Penghargaan Adipura untuk Keamanan


Andi Hendra Paluseri
Mahasiswa Magister Hukum
Universitas Jayabaya

Tadi siang saya baru saja menghadiri Seminar terkait Rancangan Undang Undang Keamanan Nasional yang menjadi seminar wajib untuk para mahasiswa magister UJ. Adapun pengisi dari seminar tersebut adalah Dr. Ir. Pos M.Hutabarat (Dirjen Potensi Pertahanan) dan Prof Bambang Widodo Umar. Adapun dalam pemaparan artikel kali ini lebih difokuskan pada ide yang muncul dari seminar tersebut. Idenya adalah penghargaan semacam Adipura untuk bidang Keamanan.

Selama dua tahun terakhir, Indonesia dikagetkan dengan menjamurnya tindakan kriminal yang dilakukan oleh sekelompok orang-orang yang mengejawantahkan dirinya sebagai “Geng Motor”. Isu ini dimulai dari Kota Kembang-Bandung yang akhirnya membuka tabir gunung es untuk Geng Motor-Geng Motor di kota lain.

Merebaknya tindakan-tindakan amoral tersebut di Indonesia mengindikasikan bahwa unsur Keamanan ternyata tidak menjadi prioritas di Indonesia. Keamanan yang sebenarnya merupakan kebutuhan dasar/ basic need (dalam Diagram Maslow), sangat diabaikan di Indonesia.

Beda halnya dengan unsur kebersihan, setiap tahunnya Pemerintah menganugerahkan penghargaan Adipura untuk Kota yang dinilai Excellent dalam menjaga dan membangun kebersihan kotanya. Dengan adanya penghargaan ini, tiap kota akan berlomba-lomba untuk terus meningkatkan taraf kebersihan kotanya.

Hal yang ironi bukan? dimana tiap kota berlomba-lomba dalam hal kebersihan sementara di sisi lain Basic Need yaitu keamanan tidak diperhatikan dengan baik.

Nah, untuk itu diusulkan kepada pemerintah untuk mendorong pemerintah daerah lebih serius dalam menjaga dan meningkatkan taraf keamanan daerahnya masing-masing dengan cara serupa yaitu Penghargaan Khusus untuk Daerah Teraman. Adapun daerah yang terkategori tidak aman dapat dikenakan punishment agar mereka lebih serius untuk mengatasi isu tersebut di daerahnya.

Harapannya, setiap pemerintah daerah tidak hanya fokus untuk meningkatkan Outside Spirit (Kebersihan) kotanya namun yang paling penting dan fundamental adalah peningkatan Inside Spirit-nya (Keamanan).

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik) dan saat ini sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Hukum di Universitas Jayabaya.
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s