Biaya Travelling ke daerah Kansai Jepang


Beberapa teman menanyakan tentang biaya travelling yang saya keluarkan. Oke, kali ini saya mau sharing terkait biaya travelling 4 hari 4 malam ke daerah kansai (Osaka, Kyoto, Hyogo [Himeji, Kobe], Nara, Shiga, Wakayama [Yokasan])

1. Biaya Visa 1.130.000
Hal ini karena visa saya multiple (750.000) sementara visa istri saya single (380.000)

2. Biaya Pesawat 6.200.000
Saya ambil tiket promo airasia KL-osaka pp 3.800.000 untuk 2 orang dan untuk ke KLnya saya juga ambil dari airasia 2.400.000

3. Biaya hotel 1.500.000
Karena tiba di kansai airportnya malam, saya memutuskan malam tersebut untuk stay di airport saja. Jadi tinggal di hotel hanya 4 hari 3 malam. Hotel yang saya pilih adalah For Leaves Inn Uehonmachi. Kenapa? Lokasinya strategis, berada di dekat stasiun osaka-uehonmachi, harganya juga relatif murah hanya 500rb/malam untuk king bed.

Kekurangan For Leaves Inn Uehonmachi adalah hotel ini menggunakan AC jenis lama. Jadi saat dihidupkan akan muncul bunyi-bunyi yang dapat mengalahkan suara mendengkur penghuni.

4. Biaya Kansai Thru Pass 1.100.000
Jadi untuk jalan-jalan di seluruh daerah kansai, kita tidak perlu ribet membeli tiket pertujuan. Cukup beli kansai thru pass sebesar 10.400 yen, kami sudah bisa mengelilingi daerah kansai sepuasnya selama 3 hari. Tiketnya bisa dibeli di bandara kansai.

5. Biaya makan, jalan dll 3.300.000
Sebelum jalan jalan, saya tarik tunai di atm sebesar 20.000 yen. Mengapa tarik tunai? Karena kalau dalam jumlah besar, rate atm jauh lebih bagus dibandingkan money exchanger. Moga moga 20.000 yen cukup yah.

6. Paket Internet Indosat 5 hari 300.000
Untuk berkeliling di Jepang saya cukup merekomendasikan kartu Indosat karena nyatanya sinyal tetap ampuh meski dipergunakan di daerah pegunungan. Namun, catatan untuk teman-teman pengguna indosat adalah paket internet indosat hanya bisa dipergunakan di 15 negara Asia saja. Jadi kudu ngecek-ngecek dulu kalau mau travelling.

Hal ini persis yang saya alami bulan lalu saat business trip ke Bangladesh, udah aktifin paket internet seminggu, eh ternyata tidak ada sinyal Indosat di Bangladesh.

Berdasarkan perhitungan di atas, total biaya yang saya keluarkan sekitar 13.530.000 untuk perjalanan 2 orang berkeliling-liling daerah Kansai Jepang selama 4 hari 4 malam.

Oiya untuk menghemat, jangan lupa bawa indomie dari rumah yah hehe..

Iklan
Dipublikasi di kisah hidupku | 1 Komentar

Program Tabunganku


Kalau saya ditanya, 1 (satu) program yang sukses digulirkan oleh Pemerintahan SBY saat menjawab, maka dengan serta merta saya akan menjawab program TABUNGANKU.

untitled

Mungkin para pembaca bertanya-tanya, apa itu program TABUNGANKU?. Berikut akan saya jelaskan secara singkat. TABUNGANKU merupakan tabungan yang dkhususkan untuk perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan. Diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia, TABUNGANKU hadir untuk menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tidak dikenakan biaya administrasi bulanan.

Jadi, seluruh bank di Indonesia diwajibkan Pemerintah untuk menyediakan tabungan bagi masyarakat kecil yang dibebaskan dari biaya administrasi. Saldo awalnya juga murah! dengan menyetor uang Rp 20.000 saja, teman-teman sudah bisa mendapatkan TABUNGANKU. Nah, jadi jangan takut menabung karena risiko uang akan habis ditelan biaya administrasi yah dan jenis tabungan ini harusnya ada di seluruh bank.

images

Selanjutnya saya akan menjelaskan pengalaman membuat TABUNGANKU di beberapa bank

  1. Bank BRI -> awalnya saya mau membuka TABUNGANKU di BRI Green Pramuka. Namun sesampainya di BRI Green Pramuka, securitynya menyampaikan bahwa untuk pembuatan rekening TABUNGANKU dapat dilakukan di kantor yang besar salah satunya di Gambir. Ok saya ke Gambir, dan di kantor kas Gambir ternyata mereka juga tidak bisa. Ok, say goodbye untuk BRI.
  2. Bank Mandiri -> Saya rencananya mau membuka TABUNGANKU di Bank Mandiri Patrajasa Cempaka Putih. Sesampainya di Bank ini, saya langsung menunjukkan Surat Keterangan dari Desa Bojonggede sebagai pengganti KTP-Elektronik yang sampai dengan saat ini belum ada. (Mendagri lagi sibuk ngurusin Ahok, jadi KTP-elektronik terbengkalai karena blanko di hampir seluruh wilayah KOSONG). Nah, ternyata di Bank Mandiri, mereka tidak menerima Surat Keterangan meskipun di Suket tersebut jelas bahwa sementara berfungsi sebagai pengganti KTP-Elektronik. Ok, say goodbye lagi deh dengan Bank Mandiri.
  3. Bank Mega -> Saya memprosesnya di Bank Mega yang ada di TransMart Cempaka Putih pada hari Minggu malam. Salut deh, hari minggu buka sampai dengan jam 22.00. Awalnya mereka menolak karena saya tidak membawa KTP-Elektronik namun akhirnya menerima Suket yang saya tunjukkan. Kekurangan TABUNGANKU di bank Mega adalah untuk pembuatan ATM akan dikenakan biaya 5.000 perbulan. Namun keuntungannya akan mendapatkan diskon 5% untuk setiap pembelanjaan di TransMart/Carrefour. Bank ini cukup saya rekomendasikan.
  4. Bank BCA ITC Mangga Dua -> Untuk Bank BCA, pembuatan TABUNGANKU harus sesuai dengan KTP-nya. Nah, karena saya menggunakan KTP Kabupaten Bogor, maka pembuatannya juga harus di Kabupaten Bogor.
  5. Terakhir Bank Danamon ITC Mangga Dua -> Saat saya sampaikan permintaan TABUNGANKU, tellernya langsung menyampaikan bahwa Bank Danamon ITC Mangga Dua tidak menyediakan program TABUNGANKU.

images1

Ok, bagi teman-teman yang kurang suka dengan Bank Konvensional jangan khawatir. Pemerintah juga mewajibkan Bank Syariah untuk menyediakan program TABUNGANKU. Either bank Syariah maupun Non-Syariah tetap harus menyediakan program ini. Akan tetapi saya belum sempat mengunjungi kantor Bank Syariah.

Yang perlu teman-teman ketahui, bahwa untuk beberapa bank, program ini kurang diminati karena tidak terlalu menguntungkan bagi mereka. Wajar saja, bila kita membuka tabungan, mereka tidak akan langsung menawarkan jenis program TABUNGANKU. Akan tetapi, bila teman-teman sudah memilih untuk membuka program TABUNGANKU, langsung saja ke bank yang teman-teman inginkan dan sampaikan ingin membuka TABUNGANKU. Mereka juga tetap akan membantu.

Dipublikasi di Investasi dan Bisnis | Meninggalkan komentar

Penghematan Penggunaan Air Mineral melalui Penamaan di Label Kemasan dalam Setiap Rapat


Mengingat sampai dengan saat ini ide gila yang berhasil saya menangkan tahun lalu belum juga direalisasikan, maka kali ini saya mencoba untuk sharing ide sederhana saja. Hehe..

Oiya, Sengaja saya susun judul tulisan ini agak panjang karena mengikuti pola ABCD yang biasanya sering dipergunakan dalam penulisan CIP. Jadi begini ceritanya, Jumat-Sabtu lalu saya mengikuti outbond di daerah Bogor dimana kami diberikan air mineral kemasan dan dalam kemasannya diberikan label nama. Fungsinya agar tidak tertukar dan dapat dipergunakan kembali apabila dibutuhkan.

aqua

Illustrasi air Kemasan

Nah, pikiran saya langsung mengawang ke tempat kerja. Sering saya melihat sehabis meeting/rapat, masih terdapat air mineral yang masih sisa banyak. Setelah saya amati, ternyata bukan karena peserta rapat tidak menyukai air mineral namun karena mereka lupa mana botol air kemasan yang telah mereka minum sebelumnya. Jadilah mereka membuka botol air kemasan lain yang masih baru.

Kemudian saya menyadari bahwa pengalaman di outbond Bogor tersebut dapat menjadi solusi atas permasalahan mubazirnya air kemasan di tempat kerja. Caranya adalah pada saat peserta rapat diberikan air minum kemasan, mereka juga dilengkapi dengan notes yang dapat ditempelkan ke air mineral kemasan. Atau kalau kelihatan ribet, peserta rapat dapat langsung menuliskan nama dengan pulpen di kemasan air mineral seperti yang saya lakukan hari ini:

20170223_074706

Air Mineral yang sudah dibubuhi nama

Dengan pembubuhan nama di kemasan air mineral dalam rapat, maka air mineral para pekerja tidak akan tertukar dan losses yang disebabkan mubazirnya sisa air yang tidak diminum juga akan berkurang.

Oke, tidak asik memang kalau tidak dilengkapi dengan angka. Berikut akan coba saya illustrasikan terkait potensi penghematan yang dapat dilakukan tentunya dengan membuat asumsi-asumsi terlebih dahulu. Asumsi yang saya pergunakan adalah sebagai berikut:

  • Jumlah rapat di kantor se-Jakarta dalam sehari = 50
  • Rata-rata jumlah peserta per rapat = 8
  • Jumlah hari kerja dalam setahun = 12 x 20 = 240 hari
  • Harga 1 botol air mineral = 3.000 rupiah
  • Potensi sisa air mineral perorang = 25%

Apabila hal ini diterapkan, maka diharapkan tidak ada sisa air lagi yang ada di botol air mineral yang tidak terpakai sehingga potensi penghematan pertahunnya sebesar:

= 50 x 8 x 240 x 3.000 x 25% = 72.000.000 pertahun

Dari segi angka, 72 juta memang relatif tidak terlalu besar. Namun selain berdampak ke finansial, habit baru ini juga akan berdampak pada budaya berhemat dimana penghematan dilakukan dari hal yang kecil, dari diri sendiri dan dari saat ini.

Diharapkan dengan mulai terbiasa berhemat pada hal-hal yang kecil, budaya berhemat juga akan terpupuk pada hal-hal yang besar juga.

Salam Continous Improvement

Dipublikasi di Teknologi | Meninggalkan komentar

Tips Penggunaan Outlook agar Tidak Sering Full


Di tengah perseteruan antara Nassar dan Dewi Persik dalam konser nominasi DA-4 tadi malam serta hiruk pikuk masyarakat Indonesia dalam pesta demokrasi hari ini, ijinkan saya untuk berbagi pengalaman tentang penggunaan outlook.

Beberapa rekan di kantor yang bekerja menggunakan PC, biasanya akan mengalami kendala email penuh mengingat file personal folder ada di PC mereka. Dahulu saya pernah mengalami hal ini, namun sejak 2014 sudah tidak mengalaminya lagi.

Nah, ada beberapa tips yang dapat rekan-rekan lakukan untuk menghindari terjadinya email penuh yaitu sebagai berikut:

1.Menyimpan file Personal Folder tidak di PC namun di harddisk external
Keunggulannya: tidak perlu mengcopy-copy data/email yang diperlukan ke folder lain
Kekurangannya: apabila file rusak, maka tidak ada back up

2.Membuat file Personal Folder cadangan harddisk external
Cara membuatnya:
Masuk ke File -> Account Setting -> Account Setting -> Data File-> Add (buat Personal folder cadangan di dalam harddisk external)
Keunggulannya: Menjadi back-up dokumen apabila data yang di Personal Folder asli hilang/rusak. Apabila tidak berada di kantor, bisa minta tolong teman2 yang dipercaya untuk mengambil file/email yang sifatnya urgent
Kekurangannya: Saat akan dinas/mingguan, perlu mengcopy email di Personal Folder asli ke Personal Folder cadangan

Itu aja sih tips dari saya. Jadi kalau ada hal urgent yang perlu dilakukan sabtu-minggu, rekan rekan tidak perlu ke kantor untuk mengambil file yang diperlukan.

Ada tips lagi sih yaitu jangan kerja dari PC tapi dari laptop saja. Jadi Personal Folder langsung disimpan di Laptop yang mudah dibawa kemana-mana.. hehe..

Dipublikasi di Teknologi | Meninggalkan komentar

Suka Duka Mengikuti Lomba Ide Gila


Teman-teman pernah mengalami tidak, kejadian dimana hasil yang kita dapatkan jauh lebih bagus daripada yang kita perkirakan?. Nah, saya pernah!

Jadi ceritanya, waktu pertengahan Oktober lalu saya mengikuti perlombaan ide gila dari kantor. Coba-coba, ikut deh dengan judul yang eye catching namun konsepnya sudah dipertimbangkan cukup lama. Judulnya “1% for Pertamina”. Penjelasan program ini akan saya sampaikan pada artikel selanjutnya.

Selang 2 minggu kemudian, ide saya masuk dalam 100 ide terbaik dari total 2000 ide yang disubmit ke panitia. Hmm, alhamdulillah! masuk 100 besar sudah cukup memuaskan.

Selanjutnya di bulan November, ide disaring lagi menjadi 59 besar. Dan eh, masih masuk!. Nah, untuk menuju ke tahap 31 besar, kami diminta untuk melakukan presentasi di depan Juri, dimana saat hari-H saat itu saya sedang dinas di Singapura. Yasudah, saya serahkan semuanya pada Tuhan.

Fortunately, meeting hari kedua di Singapura hanya berlangsung setengah hari sehingga sambil berlari-lari menuju Changi, saya proses percepatan tiket pesawat balik ke Jakarta. Alhamdulillah bisa keluar dari Terminal-2 Soeta pukul 16.30 dan ternyata sesi presentasi  ide gila masih berlangsung. Saya janjikan ke Panitia akan tiba di Gambir pukul 17.30.

Dilalanya, supir saya lupa mengisi bensin, sehingga kami harus mengisi bensin terlebih dahulu and it takes more than 20 minutes. Oh my Godness!. Sudah pukul 17.o0 dan saya masih di Soeta. Setelah mengisi bensin, kami langsung bergegas.. Eh ternyata kondisi tol muacetnya Pool karena ada kecelakaan tunggal. Pada pukul 18.00, saat itu saya sudah berada di Pasar Baru, dan panitia meminta untuk dilakukan sesi presentasi & tanya jawab melalui telepon saja. Hehe..

Keesokannya, saya juga tidak hadir saat pemberian materi oleh Mas Yoris Sebastian. Mohon maaf untuk kedua kalinya yah panitia karena harus mengikuti meeting proyek di Kwarnas. Saya sudah pesimis masuk 31 besar, dan Taraa.. ternyata masuk.. akhirnya di sore harinya saya mohon ijin ke atasan untuk mengikuti coaching dengan mas Yoris Sebastian terkait ide-ide yang lolos 31 besar.

Tanggapan dari mas Yoris tentang ide saya cukup positif dan beliau mewanti-wanti supaya segera memitigasi risiko tantangan dari pihak Serikat Pekerja apabila ide saya dijalankan. Siap mas!.

Setelah lolos proses seleksi 31 besar, selanjutnya ide-ide para peserta akan diseleksi oleh Direktur Pemasaran menjadi 13 ide saja. Nah, karena sebelum-sebelumnya saya sering pesimis, di tahap ini saya malah optimis masuk 13 besar. Dan Alhamdulillah masuk! artinya, hadiah 10 juta sudah ada di tangan.

ke-13 peserta selanjutnya akan mengikuti pelatihan presentasi oleh mas Yoris Sebastian lagi sebelum dilakukan exhibition dan presentasi Final. Dan lagi-lagi saya tidak bisa karena harus mengikuti rapat bogor, mohon maaf untuk yang ketiga kalinya yah panitia.

Banyak hal yang sebenarnya harus disiapkan untuk exhibition tersebut, salah satunya adalah Video testimoni. Karena keterbatasan waktu, akhirnya saya merekam testimoni rekan-rekan kantor menggunakan HP samsung s7. Kesalahannya adalah saya merekam dengan posisi Portrait padahal seharusnya Landscape karena nanti akan ditampilkan dalam layar yang sediakan di booth masing-masing, mohon maaf untuk yang keempat kalinya yah panitia, tapi sudahlah karena sore itu saya harus bergegas berangkat ke Bogor. Hasil rekaman testimoni saya berikan ke teman saya untuk diedit.

Di pekan ini juga, saya mendapatkan penugasan untuk ikut Dinas ke Jepang dan harinya bersamaan dengan pelaksanaan presentasi Final Ide Gila tersebut. Kepanikan diperparah karena visa tidak dapat diproses mengingat KTP saya masih made in Medan sehingga visa-pun seyogyanya dibuat di Medan. Selasa jam 10 malam, saya sempatkan datang ke Lurah desa Bojonggede-Bogor untuk meminta surat keterangan yang menyatakan saat ini saya sedang dalam proses mutasi KTP ke Bojonggede dan akhirnya suratnya selesai dibuat.

Saya baru kembali dari Bogor Jumat Sore dan saat itu belum ada sama sekali persiapan untuk mengisi booth. Aduh, panik! mau dibuat seperti apa yah boothnya. Kemudian saya tinggal tidur. Sabtu paginya mengerjakan tugas kantor dahulu, setelah kelar siangnya baru mulai memikirkan konsep. FYI saja, tidak ada vendor yang mau membantu saya karena perlombaan kurang dari 48 jam lagi.

Oke, the show must go on!. mulai mendesain poster dengan kemampuan seadanya. Kemudian mengkonsep peralatan apa saja yang harus disiapkan (termasuk meminjam uang receh salah satu rekan). Sorenya ke tukang cetak poster di Kalibaru-Kemayoran.

Pada hari minggunya, barang-barang sudah bisa diambil dan minggu sore saya mulai mendekor booth yang sudah disediakan, semuanya sendiri. Sambil menyampaikan informasi ke panitia terkait rencana dinas saya ke Jepang pada senin malam. Saat itu saya disarankan untuk melakukan video conference apabila memang tidak bisa hadir di tempat. Malam harinya, saya mengirimkan link video testimoni yang sudah diedit oleh teman saya (langsung saya kirim ke panitia tanpa melihat terlebih dahulu hasil editannya).

Keesokan paginya, lagi-lagi saya tidak bisa ikut dalam acara eksibisi karena harus membantu persiapan presentasi kerja. Mohon maaf untuk yang kelima kalinya yah panitia. Tapi ada berita positif, jadwal keberangkatan saya ditunda sehari. Jadi masih sempat melakukan presentasi Final. Senin siang, saat gladi resik saya juga tidak ikut karena masih membantu persiapan presentasi kerja, Mohon maaf untuk yang keenam kalinya yah panitia.

Selasa pagi, saya masih ikut dalam persiapan presentasi kerja dimana rekan-rekan sudah menanyakan keberadaan saya. Alhamdulillah saya bisa gabung pukul 09.00. Saya menjadi peserta yang presentasi di urutan ke-12. Di awali dengan pemutaran video testimoni saya yang kacau karena wujudnya portrait, dan selama 30 detik pertama tidak ada suara dari orang yang memberikan testimoni serta ditambah lagi kepala si pemberi testimoni terpotong kamera. Mohon maaf untuk yang ketujuh kalinya yah panitiaKalem.. kalem… Setelah itu, baru dilanjutkan presentasi dan tanya jawab.

Selanjutnya saya kembali bergabung untuk melanjutkan persiapan presentasi kerja di gedung lain. Sambil tertawa, saya minta ke seorang teman untuk mewakili saya apabila menjadi pemenang (hal yang saya kira saat itu adalah mustahil terjadi).

Siangnya Lunch dengan partner. Sembari lunch, saya mendapatkan informasi bahwa ide saya juara 3. Dan buru-buru kembali me-wasap mas syahid untuk mau mewakili. Rejeki yang tak disangka-sangka. Mohon maaf untuk yang kedelapan kalinya yah panitiaKalau ditanya apa yang bisa membuat ide saya menang, jawabannya adalah ide ini simple but very impactful. Tidak hanya ke financial perusahaan tapi juga ke Culture perusahaan. Nantikan di artikel selanjutnya terkait penjelasan ide.

ide-gila

Akhir kata, terima kasih atas semangat, kerja keras dan bantuan panitia serta tim Creation yang menyukseskan acara ini. Semoga lomba ide gila tahun depan lebih sukses lagi.

Dipublikasi di pengalaman di ITB | 2 Komentar

Toilet Bersih di sekitar jalan Thamrin-Jakarta di hari Minggu


Setiap hari minggu, jalan sudirman-thamrin-monas kerap dijadikan ajang Car Free Day. Di tengah keramaian acara tersebut, ada satu yang kurang yaitu fasilitas toilet.

Toilet saja susah ditemukan apalagi kalau ingin mencari toilet yang bersih. Tapi jangan khawatir readers!, saya telah melakukan beberapa kali survey lokasi di jalan Thamrin untuk mendapatkan toilet yang bersih.

Nah, dari hasil survey lokasi yang saya lakukan, berikut adalah lokasi-lokasi yang menyediakan toilet relatif bersih di sekitar jalan Thamrin:

1. Toilet McD di Sarinah (lantai 2 toko McD)
Karena lokasinya banyak diketahui masyarakat, sehingga untuk yang kebelet tidak disarankan lokasi ini. Kadang2 persediaan airnya juga mati.

2. Toilet Oil Center Building di sebelah toko KFC
Lokasi ini relatif sepi. Nah, kalau readers mau menemukan lokasi dimaksud harus masuk dulu ke toko KFC oil center building. Setelah itu, menuju ke sebelah kiri yang ada atm dan belok ke kanan. Kekurangannya, tidak disediakan tiau pada hari minggu

3. Toilet Indosat Center di Sarinah Lantai 2
Nah, yang ini sangat saya rekomendasikan. Lokasinya di sarinah lantai 2. Tapi kalau mau masuk, readers harus punya kartu Indosat. Bilang saja mau ke customer service, toiletnya tenang, air buanyak dan bersih.

Oke, jadi kalau kebelet saat CFD, lokasi-lokasi diatas bisa jadi alternatif teman-teman.

Dipublikasi di kisah hidupku, pengalaman di ITB | Meninggalkan komentar

Diproteksi: Tips Menjadi Penyalur Aqua dan Sembako Lain


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Dipublikasi di Investasi dan Bisnis