5 Lady Rocker asal Bandung – Poppy Mercury (1 of 5)


 

Screenshot_20180707-104957Sebagai orang yang pernah menimba ilmu di kota Bandung, saya belajar cukup banyak hal tentang kota ini. Salah satunya adalah tentang para lady rocker kenamaan yang berasal dari kota Bandung. Album lagu-lagu mereka saat ini sudah terdownload dengan baik di fitur “download youtube go” hp saya.

Oke, untuk hari ini saya akan mulai dengan membahas Poppy Mercury terlebih dahulu. Nama aslinya sendiri adalah Poppy Yusfidawaty yang kemudian dibekenkan dengan nama Poppy Mercury. Beliau dilahirkan di Bandung, 15 November 1972. Single pertama dikeluarkan saat Poppy masih berusia 18 tahun yaitu di tahun 1990 yang berjudul Terlalu Pagi yang kemudian dilanjutkan dengan album pertama pada tahun 1991 yang berjudul Antara Jakarta dan Penang. Dengan Album ini, nama Poppy sudah mulai terdongkrak naik.

Selanjutnya melejit naik lagi di album kedua yang berjudul Surat Undangan di tahun 1992. Wait a minute. Di tahun 1992, itu umur saya masih 3 tahun yah, tapi hapal euy lirik lagunya sampai sekarang wkwkw… Jadi di lagu ini, intinya adalah tentang seseorang yang mencintai namun ternyata yang dia dapatkan malah surat undangan pernikahan orang yang dicintainya/pacarnya.

Seni Lukis Indah - Poppy Mercury Water Color on PaperYang menarik adalah, Poppy Mercury membuat album lanjutan di tahun 1993 yaitu album Terlambat Sudah dan album Antara Kau Dia dan Aku. Ketiga album tersebut ceritanya berkelanjutan sehingga sering disebut sebagai Trilogi album. Di album Surat Undangan kan ceritanya dia mendapatkan surat undangan pernikahan dari orang yang dicintainya/pacarnya, Nah di album Terlambat Sudah ternyata pacarnya tersebut tidak jadi menikah karena dikhianati namun yah sesuai dengan judul albumnya “terlambat sudah”.

Kemudian di album ketiga ternyata dia menemukan kekasih baru yang tak lain adalah teman mantan pacarnya sehingga si penyanyi meminta agar mantan pacarnya merelakan dia untuk bahagia dengan teman karibnya. Gimana, berkelanjutan kan.

Selanjutnya sampai dengan tahun 1995, Poppy Mercury juga membuat 3 album baru yang berjudul Biarkan Ku Pergi (1994), Hati Siapa Tak Luka (1995) dan Tak Mungkin Dipisahkan (1995).

325027_280299271985370_100000158996666_1294096_2585087_o (1)Tahun 1995 bisa dibilang sebagai tahun duka cita bagi penyanyi Indonesia, setelah Nike Ardilla meninggal di Maret 1995 akibat kecelakaan di jalan Riau-Bandung, kemudian disusul oleh kematian Andy Liany juga karena kecelakaan, selanjutnya disusul lagi oleh kepergian Abiem Ngesti (penyanyi yang melejit dengan lagu “Pangeran Dangdut”) juga karena kecelakaan, Poppy Mercurypun menyusul di bulan Agustus 1995 tepatnya di RS Hasan Sadikin Bandung tapi bukan karena kecelakaan namun akibat komplikasi Maag, difteri serta rematik yang dideritanya.

Setelah kematian Nike Ardilla, sebenarnya Deddy Dores yang merupakan pencipta lagu hits di jaman itu berencana untuk menjadikan Poppy Mercury sebagai penggantinya. namun baru satu lagu yang dinyanyikan kondisi Poppy sudah sangat parah sehingga dokterpun menyarankan untuk berhenti sementara dari menyanyi. Oiya, lagu yang sempat dinyanyikan adalah lagu “Mama Aku Ingin Pulang“. Lagu ini juga yang merupakan lagu terakhir yang dinyanyikan oleh teh Nike Ardilla.

Nah yang jadi pertanyaan, mengapa dengan banyaknya album yang telah dibuat oleh Poppy Mercury, namun namanya saat ini kurang terdengar bila dibandingkan dengan rekan-rekan sejamannya? ini masih jadi pertanyaan penulis pribadi sih mengingat lagu-lagunya cukup terkenal juga.

Kalau teman-teman punya info, silahkan tulis di kolom komentar bawah yah..

trilogi Poppy Mercury

 

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Dangdutan Yok, Ide, kisah hidupku, Tembang Kenangan. Tandai permalink.

2 Balasan ke 5 Lady Rocker asal Bandung – Poppy Mercury (1 of 5)

  1. Kang Endin berkata:

    Kapan2 dibahas juha Laila Sari…beliau lady rocker juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s