Strategi Pengembangan Energi Nuklir


Pengembangan energi nuklir di Indonesia mandek selama lebih dari 40 tahun. Hal ini diakibatkan karena masih adanya ketakutan dan kepercayaan dari masyarakat terkait Isu-isu akan aplikasi teknologi nuklir ini. Hal ini diperparah dengan berita rusaknya fasilitas nuklir Fukusima Maret 2011 lalu akibat bencana tsunami di Jepang. Fasilitas nuklir Fukusima adalah fasilitas nuklir yang menggunakan teknologi generasi kedua yang lebih tinggi daripada fasilitas nuklir Chernobyl di Rusia (generasi pertama) yang meledak beberapa dekade lalu. Saat ini, pada umumnya teknologi nuklir yang digunakan di dunia adalah teknologi nuklir generasi ketiga.

Urgensi pemanfaatan nuklir di untuk negara-negara di dunia sangatlah besar. Selain kapasitas yang besar, energi jenis ini tergolong murah dan kehandalannya tinggi. Saat ini, satu-satunya negara di dunia dengan jumlah penduduk diatas 150,000,000 yang tidak menggunakan fasilitas Nuklir hanya Indonesia. Bahkan Vietnam saja yang kondisinya lebih parah dari Indonesia, berani untuk mencoba. Bila penolakan buta ini tetap berlangsung di Indonesia, BATAN hanya akan menjadi laboratorium tidur di Indonesia.

Mungkin kita sering mendengar sebuah ungkapan sindiran terkait pengembangan energi nuklir seperti ini “Bila ingin mendirikan fasilitas nuklir, berkaca pada kondisi toilet umum di Indonesia”. Menurut saya hal ini adalah sikap pesimistis dan ketakutan yang berlebihan. Kesiapan itu harus dimulai sejak dini dan 40 tahun lebih kemampuan meneliti nuklir merupakan sebuah kesiapan yang sudah cukup matang.
Ketakutan akan lokasi daerah pertemuan lempeng dapat diatasi dengan mengaplikasikannya di daerah yang jauh dari lempeng tersebut di Indonesia

Strategi yang saya tawarkan kali ini adalah strategi membuat rakyat cemburu. Yah benar, cemburu!. Perusahaan-perusahaan nasional yang bergerak di bidang energi bekerja sama dengan BATAN untuk membangun fasilitas nuklir di negara lain, lets say Timor Leste, Laos, Malaysia, Thailand dsb. Bayangkan bila bisnis ini berhasil dijalankan dan media menginformasikan kepada masyarakat, seluruh masyarakat akan berbondong-bondong mengemis pada perusahaan indonesia (PLN, dll) dan BATAN yang telah sukses mengembangkan energi nuklir tersebut untuk membangunnya di Indonesia.

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Strategi Pengembangan Energi Nuklir

  1. Jose berkata:

    Google Chrome 25.0.1364.152 Windows XPpermisi bos numpang orat-oret(ekor ml.mb.indeks.nt1)6811 = 106723770 = 015894256 = 6129573129 = 9346804691 = 106724515 = 502461380 = 015892398 = 830792406 = 6129576202 = 2567139671 = 106720656 = 612957 ?…..*kumat = —( 0348 )—( julamh result nt2.indeks )6811 = 7896523770 = 8907634256 = 8907633129 = 6785414691 = 2341074515 = 6785411380 = 3452182398 = 4563292406 = 3452186202 = 1230969671 = 5674300656 = 890763 ?…….*Kumat = —( 1245 )—# Ai : 6-7-96x, 7x, 9xx6, x7, x90ff 2d, (kep.indeks)9336 = 8 0ff okey makasih mas br0 .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s