Kebiasaan Goyang Kaki Saat Duduk: Baik atau Buruk?


mungkin kita sering mendengar celetukan seperti ini,

A: Eh, anu.. ayah kamu tukang jahit yah?
B: Lha, kok tau?
A: iya, anaknya juga berbakat goyang-goyang kaki..-_-‘

Di tempat saya sekarang, hampir semuanya suka menggoyangkan kaki. Tak apa bila hal itu dilakukan sewajarnya namun bila berlebihan dan dirasakan mengganggu, sepertinya harus diingatkan. 😀

Mungkin untuk beberapa orang ada yang tidak mempermasalahkan hal ini, namun hal ini tentulah tidak sopan dipandang bila Anda berada di pertemuan formal yang sangat mengutamakan etika dan profesionalitas. Bila Anda adalah salah satu diantaranya, maka nasib kita sama :D. Nah, sekarang kita perlu membahasnya.

Sedikitnya ada 6 faktor mengapa seseorang melakukan kebiasaan ini,
Faktor 1:
Gerakan kaki yang disebabkan karena adanya rasa nyaman saat kaki sedang bergerak dan bergoyang. Gerakan kaki jenis ini biasanya merupakan gerakan refleks yang terjadi secara spontan. Jadi meskipun seseorang itu disuruh berhenti agar tidak menggoyangkan kaki, namun tanpa disadari beberapa saat kemudian gerakan kaki yang bergoyang ini terjadi lagi. Gerakan kaki ini bisa terjadi kapan saja pada waktu duduk.

Faktor 2:
Gerakan kaki juga bisa disebabkan karena sifat seseorang yang tidak bisa diam saat duduk atau tidak betah berlama-lama duduk. Ya, karena memang ada beberapa orang yang merasa “tersiksa” saat disuruh diam dan duduk dalam waktu lama. Sehingga kadang tanpa disadari kaki-kaki mereka akan bergerak dan bergoyang mulai dari tahap pelan hingga semakin keras.

Faktor 3:
Saat dalam kondisi menunggu kadang kebosanan dan kejenuhan itu muncul. Misalnya pada saat kita duduk menunggu antrian panjang yang cukup lama, sering kita menggerakkan kaki untuk menjadi obat bosan dan membunuh rasa jenuh. Biasanya gerakan kaki ini bisa terjadi begitu keras, ketika sedang asyik bahkan kita tak menyadari kalau kaki kita sedang bergoyang… Hehe..

Faktor 4:
Kaki yang bergerak tanpa disadari ini bisa juga menjadi petunjuk bahwa seseorang itu dalam keadaan cemas, gugup, dan khawatir. Dalam kondisi seperti itu kaki yang bergerak menjadi pelarian terhadap rasa cemas, gugup dan khawatir. Stres dan pusing juga bisa menyebabkan kaki bergerak terus.

Faktor 5:
Saat mendengarkan musik seringkali kaki juga bergerak mengikuti tabuhan drum dan irama musik. Ketika kita hanyut dalam irama musik seringkali juga secara tidak sadar kaki akan bergoyang mengikuti irama lagu yang kita dengarkan.

Faktor 6:
Gerakan kaki akibat kedinginan. Ya, untuk membuat peredaran darah di sekitar kaki tetap lancar mengalir dan merasa hangat, maka otak mengirimkan perintah agar (otot) kaki senantiasa bergerak
(6 faktor bersumber dari http://www.nusantaraku.org)

Nah, karena sudah menjadi kebiasaan maka untuk mengubahnya (setidaknya agar tidak melakukannya di tempat-tempat formal) diperlukan suatu latihan yang ekstra. Mungkin Anda bisa mencobanya :
1. Hentakan kaki Anda setiap kali Anda tidak sengaja menggoyangkan kaki Anda.
2. Minta tolong ke teman Anda untuk mengingatkan bila menemukan Anda menggoyang kaki dan dirasakan cukup menganggu orang lain.
3. Melatih diri untuk tidak menggoyang kaki artinya melatih diri untuk bersabar. Begitu juga sebaliknya, maka latihlah diri Anda untuk tetap bersabar dan konsisten.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik) dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Hukum di Universitas Jayabaya.
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

14 Balasan ke Kebiasaan Goyang Kaki Saat Duduk: Baik atau Buruk?

  1. Musannatun nawar berkata:

    Gua ga bisa, gua selalu gerakin kaki gua, dan saat gua nyadar gua diem, stelah itu gua goyangkan kaki gua tanpa sadar

  2. Musannatun nawar berkata:

    Gua ga bisa, gua selalu gerakin kaki gua, dan saat gua nyadar gua diem, stelah itu gua goyangkan kaki gua tanpa sadar

  3. Anonim berkata:

    Mungkin tidak jadi soal cuma sebetul nya klw di lihat seperti nya sangat tidak sopan dan seperti meremeh kan orang yang di depan atau disekitar nya

  4. Yolan berkata:

    Aku juga kalo lagi bosan atau nunggu seseorang n klo pas lagi cemas jg suka goyangin kaki , tp kata ibuq klo goyangin kaki tu doain ibunya meninggal , amit” lah ,

  5. Anonim berkata:

    Kebiasaan bisa disembuhkan dalam hitungan menit CP: Amrull 081914434672

  6. Anonim berkata:

    Kebiasaan menggoyangkan kaki yang sudah ber tahun2 dapat disembuhkan dalam hitungan menit dengan Hypnotherapy. silahkan ke Klinik PHC Purbalingga Hypnotherapy Center Jl.S.Parman No 98 Purbalingga. CP: 0819 1443 4672

  7. sukmachang berkata:

    Reblogged this on Be a Multitalented Person and commented:
    izin re-blog 🙂

  8. lailahh basyah berkata:

    ngapusiiiiiiiiiiiiiiii!!!!!!!!???!!

  9. Anonim berkata:

    ADA yg bilang klau kaki suka goyang2,menandakan seseorang itu pengila sex.bnr ngak ch,,,soalnya kaki ku pun jga suka gyang2.

  10. Jue berkata:

    ada yang mengatakan menggoyangkan kaki adalah pembawa malang dan rezeki mudah lari..itu hanya la kepercayaan sebilangan org..bagaimana mahu mengatasi masalah ini selain daripada apa yg d berikan d atas…sbb ini sdh jadi kebiasaan saya mengoyang kan kaki xkira d mna juga..

  11. hahah aku banget tuh, stiap tnpa q sadari kaki q goyang2 sndr eh tmn2 q pd cekikikn , knp yaa
    eh tw2 lg pd merhatiin q

  12. nurul berkata:

    haduh, sama banget nih.. kalo saya faktor pertama.. berawal krn dari kecil mengida flu tulang, sya suka menggoyangkan kaki untuk mengalihkan rsa sakit. tp itu jadi kebiasaan buruk. bru saja kmarin sya dimarahi ibu2 di bus karena hal itu. yang terngiang adalah “suka goyangin kaki y? G INTELEK” 😦
    semoga kita bisa menghilangkannya..

    • Anonim berkata:

      ia saya kalo lag kesal
      kaki na goyang sndir
      kadang sangking kuat ny saya gayangi

      malah kna muka orang2 yng buat saya kesal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s