Feed-in-tariff Energi Matahari Akan Segera Diluncurkan


Seperti yang sudah saya jelaskan di artikel-artikel sebelumnya, Feed-in-tariff menjadi salah satu kunci penting perkembangan energi terbarukan di Indonesia. Dimulai dari terbitnya Feed-in-tariff untuk Biomassa, biogas dan sampah kota Januari tahun ini , lalu disusul dengan Feed-in-tariff untuk geothermal pada Juli 2012.

Nah, ternyata pemerintah sudah berencana untuk meluncurkan Feed-in-tariff untuk harga listrik dari Matahari. Harganya cukup menggembirakan yaitu 0.24 USD/kWh. Meskipun para investor berharapnya harga berada di angka 0.30 USD/kWh, namun nilai 0.24 USD/kWh dapat dinilai sebagai langkah Pemerintah untuk mulai memberi angin segar bagi industri energi surya. Tinggal nantinya para investor harus pintar-pintar memilih jenis teknologi agar masuk secara keekonomian.

Angka ini sebenarnya masih akan didiskusikan dengan Kementrian Keuangan dan para pengusaha kembali. Tapi menurut saya, sudah deh, kementrian keuangan gak usah pelit-pelit. Setujui saja angka 0.24 USD/kWh ini. Bagi para pengusaha, sepertinya sudah banyak perusahaan-perusahaan manufaktur yang banting harga apalagi dengan krisis di Eropa.

Hayo listriki Indonesia dengan Matahari kita sendiri.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik) dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Hukum di Universitas Jayabaya.
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s