Penghasilan Tambahan dari Iklan di Mobil


Pernahkah teman-teman memperhatikan di jalan raya mobil-mobil yang dipasangin sticker iklan? Nah, di era jaman now ini, media iklan memang sangatlah beragam termasuk di mobil.

Pekan lalu, saya mencoba cari tahu tentang  bagaimana cara mendaftar sebagai penyedia iklan di mobil. Setelah browsing-browsing, ternyata providernya buanyak. Mulailah saya mendaftar di beberapa provider jasa periklanan mobil seperti Promogo, Sticar, Ubiklan, Stickearn, IklanOtto dan Karads.

Pendaftarannya mudah!, tinggal download aplikasinya di playstore lalu sign up. Pada umumnya, provider jasa periklanan tersebut memerlukan beberapa dokumen kita untuk difoto dan diupload ke dalam sistem mereka yaitu sebagai berikut:

  1. Foto KTP
  2. Foto SIM
  3. Foto STNK
  4. Foto Mobil bagian depan, belakang, tengah dan dalam mobil
  5. No rekening sebagai tempat untuk transfer biaya iklan

Dari pengalaman minggu lalu, yang langsung dapat memilih iklan adalah KarAds. namun setelah dipilih, provider-nya masih memerlukan waktu untuk mereview permohonan kita dan it takes time.

Oiya, penghasilan dari iklan di mobil ini lumayan lho buat membantu biaya bensin dan tol hehe.. kira-kira sebulan bisa mencapai 400.000-2.000.000 tergantung dari jenis, ukuran, model iklan yang akan dipasang di mobil kita dengan hanya memasang iklan tersebut di mobil kita (dan tentu saja ada jarak minimal yang harus kita tempuh!).

Dan taraaa… sore ini saya dihubungi oleh Ubiklan untuk pemasangan iklan garasi.id di kaca belakang mobil saya. Langsung deh bergegas ke daerah di Jakarta Barat untuk pemasangannya dan hasilnya sebagai berikut:

20180313_214309.jpg

Pasang iklan-pun akhirnya selesai dilakukan. Kemudian saya harus check-in di aplikasi ubiklan. Oiya, untuk check-in setiap provider mempunyai peraturan yang berbeda-beda. Di Ubiklan ini, kita dipersyaratkan untuk check-in setiap 6 hari sekali dengan memfoto bagian yang telah dipasang sticker iklan serta memfoto odometer mobil.

Nah, untuk perhitungan jarak secara online, pengendara diminta untuk mengaktifkan fitur GPS di HPnya namun untuk pembayaran tetap mempergunakan penambahan angka kilometer di odometer mobil pengendara.

Akhir kata, tetap semangat bagi yang berencana mendapatkan tambahan penghasilan dari iklan di mobilnya.

 

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Budaya Bangsa, Hukum Bisnis, Ide. Tandai permalink.

2 Balasan ke Penghasilan Tambahan dari Iklan di Mobil

  1. otidh berkata:

    Perhitungannya dari odometer yang kita tunjukkan itu aja ya? Ada pertimbangan juga nggak sih daerah yang dilalui?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s