Kali ini benar-benar Putus Hubungan Dengan Nyamuk


Alkisah di kosan saya di daerah Kebon Kacang I, Kelurahan Tanah Abang dekat dengan Sarinah, lumayan diminati para nyamuk terutama saat musim penghujan. Awalnya sempat bertahan dengan anggapan bahwa nyamuk juga turut membantu manusia untuk mengeluarkan darah kotor di tubuhnya. Tapi, pria mana yang tak sakit hatinya bila terus digigitin seperti itu [part of Poppy Mercury Song].

Sudahlah, saking tak tahannya saya mulai mencari cara agar nyamuk-nyamuk nakal tidak mengganggu saya. Muncullah ide untuk menggunakan lotion anti nyamuk. Memang ngaruh, tapi tetep aja yang nekat. Apalagi suaranya yang meraung-raung dan terdengar berisik di telinga. Ih, nyamuk….

Keesokannya, saya menggunakan cara lain yaitu memasang tirai di depan pintu. Berharap nyamuk akan tercegat untuk memasuki daerah kekuasaan saya. Namun tirai hijau yang kurang panjang tersebut ternyata kurang efektif untuk menghadang nyamuk. Buktinya para tentara nyamuk bisa memasuki ‘istana’ saya melewati celah-celah di pinggir tirai. Apa mungkin ukuran otak nyamuk sekarang sudah bertambah besar sehingga bisa mencari celah apapun untuk bisa masuk ke ‘istana’ saya?.

Saking desperated banget dengan kondisi seperti ini, saya meredakan emosi dengan bertamasya ke Monas tadi malam. Disaat para muda-mudi sedang jatuh dan terbuai dalam pertunjukan ondel-ondel, saya mencari cara untuk membuat nyamuk di kosan saya menyerah.

Saat berjalan-jalan di area jejeran kaki lima di Monas, terlihatlah ‘Mosquito Beater’ kalau nama kampungnya raket nyamuk. Tawar menawarpun terjadi sampai di harga 25.000 rupiah untuk sebuah raket nyamuk yang rechargeable. Tak sanggup menahan hasrat untuk mencoba, segera saya menyudahi tamasya tersebut untuk kembali pulang ke kosan. Hasilnya, Zrttttt Zrtttt Zrttttt, nyamuk-nya berjatuhan.

Hikmahnya adalah, ketika sesuatu yang dijalani dalam kehidupan dengan cara yang lunak sulit untuk diatasi, maka cara yang agak sedikit kasar atau kasar sekalipun mungkin terkadang harus dicoba.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kali ini benar-benar Putus Hubungan Dengan Nyamuk

  1. tries ningrum berkata:

    bang, kLo anda ingin terbebas dr gigitan nyamuk ktika tidur, saran saya pkai aja kelambu. Saat ini ada yg praktis pemakaiannya, tinggal pasang/buka langsung bisa dipakai krn sdh ada tiang penyangganya pd 4 sudutnya, hanya saja harganya sdikit mahaL skitar 300 rb. Bisa dicoba ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s