiswa Pemuda Asal Medan

  1. briptu norman berkata:

    apa ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s