Mencari Pohon


Suatu ketika penduduk desa padi mengadakan acara besar di alun-alun desa. Tak disangka hujan deraspun tiba disertai angin kencang dan merekapun bergegas mencari pohon. Kala itu penduduk tersebut masih nomaden (berpindah-pindah tempat tinggal) namun secara umum tinggal dibawah pohon.

Ada pohon A dan pohon B. Pohon A sangat  besar dan mampu menampung banyak orang. Tapi ternyata banyak ulat bulu dan orang-orang disana sudah tahu kalau akarnya rapuh dan sebentar lagi akan tumbang. Tapi entah mengapa orang-orang disana tidak mampu pindah ke pohon B yang sudah dijamin kekuatan dan ketahanannya. Bahkan supply buah selalu ada tiap hari di pohon B.

Berbagai cara sudah dilakukan orang-orang di pohon A, mengurangi ulat bulu yang ternyata laju pengurangannya lebih rendah dari laju penambahan ulat baru tersebut. Buah-buahnya pun sudah busuk. Akarnya yang mau jatuh ditambal malah akan membuat mereka menyesal karena tidak tahu apa yang akan segera terjadi.

Orang-orang di pohon B terus memanggil dan mengajak untuk segera berteduh di pohon B karena letaknya lebih tinggi dengan segala kesempurnaannya. Tapi mereka yang di pohon A hanya berdiam diri. Mungkin berharap hujan yang tak kunjung reda membuat mereka mati kebasahan atau terseret banjir.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s