Skema Kerja Sama Pembangkitan Listrik dengan PLN


1. Skema IPP (Independent Power Producer)

IPP (Independent Power Producer) adalah skema kerja sama dimana pihak swasta membangkitkan listrik di power plant yang dimilikinya untuk kemudian dijual ke PLN. Skema ini adalah skema yang paling sering dilakukan oleh pihak swasta di Indonesia dengan PLN. Contohnya saja yang cukup besar adalah Paiton di Jawa Timur. Alasan utama pemilihan skema ini karena harga yang diberikan oleh PLN cukup tinggi.

Namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pemilik ijin usaha penyediaan tenaga listrik swasta untuk membangun IPP. Syarat-syarat tersebut seperti mesin yang digunakan dalam pembangkitan adalah mesin baru dan harus independent dari beban lain selain beban untuk PLN dan auxiliary use di IPP tersebut.

2. Skema Excess Power

Beberapa perusahaan migas, pertanian dan perkebunan yang menggunakan bahan baku dari minyak/gas/biomassa biasanya sering membangkitkan listrik lebih besar daripada kebutuhan kilang/pabrik miliknya. Hal ini guna untuk menjaga agar realibility kilang/pabrik tetap tinggi. Nah, kelebihan energi listrik yang dibangkitkan tersebut memiliki potensi untuk dijual ke PLN daripada terbuang percuma. Dikarenakan yang dijual ke PLN adalah energi listrik sisa umumnya harga energi listrik dari skema ini sangat murah.

3. Skema Sewa

Beberapa investor juga sering menggunakan skema ini. Investasi berasal dari uang mereka namun untuk pengoperasian dilakukan oleh PT PLN. Beberapa perusahaan migas/pertanian/perkebunan yang memiliki power plant lama dan sudah tidak menggunakan power plant tersebut umumnya menggunakan skema ini karena mereka terkendala dengan syarat skema IPP yang mengharuskan menggunakan mesin baru meskipun sebenarnya power plant yang mereka miliki bersifat independent terhadap beban selain PLN.

Seperti ini skema kerja sama pembangkitan dengan PLN yang saya tahu. Bila ada koreksi don’t hesitate to inform me yah…

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s