Rekomendasi KBL 2011

Senang, akhirnya saya bisa lepas dari tanggung jawab per-KBL-an setelah 3 tahun berada di dalamnya. Sebenarnya merancang kepengurusan adalah hak mutlak dari Kadiv 2011. Sehingga yang saya berikan disini adalah hanyalah rekomendasi kepengurusan mereka.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di kbl sekarang terdapat Calon Ketua Divisi, Mukhtarus Bahroinuddin [saya sangat menyarankan untuk divisi usaha, semua kadiv bergelar DIREKTUR], dan 8 orang yang saya rasa masih ingin untuk bertahan di KBL (saya sudah mendengar sendiri, Komitmen dari kedelapan orang tersebut). Dan disini, sesuai kesepakatan saya akan mencoba membuat pembagiannya,

1. Direktur (Mukhtar EP’08)

tugas :

– Bertanggung jawab terhadap keberlangsungan Kantin Barat Laut

– Fokus pada pengembangan KBL dengan melakukan inovasi-inovasi terbatas pada internal KBL saja

– Mengkomando 4 staf langsung dibawahnya yaitu, staf menu, AK, Personalia dan PPP (oiya, kelupaan pergudangan dimasukkin ke PPP yah)

– Menyelesaikan segala konflik yang terjadi

– membuat norma-norma berkegiatan di KBL agar semua dapat berjalan dengan lancar dan tidak melanggar norma-norma kehidupan

– Sebagai eksekutor karyawan yang bermasalah, bersama-sama dengan personalia

– Pengawas keberjalanan Proker yang telah direncanakan terutama yang internal

Notes : kumpul rutin se-KBL (internal dan eksternal, 2 kali seminggu minimal). kalau se-internal KBL (minimal 2 kali seminggu juga) -> Progress Report dan Action Plan

2. Wakil Direktur (Adi TK’09)

Tugas :

– Fokus pada pengembangan KBL dengan melakukan inovasi-inovasi eksternal KBL

– Mengkomando 3 staf langsung dibawahnya yaitu, staf pengembangan dan pelayanan, marketing dan penjualan dan event

– Mengatur dan mengawasi pembagian SHU KBL yang disetor ke pusat, 30% SHU tidak boleh dipakai untuk urusan non-KBL karena dimaksudkan untuk pengembangan KBL

– Pengawas keberjalanan Proker yang telah direncanakan oleh eksternal KBL

– Mengkoordinir staf Promosi dan Publikasi untuk Promosi dan Publikasi Eksternal KBL

– Yang aktif terhadap masalah kebijakan rektorat ataupun kebijakan eksternal lainnya

– Mencover tugas Direktur juga pada saat2 Kerja Praktek.

Notes : kumpul rutin se-eksternal KBL (minimal 2 kali seminggu juga) -> Progress Report dan Action Plan

[bidang Internal]

Adapun untuk manajer/staf yang membantu, deskripsinya sebagai berikut :

1. Manajer Menu, Gaby FI 09

Pertanyaan mendasar adalah kenapa menu dispesifikan?  jawabannya adalah karena selama ini kita kurang menyadari bahwa yang menjadi daya tarik sebagian orang untuk masih di koperasi terutama divisi KBL ialah untuk belajar tentang kuliner. But what happened in fact?  just a little knowledge of culiner is given. Dan ini terkadang membuat orang jenuh. Dan disisi lain, konsumenpun agak sedikit jenuh karena tidak ada inovasi yang signifikan di bidang menu. Oleh karena itu, untuk kepengurusan tahun 2011, saya sarankan untuk merealisasikannya. Adapun tugas-tugasnya sebagai berikut :

– Merancang menu-menu apa saja yang akan diperjualkan di KBL

– Mencari ide-ide inovasi menu makanan dan minuman minimal 6 kali dalam satu kepengurusan

– Melakukan survey harga kompetitor di dalam kampus [dana separuh menjadi tanggung jawab KOKESMA]

– Membuat materi kaderisasi terhadap maganger yang berhubungan dengan masak memasak

– Membuat materi Culinary Class [ini sangat diwajibkan, minimal 4x setahun] karena akan digunakan sebagai substitused biaya yang harus dibayarkan ke rektorat.

– PJ I love Monday bagian KBL

– Menu tester.. [ini mungkin akan membuat manajer yang lain iri haha..], yang namanya tester adalah cuma sedikit. Kalo banyak namanya minta makan :D . Ini berguna untuk mengawasi rasa KBL yang terkesan asin[jangan bilang karyawan kita kebelet kawin :D ] dan sebagainya

– PJ Charity Friday, entah siapapun yang mendapatkan program ini namun pencatatannya haruslah formal. Jangan sampai tidak karuan seperti kepengurusan kami.

2. manajer Administrasi dan Kaderisasi, Reni MA 09

Administrasi KBL agak kacau balau, karena pernah terjadi buku habis dan itu belum diganti. Belum lagi masalah administrasi yang lainnya. Disini akan diperjelas fungsi administrasi sedetail mungkin apalagi beasiswa makan sebagai substitusi TERBESAR KOKESMA ITB menjadi tanggung jawabnya. Sehingga harus diperhatikan dengan serius. Adapun tugasnya sebagai berikut :

– Mengkoordinir kumpul pengurus sesuai dengan yang dijadwalkan [kalo perlu, minta ke teh nani buat biaya pulsa… soalnya di kepengurusan saya, biaya pulsa agak bermasalah]

– Mengkoordinir kumpul pengurus dan maganger

– Membuat, menjaga dan mengganti buku penjualan yang dipakai di KBL. Biasanya agak bermasalah kalo ada pos2 baru ataupun menu2 baru namun tempat untuk menulisnya tidak ada. Ini harus diperhatikan dengan seksama

– membuat BENTUK PEMBERIAN BEASISWA MAKAN YANG EFEKTIF, setelah dibuat diawasi. Ini harus dibuat se-formal mungkin dan kalau bisa mereka yang menerima harus mendapatkan tugas2 tertentu sehingga agak terikat dengan KBL. Urusan berapa nominal dan jumlah orang dan hari, diskusiin dengan kepengurusan kalian.

– Membuat rancangan kaderisasi sepanjang tahun. Disini kalau mau gunakan punya saya tapi direvisi sesuai kebutuhan kalian. Pertimbangkan hari libur dan hari sibuk mereka. kamu juga mengawasi keberjalanannya, kalau ada yang tidak datang dihubungi dan dikonfirmasikan.

3. Manajer Personalia, Finka MA 09

Personalia sudah menjadi tugas yang wajib ada karena berhubungan dengan karyawan, tugasnya sebagai berikut :

– Penggajian, dengan menghitung jam kehadiran, personalia akan menentukan berapa gaji yang akan diterima karyawan

– Debt collector dan Loan Giving, disini personalialah yang akan menagih utang-utang karyawan di masa lalu sehingga tidak ada namanya pemutihan dan juga personalia (bersama kadiv) yang akan menentukan besar utang yang akan dipinjamkan ke karyawan yang meminta.

– Kumpul Karyawan dan Evaluator, disini personalia tiap bulan akan mengadakan kumpul karyawan(biasanya di hari jumat saja atau senin pagi) untuk evaluasi kerja selama sebulan sebelumnya. kalau bisa ini dihadiri seluruh pengurus. seperti biasa, progress report dan action plan

– Kotak Pengaduan Karyawan, tempat dimana karyawan mengadukan apa yang terjadi dengan KBL

– Event Bersama Karyawan, disini yang dimaksud event bersama adalah acara yang sifatnya kekeluargaan. Boleh makan bareng, foto bersama, masak bareng, olahraga rutin sebulan sekali atau jalan2 akhir tahun. Manajer yang bersangkutan dituntut untuk lebih empati terutama terhadap karyawan.

4. Manajer PPP (Promosi, Publikasi dan Pergudangan), Wahyu TL 08

Sebenarnya agak tidak nyambung bila Promosi dan Publikasi digabungkan dengan pergudangan, tapi yah sudahlah terpaksa digabungkan. Dikarenakan tidak ada yang begitu interest dengan bagian pergudangan (padahal 3 kadiv berturut-turut itu dari divisi pergudangan lho, saya,mas ndok dan mas fuad). Mengingat fungsi promosi dan publikasi KBL terseok-seok di kepengurusan 2010, maka diharapkan di kepengurusan ini sudah mengambil ancang-ancang besar dalam merencanakannya. Adapun tugasnya sebagai berikut :

– Melakukan survey pasar rutin 3 bulan sekali (4x setahun) dan pada saat2 kenaikan harga ex:libur sekolah, libur ramadhan . Sehingga minimal tugas ini dilakukan 6 kali dalam setahun. Agak repot sehingga harus bener2 fokus kesini. Data yang ada diserahkan ke Reni sebagai staf AK dan Fafa sebagai Staf Marketing dan Penjualan yang akan melakukan margin harga

– Invetaris Barang, disini tugasnya hanya mengawasi karena yang melakukan adalah karyawan dengan bayaran 10ribu per invetaris. Kemudian datanya disimpan. Dilakukan minimal 3 bulan sekali sehingga tiap tahun minimal 4x

– PJ Dapur, beda TOKEMA dan KBL adalah pengurus KBL tidak mempunyai kunci KBL dan ini ternyata sering jadi masalah. Oleh karena itu, manajer PPP sebagai PJ dapur yang memiliki kunci

– Promosi acara2/event2/promo2 KBL (khusus untuk tugas yang satu ini, diharapkan manajer PPP mampu berkoordinasi dengan pihak ekternal juga karena di pihak eksternal, fungsi promosi dan publikasi juga diperlukan untuk itu, wakil direktur juga akan membawahi[disini disebut mengkoordinir] manajer PPP. Adapun bentuk promosi dan publikasi dibagi menjadi dua bagian :1. Dalam Kampus [himpunan,unit, massa] 2.Luar Kampus[kalo tidak begitu diperlukan, tidak usah ke luar kampus]. Di KBL sendiri juga disediakan mading yang nantinya akan dibuat oleh staf pengembangan.

[bidang Eksternal]

Adapun untuk manajer/staf yang membantu, deskripsinya sebagai berikut :

1. Manajer Pengembangan dan Pelayanan (PP), Rama MA 09

Berawal dari keinginan KOKESMA, dalam hal ini KBL tentunya untuk berkembang, maka dibuatlah manajer pengembangan. Sebenarnya usaha kearah sini telah dilakukan sejak kepengurusan 2010 namun karena hanya menjadi tugas besar maganger sehingga pekerjaannya tidak begitu fokus dilakukan. Nah, untuk itulah KBL kedepannya diharapkan mampu melesat dan berkembang. Apalagi umurnya(Kantin Pusat&KBL-red.) yang sudah lebih dari 30 tahun seharusnya sudah mampu menjadi bisnis raksasa yang layak dibanggakan. Sekali lagi, disini tanpa menafikan adanya kelembagaan koperasi mahasiswa. Bukankah koperasi juga dibangun dengan semangat ingin maju?. Ok, kembali lagi ke tugas manajer pengembangan dan pelayanan. Adapun tugasnya kedepan adalah sebagai berikut :

– Pembuatan Mading/remake mading (masuk dalam pelayanan) yang akan digunakan untuk promosi dan publikasi di KBL

– Membuat Perpus KBL, isinya berupa buku2 masakan dan bisnis makanan yang nantinya akan digunakan oleh semua pengurus dan maganger untuk enhancing their knowlodge in culiner.

– Bersama-sama dengan personalia, mengatur proses pelayanan penjualan yang baik dimana dalam hal ini yang dilakukan adalah membagi tugas karyawan agar lebih efektif.

– Feedback Customer Service, Sebagai tempat pengumpul data pelayanan dari pihak konsumen bisa berupa sms, email, ataupun media lain yang nantinya akan dibuat balasan berupa mading atau apapun

– Membuat web Kantin Barat Laut dan Warung Koki Ganesha, disini yang dimasukkan bukan hanya jenis penjualan KBL namun juga hal-hal yang berupa pelayanan, info2 terkini dan sebagainya [untuk konten promosi, kerjasama dengan manajer PPP]

– WARUNG KOKI GANESHA, Membuat wahana penjualan KBL yang baru. Salah satu masalah adalah sumber dana sehingga tolong diingatkan kepada semuanya bahwa SHU KBL perbulan 30% difokuskan untuk pembuatan usaha baru ini.

– Buku Menu KBL, disini sudah dilakukan oleh salah satu maganger KOKESMA sehingga kedepannya tinggal merealisasikan. Bukunya berisi Menu,Harga dan Gambar beberapa menu andalan.

– Usaha Kuliner Luar yang Lain *

*kalau ada waktu.

2. Manajer Marketing dan Penjualan, Fafa TM09

Apa bedanya marketing dengan promosi dan publikasi? disini marketing sudah langsung berkomunikasi tatap muka dengan pihak konsumen. Dengan kata lain, marketinglah yang nantinya sebagai pihak yang berhubungan dengan relasi dan kolega2 lainnya. Adapun tugasnya sebagai berikut :

– Delivery Service, diharapkan kedepannya delivery service menjadi sarana marketing KBL yang mampu menyuplai keuntungan yang cukup besar. Dengan memperbaiki sistem DS, tentang bagaimana sistem penjualan efektif, menu yang layak di DS, saya yakin DS akan semakin maju. Saran saya, buat box DS dan kotak antarnya sekalian biar terkesan profesional.

– Jualan Malam KBL, disini yang akan dilakukan adalah mulai mem-profesional-kan jenis penjualan ini. Caranya adalah dengan mengevaluasi jenis makanan dan minuman yang dijual, pembagian tugas karyawan dan penghitungan gaji jualan karyawan

– Katering KBL, sebenarnya karyawan juga mempunyai tugas untuk melayani katering. Apabila jam kerja, mereka tidak dibayar namun bila tidak jam kerja maka pembagiannya 50%:3%:7%:40% (50% untuk karyawan yang bekerja,3% untuk pengurus yang mendapatkan/perantara orderan katering, 7% untuk simpanan pengurus KBL, 40% diserahkan ke pusat). Nilai ini tidak berlaku apabila yang melakukan orderan adalah pusat/acara2 KOKESMA.

– Margin Harga, ini adalah tugas yang sangat serius karena menentukan besar keuntungan yang akan didapat. Ilmu ini sebenarnya memang lebih subjektif namun dengan beberapa standard yang diberlakukan diharapkan prediksinya tidak begitu meleset. Yang namanya harga, jarang ada yang turun. Kalaupun bahan baku turun namun tidak begitu signifikan, harganya jangan dikurangi. Perlu diperhatikan, bila terjadi promo paketan, baik berupa paket harian ataupun paket bulanan, maka margin hargapun harus turut dilakukan.

– Paket Ramadhan KBL, ini yang sudah umum dilakukan. Datanya tinggal minta dengan pengurus sebelumnya. Kalau bisa lakukan improvisasi menu yah dek.

– Paket Sabtu KBL, hari sabtu sebenarnya cukup prospektif bila dilakukan. Namun, karena tidak ada karyawan yang mau mengadakannya, sebaiknya hal ini dijalankan oleh pengurus, lumayan, kalo tiap botolan saja, keuntungan yang diberikan 400 rupiah. Kalau kejual 500 botol, kalian sudah mendapatkan 200ribu. itu masih botolan, belum lagi menu makanan yang lain. Nah, disini yang bertanggung jawab adalah manajer Marketing dan Penjualan. Maksudnya bertanggung jawab dalam membagi tugas ke pengurus2 kantin.

3. Manajer Event, Mimi AR09

Kenapa event harus dibuat divisi sendiri? disini saya ingin menunjukkan bahwa KBL bukan bisnis konvensional yang bertahan dalam kondisi nyaman [meskipun sekarang tidak ada kondisi nyaman yang dirasakannya]. KBL harus mampu menunjukkan taringnya [eksistensi-red]. Adapun tugas2nya sebagai berikut:

– Culinary Class, Adapun materi menunya disusun oleh manajer menu, sehingga manajer eventlah yang bekerja untuk menjalankan tugas ini. Jangan lupa publikasi acara yang lebih baik yah [ini masuk ke manajer PPP]

– Stand2 Jualan Makanan, 2011 akan dilakukan festival makanan di ganyang dll. Kalau bisa dan memungkinkan sebaiknya stand KBL ada. Manajer ybs dapat belajar dari pengalaman kemarin di STAND PASAR SENI. Pembagian royalti ke karyawan harus jelas dan pencatat keuangan/pemegang uang kalau bisa jangan berganti. Jangan lupa dicatat jadwal2 event kuliner di sekitar Bandung. kalau bisa eksis di tiap kampus, kenapa enggak?

– Lomba Masak, saya agak desperate dengan rencana saya kemarin. Namun, ini tetap menjadi penyemangat buat kalian. Adapun kepengurusan 2011, katanya mendukung acara ini untuk dilakukan di 2011. Kamu sebagai PJ-nya.

– Seminar2 Makanan/bisnis makanan, ini digunakan untuk substitusi bayaran KBL ke rektorat. Seminarnya bisa berupa seminar makanan higienis, seminar bisnis kuliner dll. Sasarannya bisa berupa masyarakat kampus dan/atau luar kampus.

– Lomba Ide Masakan, jadi di KBL ada semacam media (bisa berupa web ataupun kotak pengumpulan) yang menjadi tempat masuknya Ide menu dari masing2 mahasiswa kampus, yang menunya visible untuk dijual di KBL mungkin dapat dicoba di Culinary Class. Bila visible dijual, maka pencetus ide yang dipilih setiap bulannya akan mendapatkan uang senilai 50rb rupiah. Setiap bulan 1 pencetus, sehingga dalam setahun mungkin ada 7 pencetus ide masakan/minuman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s