Beralih ke Bahan Bakar Gas part#1


Andi Hendra Paluseri
Alumni Teknik Tenaga Listrik
Institut Teknologi Bandung

Cadangan minyak Indonesia yang akan habis beberapa puluh tahun lagi memang bukanlah isapan jempol belaka. Hal ini dibuktikan dengan semakin tingginya harga  dan menurunnya produksi minyak di Indonesia.

Agar tidak memberatkan ekonomi masyarakat terutama kelas bawah, ada beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu penghematan energi dan/atau konversi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Seperti yang diketahui bersama bahwa cadangan gas di Indonesia masih banyak dan bertahan lebih lama daripada minyak. Harganyapun relatif lebih murah dan yang paling utama adalah ramah lingkungan. Sehingga tak salah bila dikatakan saat ini adalah zaman Gas.

Harga Bahan Bakar Gas (BBG) untuk transportasi saat ini di Indonesia dibanderol dengan harga Rp3.100/lsp (liter setara premium). Jadi bayangkan bila Anda adalah pengguna kendaraan yang perharinya menghabiskan bensin 10 liter maka dalam setahun Anda sudah melakukan penghematan sebesar (10.000-3.100) x 10 x 365 atau sekitar 25 juta.

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi Anda, penggunaan BBG ini juga memberikan manfaat ke lingkungan karena emisi yang dikeluarkan tidak begitu besar dibandingkan dengan menggunakan BBM.

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di pengalaman di ITB. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s