Puisi “Hidup Enak”


Berikut adalah salah satu puisi yang insya Allah akan secara konsisten akan bagikan tiap pekan.

HIDUP ENAK

Pergi pagi, pulang malam 5 hari seminggu
Kapan hidup enaknya?

Cicilan banyak, tabungan terbatas
Kapan hidup enaknya?

Berdiri hampir sejam di komuter line tiap pagi dan petang
Kapan hidup enaknya?

Tiba-tiba muncul pertanyaan..
Apakah kita diciptakan hanya untuk mencari “HIDUP ENAK”?
Apakah yang kita jalankan memang TIDAK ENAK?

Ternyata diluar sana masih banyak yang pontang-panting mencari sesuap nasi
Ternyata diluar sana orang-orang kurang beruntung jauh lebih menghargai pekerjaan kasarnya

Quran-pun menyindir.. “Fabiayyi alla irabbikuma Tukadzdziban”
Maka nikmat Tuhan mana lagi yang akan kamu dustakan..
Ternyata memang tujuan kita bukan untuk hidup enak, namun untuk mensyukuri setiap apa yang diberikan Tuhan kepada kita
Bila baik itu anugerah
Bila buruk, itu adalah pesan yang harus menjadi hikmah

[Percetakan Negara, Sabtu 30-08-2014 22.11]

Iklan

Tentang andihendra

andi hendra paluseri adalahperantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s