Lagi Lagi Kopaja 19..


Pagi tadi ada temen kantor yang baru saja tiba dengan wajah yang gusar. Sambil meletakkan tasnya di kursi, dia menceritakan peristiwa yang baru saja dialaminya. ‘KECOPETAN di Kopaja 19 dan Laptopnya hilang’…

Untungnya teman tersebut sudah memback-up sebagian data yang ada di laptop itu sehingga data yang hilang tidak terlalu banyak namun tetap saja kerepotan karena data-data terakhirnya belum diback-up.

Sebenarnya memang bukan Kopaja 19 saja yang rawan dengan pencopet, Kopaja kopaja yang lain juga. Namun yang mengagetkan peristiwa ini terjadi di pagi hari, super super pagi ( pencopet tersebut gak istirahat kali yah?).

Biasanya kalau ada komplotan pencopet, Supir dan kenek Kopaja tersebut akan memberikan kode ke penumpang tujuannya agar tidak mendekati komplotan tersebut misalnya dengan menyuruh duduk di dekat supir dll.

Oiya sebagai informasi, biasanya pencopet yang ada di kopaja itu bergerombol jadi modusnya untuk mencuri umumnya akan memepet (bahasa lainnya mengapit) si korban. Nah saat di apit itulah salah satu pencopet akan mencoba mengalihkan perhatian dan temannya akan mulai beraksi. Mereka tidak akan putus asa untuk mencopet even sampe korbannya mau turunpun.

Hal tersebut pernah hampir terjadi pada saya. Tanggal 13 Juli 2012 saat akan pengangkatan sebagai pegawai tetap di salah satu BUMN saya menggunakan jasa Kopaja 19 ini. Saat masuk, langsung ada yang mempersilahkan duduk di sebelahnya namun saya memilih kursi bagian belakang. Nah saya sudah mulai curiga melihat tampang-tampang di sekeliling saya. Once saya mau turun, orang yang ada di depan pintu belakang bergerak maju lalu menyentuh celana saya dengan halus seakan-akan meraba paha atas saya. Ketika HP saya sudah mau keluar, saya sadar dan dia menghentikan aksinya.

Namun karena saya sudah berada diluar tidak bisa teriak untuk mengingatkan penumpang-penumpang yang ada di Kopaja tersebut untuk berhati-hati atas ulah pencopet yang suka bikin makan hati.

Nah untuk teman-teman semua, harus lebih waspada yah! Semua kemungkinan terburuk itu bisa aja terjadi termasuk pencopetan di kopaja. Saran saya kalau mau aman di Kopaja, selalu letakan tas di depan anda. HP dan dompet juga masukan di tas yang sudah anda letakan di bagian depan anda tersebut.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

2 Balasan ke Lagi Lagi Kopaja 19..

  1. Niam R Arifuddin berkata:

    awa pernah ditodong pengamen yang turun dari kopaja di depan halte bis gambir jam 5 pagi pas idul adha dua tahun lalu bang. gatau dech, itu udah jamannya kopaja 19 kriminal blm. dia bawa pisau buat nodongnya. emg kudu waspada nich.. :((

  2. nate berkata:

    wew.. tiap hari gw naik 19.. tp gak mau duduk di belakang.
    *minimalisir kemungkinan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s