FoodCourt Jajanan Rakyat


Sepulang kerja, pandangan saya dipenuhi dengan jejeran penjual makanan yang mendagangkan makanannya di sisi jalan dan di sepanjang jembatan penyeberangan HI. Awalnya sempat tergiur, namun apa daya perasaan khawatir akan ke-higienis-annya [ini akibat nonton Reportase Tra**** nih :D] membuat saya mengurungkan niat untuk membelinya.

Tapi sampai kapan saya dan orang-orang lain harus menahan diri untuk tidak menikmati jajanan-jajanan pinggiran seperti itu?. Apakah si penjual harus membuat warung modern sendiri sekaliber fastfood ternama seperti KFC, McD dll? Apakah para pedagang harus membawa spanduk besar bertuliskan ‘Dagangan kami HIGIENIS LHO…..’

Nah, saya punya mimpi ini. Beberapa tahun lagi, saya ingin mendirikan foodcourt jajanan rakyat. Foodcourt ini berisi pedagang-pedagang yang syaratnya harus sangat menjaga sanitasi dan kehigienisan barang dagangannya. Saya hanya akan  mengambil margin ‘selayaknya’ dari jajanan yang terjual.

Jadi sistem begini tidak akan menzhalimi pedagang kecil. Mereka akan membayar ketika telah ada penjualan dan besar ‘sewa tempat’nya itu bergantung dari sedikit banyaknya barang dagangan mereka yang terjualkan. Saya yakin banyak orang Indonesia yang sangat mementingkan kehigienisan produk dan rela membayar lebih ‘sedikit’ untuk sebuah kesehatan yang akan sangat mahal nantinya bila kesehatan itu hilang.

Buat yang lain, mangga kalau mau membuat foodcourt jajanan rakyat. Silahkan, karena ide ini bertujuan untuk sikap hidup filantrophy. Not only common filantrophy but also sustainable filantrophy. 😀

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s