Memilih Illah


Kata dosen agamaku saat berkuliah di kampus Ganesha dulu, Illah itu adalah sesuatu Dzat dimana orang menggantungkan diri padaNya. Yah segala bentuk penggantungan apapun. Tapi aku masih belum mengerti dan berharap Tuhan akan menghidayahkan padaku makna Illah sebenarnya.

Waktupun berlalu, masa-masa paceklik pocket moneypun mulai datang. Beberapa cara yang tentu saja halal dilakukan untuk terlepas dari musim paceklik ini sampai menunda-nunda sholat. Nah, ternyata ini salah satu Illahku. Tidak, Illah materi hanya berlangsung sesaat dan ini bukan tempat yang layak untuk bergantung.

Musim paceklikpun berlalu, diganti dengan musim badai. Di musim ini, aku banyak merepotkan seseorang dan hanya mau merepotkannyan saja. Sampai akhirnya kemarahannya membuncah, hatinya beku! mati. Saat itu aku tersadar bahwa telah pindah ke Illah yang baru, Illah yang sering membuat hatiku sakit. Tidak, tidak…! Illah jenis ini tidak pantas juga tidak baik untuk didekati. Aku harus pergi jauh, mencari Illah yang baru.

Selang beberapa waktu kemudian, kutemukan berbagai jenis Illah. Illah mainan, illah jabatan, illah persahabatan dan illah-illah lainnya. Tapi tetap tidak tenang dan tidak kekal.

Ternyata aku harus berillah satu, that’s why syahadat Tauhid di agamaku ‘La Illaha Ilallahu’ bukan hanya ‘La Rabbi Ilallahu’ ataupun ‘La Malik Ilallahu’.Yah memang belum bisa lepas seutuhnya dari Illah-illah yang lain, tapi akhirnya sudah mengerti makna Illah yang sebenarnya.

Semoga berillah benar-benar kepada Allah.
Bagaimana caranya?
(to be continued)

 

 

 

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

3 Balasan ke Memilih Illah

  1. theloenkz berkata:

    okelah kalo gitu… semoga tempat kerja kita tidak menjadi Illah bagi kita….

  2. andihendra berkata:

    gak perlu resign dari Pertamina untuk mewujudkan impian lung

  3. theloenkz berkata:

    saya tunggu kamu resign dari pertamina dan mewujudkan impianmu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s