Paksa Kerja : Solusi Alternatif Masalah Gepeng di Jakarta


Andi Hendra Paluseri
Alumni Teknik Elektro ITB

Gepeng alias Gelandangan dan Pengemis di Jakarta saat ini menjadi masalah yang cukup serius. Berbagai upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial-pun seolah tidak mengurangi motivasi mereka untuk kembali beroperasi di daerah Jakarta setelah dikeluarkan dari panti sosial untuk dibina sementara waktu.

Lihat saja jembatan penyeberangan yang ada di sepanjang jalan Thamrin-Soedirman, bisa dikatakan saat ini merekalah penghuni permanen di lokasi-lokasi tersebut. Seyogyanya jembatan-jembatan penyeberangan tersebut dapat disterilisasi dari para gepeng karena selain mengganggu keindahan, keberadaan mereka juga turut memperhambat aktivitas pengguna jembatan yang melewatinya.

Saya ambil contoh di jembatan penyeberangan Sarinah, ada beberapa pengemis disana dengan membawa serta anak-anaknya dan paling parah ada yang membawa bayinya yang masih merah. Para pengguna jembatan harus lebih hati-hati melewati tempat tersebut karena khawatir akan menginjak anak-anak yang tertidur dengan lelapnya di pinggiran jembatan.

Untuk mengatasinya, Dinas Sosial DKI mungkin bisa melakukan metode yang saya namakan ‘Paksa Kerja’.Pada dasarnya kebanyakan Gepeng mengemis karena tidak mendapatkan pekerjaan sehingga perlu diberikan pekerjaan meskipun secara paksa. Dengan metode ini, para gepeng yang ditangkap setelah dibina untuk sementara waktu selanjutnya akan diasingkan ke lokasi lain. Mungkin salah satu pulau dari Kepulauan Seribu dapat dipergunakan sebagai daerah pengasingannya seperti Pulau Kelor, Pulau Cipir maupun Pulau Onrust yang memang tidak berpenghuni.

Di daerah pengasingan tersebut, dibentuk pembagian kerja masing-masing orang sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang mereka miliki. Para Ibu misalkan diberi tugas untuk menyapu, memasak, berkebun sementara pria dewasa diwajibkan bertani, berternak, menjadi nelayan dan membangun kawasan resort di tempat mereka diasingkan. Adapun untuk anak-anak dibangun sekolah sebagai tempat mereka belajar. Akan sangat membanggakan bila anak-anak para Gepeng yang dididik di tempat ini dapat menjadi tokoh-tokoh yang mengharumkan nama bangsa kelak.

Tempat pengasingan ini juga dapat menjadi wahana pembelajaran bagi PNS yang masih muda-muda untuk tetap menjaga idealitasnya disamping agar tidak Magabut alias Makan Gaji Buta. Selain PNS, tempat ini juga bisa menjadi wahana Para mahasiswa untuk melakukan Kerja Karya Nyata (KKN). Harapannya sistem dapat dikembangkan seideal mungkin ditempat yang memang belum tercemari dengan pengaruh apapun.

Tujuan awal dari metode ‘Paksa Kerja’ ini adalah untuk menciptakan kampung mandiri baik mandiri dari segi pangan dan energi. Bila keduanya sudah dapat dicapai dan kerja sudah menjadi karakter utama masyarakat di lokasi pengasingan tersebut, barulah mereka dapat dilepaskan dari bimbingan dan Dinas Sosial dapat fokus untuk membangun lokasi pengasingan di tempat-tempat lain.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Paksa Kerja : Solusi Alternatif Masalah Gepeng di Jakarta

  1. Vino berkata:

    saya juga pernah berpikir hal yang sama. namun kebanyakan dari gepeng merasa pekerjaan mengemis adalah satu2nya kebisaan mereka dan mereka menolak untuk berkerja / belajar apapun. apakah sebaiknya disediakan petugas, semacam penjaga agar sistem dapat berjalan dg lancar?
    lalu tempat pembinaan tersebut apakah berbentuk semacam penjara atau hanya panti biasa? karena jika berbentuk panti, kebanyakan dari mereka saya prediksi akan kabur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s