Ulasan Menarik Tentang NusantaraKuno -1


Novel ‘Sukuh’ Karya Rizki Ridyasmara memberikan tambahan wawasan kepada saya terkait gambaran tentang NusantaraKuno. Meskipun terkesan fiksi/tidak ilmiah, namun beberapa fakta yang ada membuat konsep yang dia paparkan dapat dipertimbangkan sebagai sesuatu yang pernah terjadi.

Dimulai dari artefak kuno ataupun candi-candi yang ada di Indonesia. Mungkin semua sudah tahu kalau secara geometris dan perhitungan matematis, candi-candi di Indonesia begitu presisi. Rasa-rasanya sulit untuk dibangun dizaman ini. Meskipun mitos bahwa bangunan-bangunan seperti itu pada masa lalu menggunakan bantuan jin dalam pengerjaannya.

 Kedua, terkait penamaan Nusantara oleh pihak kolonial. Secara istilah, Nusantara berasal dari kata ‘Nuswa’ dan ‘Antara’. Meskipun dapat diartikan sebagai “Untaian pulau atau kepulauan” namun lebih tepat bila diartikan sebagai “Sebuah kesatuan wilayah yang ada dibawah satu kepemimpinan yang mutlak” sebab istilah Nuswa sendiri artinya adalah sebuah wilayah yang dapat dihuni tanpa harus berbentuk pulau.

Dalam perjalanan NusantaraKuno tersebut, terdapat satu kerajaan induk dan banyak kerajaan-kerajaan kecil lainnya. Persis seperti ada sebuah negara yang memiliki banyak provinsi seperti saat ini. Istilah Jawa Kuno sendiri melukiskannnya sebagai “Negara Kang Panjang Punjung Pasir Wukir, Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Tentrem Kerto Raharja” yang artinya negara luas berwibawa terdiri dari daratan dan pegunungan, subur makmur rapi tentram damai sejahtera.

Selanjutnya, saya akan membuka kembali dugaan keberadaan piramida kuno yang diperkirakan ada di Gunung Padang dan Gunung Lalakon. Pada 1995, NASA menemukan titik mistis yang pernah tertangkap kamera memancarkan sinar putih ke luar angkasa. Namun karena gagal mengidentifikasi sinar tersebut, mereka lalu membuat sebuah tim dengan sandi Light of Java karena diduga kuat lokasinya berada di pulau Jawa.

Tim tersebut terdiri dari 66 ahli supranatural yang menyelidiki tempat-tempat seperti Merapi, Dieng, Yogya, Solo, Ambarawa, dll dengan menyamar sebagai turis. Konon katanya lokasi yang diduga portal kuno tersebut berada di sekitar candi-candi di areal kaki gunung Lawu. Ada dugaan bahwa sebenarnya Belanda juga telah mengangkut artefak-artefak dari tempat tersebut seberat 2 ton. Untuk apa? Belum ada yang menemukan jawabannya.

Selain itu, ulasan lebih menarik lagi ketika seorang Professor dari Brazil (Prof.Santos) mengabarkan pada dunia bahwa Atlantis adalah NusantaraKuno.  (Selanjutnya di Ulasan Menarik Tentang NusantaraKuno-2)

 

 

 

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ulasan Menarik Tentang NusantaraKuno -1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s