Solusi Railink di Timur Jakarta


oleh Andi Hendra Paluseri

Akhir-akhir ini, para pejuang KRL dikejutkan dengan rencana PT Railink yang ingin memperluas cakupan wilayah operasinya sampai ke Stasiun Bekasi. Hal ini tentu saja merisaukan para komuta mengingat dengan tidak adanya Railink saja, kondisi waiting time akibat KRL harus berbagi jalur dengan kereta jarak jauh sudah relatif lama, apalagi bila harus berbagi jalur dengan Railink.

railink

Saya pribadi setuju bila kemudahan menjangkau Bandara Soekarno Hatta juga harus didapatkan oleh warga lainnya termasuk warga bagian Timur Jakarta. Namun tidak untuk saat ini bila Railink memilih Bekasi, Mengapa? setidaknya ada 3 alasan mendasar:

  1. Pengunjung stasiun Bekasi yang sangat padat dibandingkan dengan pengunjung stasiun-stasiun timur Jakarta lainnya. Bila railink datang, tentu saja akan membuat stasiun ini lebih crowded.
  2. Jalur macet. Saya rasa tidak perlu dijelaskan lebih detail tentang kemacetan di sekitar stasiun Bekasi.
  3. Double track ke stasiun Bekasi juga belum jadi.

Lalu, apabila Railink tetap berniat memperluas jangkauannya. Instead of Stasiun Bekasi, saya menyarankan stasiun Buaran saja, khususnya lokasi Stasiun Buaran yang akan direlokasi ke tempat yang baru. Mengapa?

Stasiun Buaran

  1. Pengunjung stasiun Buaran relatif lebih sepi dibandingkan dengan pengunjung stasiun-stasiun timur Jakarta lainnya. Bila railink datang, tentu saja akan membuat utilisasi stasiun ini lebih meningkat. Pemerintah juga akan senang bila infrastruktur yang baru dibangun dimanfaatkan dengan sangat optimal.
  2. Banyak jalur alternatif. lokasi baru Stasiun Buaran sangat strategis karena diapit oleh 4 jalur Utama yaitu (KRT Radjiman-I Gusti Ngurah Rai-Raden Inten).
  3. Infrastruktur proyek Double track ke stasiun Buaran juga hampir jadi.

Pemilihan Stasiun Buaran (di lokasi yang baru) menjadi win-win solution bagi Railink dan para Komuta serta tentu saja bagi Pemerintah.

Kemajuan Infrastruktur Pemerintah adalah Kesuksesan Investasi Masyarakat Indonesia.

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Ide. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s