Hobi lain Saat Ini – Investasi Kebun


Green pramukaSaya merupakan orang yang percaya dengan pepatah “Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”. Untuk itu, beberapa hari setelah diangkat menjadi karyawan tetap di sebuah BUMN, saya memutuskan untuk mulai investasi di properti. Properti pertama yang saya miliki adalah Apartemen Green Pramuka (kemudian dijual di tahun 2014).

Setelah itu, bertahun-tahun berikutnya dilanjutkan dengan investasi rumah kecil di daerah Bojonggede (berhasil), investasi di Royal Afatar Surabaya (gagal-ketipu 80 juta), investasi di grand Dago bandung (gagal-uang kembali), investasi rumah di Medan (berhasil), beberapa apartemen di Jakarta timur (berhasil).

Saking asyiknya investasi, saya lupa bahwa saya juga perlu rumah pribadi untuk ditinggali, akhirnya tahun ini mencoba untuk KPR syariah di Perumahan Permata Cimanggis Depok. Insya Allah september 2018 sudah bisa pindahan.

Melihat kondisi perkembangan properti khususnya Rumah dan Apartemen yang saat ini kurang baik dan menurut saya tergolong over supply, maka saya memutuskan untuk istirahat dalam menambah investasi dalam bentuk rumah dan apartemen.

Semenjak tahun lalu, saya mulai melirik hobi baru yaitu investasi kebun. Namun bukan seperti investasi kebun jaman now dimana para pelaku usaha menjual kavlingan-kavlingan kebun. Yang saya lakukan adalah membeli kebun dari pemilik. Kalau lagi bejo, cuan-nya lumayan. Para pemilik biasanya yang lagi membutuhkan uang untuk anak sekolah, berobat, dll.

Di akhir 2016 lalu, saat saya menjadi Juara 3 lomba Ide Gila di kantor, uang yang saya dapatkan langsung saya belikan kebun. Harganya permeter saat itu hanya 6.600 rupiah. Selang setahun berlalu, sudah ada yang berani menawar dengan harga Rp20.000/meter. Selidik punya selidik, ternyata kebun yang saya beli akan dilewati oleh akses jalan mobil yang sedang dibangun pemerintah daerah di sebuah kabupaten di Jawa Barat. Alhamdulillah…

petaiSelanjutnya saya kembali membeli kebun dengan harga belasan ribu permeternya dengan lokasi yang lebih strategis dan status SHM. Konon lokasi ini sudah diincar para pengembang perumahan juga.

Selanjutnya saya kembali membeli sebuah kebun petai, sawo, jengkol. Ini lebih enak lagi karena saya membeli kebun yang sudah jadi sehingga bisa dipastikan mendapatkan pasif income dari hasil kebun tersebut. Saat ini malah sudah ada yang menawar untuk melelang hasil kebun dari pohon petai saja.

Rencana selanjutnya, saya akan mengakuisisi sebuah kebun lagi yang lebih luas. Insya Allah  berhasil dan target Mister Kabayan untuk membentuk lini usaha Kabayan Farming segera terbentuk.

Tentang andihendra

Andi hendra paluseri adalah perantau asal medan yang menyelesaikan pendidikannya S1 di ITB jurusan teknik elektro (Tenaga Listrik).
Pos ini dipublikasikan di Hukum Bisnis, Ide, Investasi dan Bisnis, Teknologi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s