Jadilah Filantrofi dari Sekarang


Sewaktu beberapa bulan lalu, ketika masih berada di bangku kuliah saya merenungkan kembali niat saya untuk menjadi seorang filantrofi. Filantrofi adalah orang yang menggunakan sebagian hartanya guna memperbaiki taraf hidup masyarakat kurang mampu. Renungan saya ini bermula dengan pertanyaan,

1. Butuh biaya berapa banyak untuk memulainya?

2. Butuh waktu berapa lama untuk mengumpulkan harta guna menjalankan tujuan ini?

Nah, metode yang saya gunakan untuk mewujudkan tujuan ini adalah dengan membuat perumahan bagi beberapa keluarga kurang mampu. Lalu para orangtua dari keluarga tersebut akan diwajibkan untuk mengerjakan sesuatu yang bernilai guna sesuai dengan keahlian yang mereka miliki dan anak-anaknya akan diberikan pendidikan gratis dengan catatan tidak diperbolehkan bekerja, hanya untuk sekolah.

Ternyata metode saya diatas perlu biaya besar, besar sangat malah. Kalau mengandalkan gaji dari pekerjaan yang pun akan saya dapatkan tahun depan (Insya Allah) tentulah perlu waktu lama. Lalu apakah tekad saya untuk menjadi seorang filantrofi harus berhenti sampai disini?.

Kemarin sore, ketika menunggu waktu berbuka tanpa disadari muncul selintas ide yang menumbuhkan kembali semangat saya untuk berfilantrofi. Nah, caranya adalah mulai dari hal yang kecil namun dampaknya sustainable dan radikal (btw, arti radikal apaan sih? :D). Metodenya adalah memberikan beasiswa kepada beberapa anak, mungkin 5 anak cerdas dari kalangan kurang mampu.

Nah, yang menariknya saya mewajibkan kelima anak ini (nantinya) untuk mengajar gratis bagi anak-anak lain di lingkungannya tersebut. Adapun untuk tempat mengajar ini, Insya Allah akan saya sediakan. Dengan begitu, selain mendukung pendidikan anak-anak kurang mampu, saya juga bisa membantu anak-anak lain (lewat anak-anak cerdas ini) untuk meningkatkan pendidikan mereka.

Ibarat padi yang akan dipanen, terdiri dari beberapa ranting dan ranting tersebut berisi banyak bulir.

 

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik) dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Hukum di Universitas Jayabaya.
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

4 Balasan ke Jadilah Filantrofi dari Sekarang

  1. lukita berkata:

    *know

    hahaha lupa “k” 😀

  2. lukita berkata:

    karakteristik anak yang cerdas menurut lo yang kaya gimana sih ndi ? dapet top 10 di kelas ? atau gmana ? just want to now your opinion 🙂

  3. Asop berkata:

    Semoga berhasil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s