Barak AA : Salah Satu Barak untuk Karyawan Freeport


Dalam upaya mewujudkan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup karyawan, baru –baru ini PT Freeport Indonesia meresmikan barak baru bagi karyawan di Ridge Camp (5/16), yang di beri nama Barak AA.

Barak yang bertingkat lima ini merupakan barak tertinggi dan terbesar yang ada di Jobsite saat ini. Barak ini dilengkapi dengan Common Room atau ruang rekreasi disetiap lantai yang dilengkapi dengan sofa, TV, air panas dan juga tenis meja.Diharapkan karyawan dapat memafaatkan serta menikmati dan menjaga fasilitas yang tersedia.

Barak AA di Ridge Camp mengakomodasi 1500 orang

Pada acara pengucapan syukur penggunaan barak yang berisi 375 kamar ini, President Direktur dan CEO PTFI Armando Mahler dalam sambutannya mengatakan “kita patut berbangga juga karena walaupun dituntut untuk cepat selesai, berkat doa kita semua barak ini dapat selesai dengan cepat dan dengan aman” tuturnya. Beliau juga mengajak para penghuni barak AA untuk dapat bekerja sama menjaga fasilitas ini dan mengikuti peraturan barak yang telah di setujui bersama.

Management PTFI foto bersama seluruh pihak yang telah mendukung penyelesaian Barak AA

Dalam acara tersebut juga, Sr. Manager Contract & Municipal Administrations, Maxwell Kennedy, memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu dalam persiapan dan pembangunan barak ini, Municipal Construction & Leighton, CS Engineering, Safety, UG Batching Plant, Material Management, KPI PSU dan pihak lainnya yang telah membantu dan bekerja sama.

Armando Mahler Saat Sambutan Acara Ucapan Syukur Barak AA

Hingga saat ini sekitar 750 karyawan PTFI Privatisasi & Kontraktor serta apprentice, sudah menempati barak AA ini dan menikmati fasilitas yang ada. “Saya sangat senang dan bangga karena sekarang saya sudah mempunyai kamar dan menikmati fasilitas yang ada” ujar Soritis Ayomi, salah satu siswa apprentice Central Service Construction saat mengambil kunci dan melihat kamar barunya.

Kamar barak AA

Sebelum mengakhiri acara hari itu, team Municipal Contrsuction sebagai kordinator proyek memandu Armando Mahler dan Management PTFI untuk melihat fasilitas baru ini. (ly)

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik) dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Hukum di Universitas Jayabaya.
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s