Punya Visa Amerika? Anda juga Bebas Mengunjungi 7 Negara lain lho


 

visa amerika
Untuk mendapatkan visa Amerika memang tidaklah mudah. Namun sekali di-approve, umumnya kita akan mendapatkan jenis multiple yang limitnya cukup panjang.

Nah, yang jarang diketahui oleh para traveller adalah dengan mendapatkan visa Amerika, kita juga secara otomatis mendapatkan fasilitas bebas visa untuk masuk ke 7 (tujuh) negara lain sebagai berikut:

  1. Taiwan

    Taiwan

Bagi yang memiliki  visa multiple-entry yang masih berlaku ke wilayah Schengen, Amerika Serikat, Selandia Baru, Inggris Raya, Australia, Jepang, dan Kanada, anda dapat dengan mudah mendapatkan stempel Taiwan tanpa visa.

Namun, untuk ini, anda perlu mengisi Travel Authorization Certificate (TAC) secara online disini dan mencetaknya sebelum keberangkatan. Lumayan lha, bisa hahahihi di negaranya Meteor Garden.

2. Montenegro

MontenegroYup, negara yang terletak di daratan Eropa Selatan tepatnya di daerah Balkan ini membebaskan traveller pemilik Visa Amerika yang masih berlaku untuk berkunjung. Luas wilayah sebesar wilayah daratan provinsi Bangka Belitung [2]. Salah satu daya tarik negara ini adalah kota Kotor yang memiliki teluk indah dan sempat menjadi rebutan beberapa negara di Eropa. Karena keindahannya, negara ini menyandang sebutan Mutiara Hitam dari Mediterania.

Pemegang visa Amerika Serikat yang masih aktif dapat berkunjung ke Montenegro [1] tanpa visa hingga 30 hari lamanya.

3. Serbia

SerbiaSama seperti Montenegro yang merupakan negara Balkan, Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ide, Teknologi | Meninggalkan komentar

Bu Christine – Salah Satu Srikandi Gojek asal Lampung


Malam ini, setelah menyelesaikan beberapa set olahraga tenis meja di kantor, saya buru-buru meninggalkan kantor untuk bergegas ke mall FX Senayan. Disini, saya bertemu dan mendapatkan insights baik dunia maupun akhirat, dari salah seorang teman saat kuliah.

Picture1Kemudian pukul 10.00 malam, saya mulai siap-siap untuk segera pulang dengan ojek online. Tak dinyana, ternyata saya mendapatkan pengemudi gojek wanita tepatnya ibu-ibu. Namanya Ibu Christine. Kagum namun sedikit khawatir sih, soalnya ibu-ibu berani mempertaruhkan nyawanya di tengah kota yang cukup rawan akan potensi kriminalitas.

Disepanjang perjalanan, saya coba menanyakan kondisi beliau. Ternyata Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Apa itu Sinetron “Orang Ketiga”? Part-1


orang-ketiga-part-2-b59dc4Oke, kali ini saya akan mengulas terkait sinetron yang lagi digandrungi oleh emak-emak jaman now yaitu sinetron Orang Ketiga. Semoga tulisan ini berfaedah yah. Kalau menurut saya sinetron ini adalah tontonan Dewasa karena menceritakan pelik permasalahan khususnya percintaan orang-orang dewasa yang belum layak dikonsumsi para remaja apalagi anak-anak. Hal yang memang tepat bila sinetron ini ditayangkan pada pukul 21.30 – 23.00.

Sebagai informasi, sinetron ini sudah dimulai sejak Januari 2018 dan sekarang sudah memasuki episode ke 228. Pertanyaan pertama!, how come masih dalam hitungan 150hari namun sudah mencapai episode 220an? ternyata dalam satu hari ada 2 episode yang langsung ditayangkan.

Nah, masuk pada bagian intinya yaitu drama percintaan. Dari semua sinetron yang pernah saya saksikan, baru kali ini saya menemukan lebih dari 10 (sepuluh) jenis percintaan sekaligus dalam 1 sinetron. Apa saja itu?

Naysila_Mirdad_Rionaldo_Stokhorst_021. Cinta antara Aris dan Afifah

Aris dan Afifah adalah pasangan utama dalam sinetron Orang Ketiga ini. Afifah yang merupakan full time house wife sangat mencintai Aris. Namun keluarga mereka mulai berantakan semenjak kehadiran Yuni. Menurut saya, sebenarnya perusak utama dalam hubungan Aris dan Afifah bukanlah Yuni namun Riska (Adik Tiri Aris) mengingat Riska-lah yang selalu memprovokasi Afifah dengan mengirimkan video/gambar antara Aris dan Yuni. Aris dan Afifah-pun akhirnya bercerai.

Saran bagi yang seperti ini: coba untuk mempertahankan keluarga Anda dan berfikir lebih panjang lagi atas anak, keluarga, karir dll. Saya punya contoh teman yang berselingkuh selama bertahun-tahun. Namun akhirnya memilih untuk menghentikan perselingkuhannya dan tetap mempertahankan keluarganya karena melihat akibat perselingkuhan yang dialami oleh adiknya sendiri.

aris yuni2. Cinta antara Aris dan Yuni

Yuni sendiri adalah cinta sejati Aris yang meninggalkan Aris karena Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Karto Rahman, Jawara asal Surabaya tahun 1910an


Saat idul fitri seperti ini adalah waktu yang tepat untuk bersilaturahmi. Dengan bersilaturahmi kita jadi mengetahui saudara-saudara jauh yang masih kita miliki. Termasuk saya, hari ini setelah berziarah ke makam kakek di Taman Makam Pahlawan Medan serta makam nenek di pekuburan muslim dekat BLKI Medan, kami menemui saudaranya kakek.

surabayaSaat pertemuan tersebut, lagi-lagi diceritakan terkait asal-usul keluarga yang sebelumnya saya tidak pernah memperhatikan. Ternyata buyut saya yaitu Bpk Karto Rahman awalnya adalah seorang Lurah di Surabaya tahun 1910an dimana saat itu pulau Jawa masih dijajah oleh Belanda. Sebagai seorang lurah, infonya beliau memiliki banyak harta dan tanah di Surabaya.

Kehidupan beliau dan keluarga di Surabaya sangatlah makmur dan aman, sampai suatu ketika istri beliau diganggu oleh serdadu-serdadu belanda. Konon katanya, istri beliau yang di Surabaya tersebut berparas cantik sehingga diganggu oleh serdadu Belanda. Melihat hal itu, Pak Karto Rahman tidak tinggal diam. Beliau membunuh 3 (tiga) serdadu Belanda tersebut dan yes… 3 tentara Belanda yang tak berfaedah mati.

Setelah peristiwa tersebut, masih pada tahun 1910an juga, Pak Karto Rahman melarikan diri ke daerah  Sumatera Timur (sekarang Sumatera Utara-red) dan berpisah dengan istrinya. Harta dan tanah-tanahnyapun ditinggalkan begitu saja di daerah Surabaya. Sebenarnya komunikasi dengan keluarga di Surabaya sempat terjalin oleh kakek saya namun sudah terputus dan anak cucunya tidak mengetahui lagi siapa-siapa kerabat yang ada di Surabaya.

Balik lagi ke cerita pak Karto Rahman. Setelah melarikan diri ke  Sumatera Timur, beliau menikah lagi dengan wanita daerah padang sidempuan dan membuka perkebunan di daerah perdagangan/perlanaan. Dari hasil pernikahan tersebut, lahirlah 11 (sebelas) orang anak termasuk salah satunya adalah kakek saya.

Pada saat masa-masa peperangan mempertahankan kemerdekaan, beliau bertindak sebagai masinis kereta, tugasnya adalah mempertahankan kereta tersebut agar tidak dikuasai oleh Belanda. Konon katanya beliau tidak mempan ditembak oleh peluru Belanda. Setelah perang usai, Pak Karto Rahman melanjutkan pekerjaannya menjadi masinis, hidup di daerah perdagangan sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir disana di tahun 1987 (kalau tidak salah).

Oke, bila lain kali ditanya, kamu Jawa mana? selain Blitar, saya akan coba mempertimbangkan untuk menyebut berasal dari Surabaya haha..

Dipublikasi di Ide | 1 Komentar

Pengalaman Mudik Lintas Timur Sumatera 2018 (Jakarta Medan 76 Jam)


Setelah beberapa hari menghabiskan waktu di jalanan Sumatera, kemarin pagi saya akhirnya tiba di kota Medan. Beberapa teman meminta untuk dibuatkan tulisan terkait pengalaman perjalanan ini. Baiklah, here you go,,

photo0. Persiapan (Jumat, 8 Juni 2018)

Di hari persiapan ini, saya masih kerja, masih sempat mengantarkan koper dan peralatan travelling para konsumen https://koper.lease di pagi hari. Mobil juga sudah dicuci bersih oleh penyedia jasa cuci mobil di gedung Wisma Nusantara. Menjelang maghrib, saya dan istri memulai perjalanan dimana tujuan awalnya adalah rest Area KM 43 Jakarta-Merak untuk bertemu dengan rombongan 8 Road to Sumatera (“RTS”) Lintas Timur. Oiya, setiap tahunnya ada lho program RTS ini.

Fasilitas rest area KM 43 Jakarta-Merak cukup lengkap, mulai dari Alfamart, Mesjid, Rumah Makan Padang dll. Oiya di rest area ini juga tersedia tempat penjualan tiket ferry Merak-Bakaheuni temporer dimana hanya akan digunakan bila di pintu masuk Merak sudah padat. Nah, karena jumat malam belum padat, kami diminta oleh petugasnya untuk membeli langsung di pelabuhan Merak. Setelah semua rombongan 8 lengkap, kami memulai perjalanan ke pelabuhan Merak.

Tim sampai di Merak pukul 11.20 dengan kondisi tidak terlalu padat. Alhamdulillahnya, kami berhasil naik ke ferry pukul 11.40 dan ferry mulai perjalanan pukul 12.00. Pengalaman saya sebelum-sebelumnya, bila kurang beruntung, kita harus menunggu 2-5 jam untuk naik ferry bila kondisi pelabuhan Merak sudah padat.

Total jarak dari kantor saya ke Merak sekitar 120 km. Biaya yang dikeluarkan sampai dengan saat ini adalah sekitar Rp1.050.000 (bensin 250.000, tol 76.000, persiapan snack 350.000, ferry 374.000)

1. Hari Pertama (Sabtu, 9 Juni 2018) Merak-Bakeheuni-Lampung-Palembang

Kami tiba di Bakaheuni pada pukul 02.00 dini hari. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan sampai dengan pukul 03.30. Kemudian kami istirahat sejenak di Mesjid Baiturrohim-Lampung Timur untuk bersih-bersih, sahur, sholat shubuh dan tidur.

IMG-20180613-WA0007

Perjalanan dilanjutkan kembali pada pukul 06.00. Sejauh ini jalanannya masih bagus. Lubang-lubang juga sudah ditambal. Truk tetap banyak, jadi kami harus tetap waspada. Sesampainya di restoran Pagi Sore, kami berhenti sebentar untuk mandi dan sarapan pagi bagi tim yang tidak puasa. Restoran Pagi Sore ini, sangat direkomendasikan. Airnya bersih, lokasinya luas dan musholanya juga lapang. Kemudian kami meneruskan perjalanan.

Y974412005Pukul 11.30 kami sudah sampai di Tulang Bawang-Lampung, jalannya macet karena aktivitas pasar. Kemudian pada pukul 13.51 kami sudah tiba di Ogan Komering Ilir-Sumsel. Kami tiba di Palembang pukul 19.00 dan memutuskan untuk bermalam disana tepatnya di Wisma al-Mukarrohmah Palembang. Lokasinya Besar, Bersih dan Biaya Murah (“BBM”). Permalam kami mendapatkan rate Rp 200.000. Dari namanya juga sudah menenangkan hati hehe..

Karena istirahat yang kurang dan tidak ada supir pengganti ditambah dengan kondisi lagi berpuasa, saya mengalami microsleep di siang hari. Sangat risky dan saran saya bagi teman-teman bila tidak mempunyai supir pengganti, sebaiknya ambil rukhshoh saja untuk tidak berpuasa karena berbahaya selama perjalanan.

Total jarak dari Bakaheuni ke Palembang sekitar 500 km. Tepatnya melewati Bakaheuni- Maringgai- Sukadana- Menggala- Bandar Agung- Tulang Bawang- Mesuji-Simpang Pematang -Lempuing-Kayu Agung-Seberuk-Tanjung Raja-Indralaya-Palembang

Biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan hari ini sekitar Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Budaya Bangsa, Ide, kisah hidupku | 5 Komentar

Solusi Railink di Timur Jakarta


oleh Andi Hendra Paluseri

Akhir-akhir ini, para pejuang KRL dikejutkan dengan rencana PT Railink yang ingin memperluas cakupan wilayah operasinya sampai ke Stasiun Bekasi. Hal ini tentu saja merisaukan para komuta mengingat dengan tidak adanya Railink saja, kondisi waiting time akibat KRL harus berbagi jalur dengan kereta jarak jauh sudah relatif lama, apalagi bila harus berbagi jalur dengan Railink.

railink

Saya pribadi setuju bila kemudahan menjangkau Bandara Soekarno Hatta juga harus didapatkan oleh warga lainnya termasuk warga bagian Timur Jakarta. Namun tidak untuk saat ini bila Railink memilih Bekasi, Mengapa? setidaknya ada 3 alasan mendasar:

  1. Pengunjung stasiun Bekasi yang sangat padat dibandingkan dengan pengunjung stasiun-stasiun timur Jakarta lainnya. Bila railink datang, tentu saja akan membuat stasiun ini lebih crowded.
  2. Jalur macet. Saya rasa tidak perlu dijelaskan lebih detail tentang kemacetan di sekitar stasiun Bekasi.
  3. Double track ke stasiun Bekasi juga belum jadi.

Lalu, apabila Railink tetap berniat memperluas jangkauannya. Instead of Stasiun Bekasi, saya menyarankan stasiun Buaran saja, khususnya lokasi Stasiun Buaran yang akan direlokasi ke tempat yang baru. Mengapa? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ide | Meninggalkan komentar

Mudik 20 Jam, Lontong Wak Har & Bakso Bang Udin


Pada 10 Mei 2018 lalu, saat hari kejepit, saya memutuskan untuk mudik ke Medan. Berbekal pencarian tiket murah dari traveloka, didapatlah pesawat batik air first flight dari Soekarno Hatta. Karena saat itu sudah tidak sempat mencari parkir inap, maka dengan terpaksa saya memarkirkan mobil di parkir normal yang biayanya selangit di Soeta.

Yang namanya penerbangan murah memang gak jauh-jauh dari kata delay. Pesawat yang dijadwalkan take off jam 6.05 pagi akhirnya delay ke 7.30 dan baru sampai di Kualanamu pukul 09.30. Saat itu, langsung deh mencari DAMRI menuju Gagak Hitam Ringroad. Murah, cuma 20.000 saja.

Yang pertama saya cari di mudik ini adalah Lontong Wak Har. Iyah, lontong ini sudah saya nikmati dari kecil sampai dengan sekarang. Penjualnya sudah puluhan tahun berpengalaman membuat lontong enak. Nilainya 9 of 10 lha. Masih di atas lontong Medan Dipati Ukur (nilai 8 of 10) ataupun lontong-lontong lainnya.

Lontong Wak Har

Yup.. Lontong Medan Terenak. Bila berminat, silahkan hubungi penjual 085276908101

 

20180510_152915

Setelah menikmati lontong ini, kegiatan saya selanjutnya adalah mengunjungi Mall Manhattan yang jaraknya hanya 1 km dari rumah saya. Seingat saya, dahulu tempat ini ex-warung terapung yang kurang laku dan kemudian disulap menjadi mall. Saat masih ber-SMA di SMA 4 Medan, saya sering Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ide, kisah hidupku | Meninggalkan komentar